Sebagai rangkaian dari Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu ( SL-PTT) Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah kami mengadakan serangkaian Kursus Tani dengan tema besar petani Pertanian Organik. Kali ini kursus Tani yang kami adakan pada tanggal 3 Agustus 2017 mengambil materi pembuatan pupuk bokashi.Materi pembuatan pupuk bokashi ini didasarkan pada banyaknya petani di Kecamatan Baturetno yang memelihara ternak sapi maupun kambing.Hal ini menjadikan bahan baku sebagai bahan baku pupuk bokashi sangat berlimpah. Pada dasarnya para petani sudah mengetahui manfaat dari pupuk kandang di lahan persawahan namun demikian masih banyak para petani yang belum pakan fermentasi dari pupuk kandang.Pupuk Bokhasi atau pupuk kandang yang sudah difermentasi sangat bermanfaat bagi persawahan. Salah satu manfaat fermentasi pupuk kandang adalah matinya bibit rumput dalam pupuk tersebut. Unsur hara pada pupuk kandang yang telah difermentasi mudah diserap oleh tanaman.Langkah-langkah dalam pembuatan pupuk bokashi antara lain adalah sebagai berikut. Bahan Yang diperlukan adalah pupuk kandang dari kotoran hewan baik itu sapi kambing maupun ayam kemudian bahan penunjang yang lain pohon pisang atau debog serasah daun. Kemudian untuk dekomposernya bisa menggunakan EM4, pada kursus tani ini kami mengalami menggunakan dekomposer BeKa.Bahan – bahan berupa kotoran hewan dengan bahan lainnya yang sudah dipotong kecil-kecil dicampur secara merata dan disiram air. Setelah tercampur rata kemudian siram kembali dengan dekomposer yang sudah dilarutkan ke dalam air. Dosis dari pemberian dekomposer yakni lima tutup botol BeKa ke dalam satu gembor air. Kemudian satu gembor air disiram secara merata kepada bahan-bahan yang sudah dicampur. Diusahakan bahan-bahan yang sudah tercampur itu dapat rata dengan air yang telah dicampur dengan dekomposer. untuk selanjutnya bahan pupuk bokhasi diurug diatasnya selapis demi selapis berikutnya disiram kembali agar lapisan diatasnya juga rata dengan air yang sudah diberikan dekomposer. Begitu seterusnya sampai ketinggian tumpukan bahan kurang lebih 1 meter.Setelah selesai melakukan penyiraman ditutup dengan jerami. Dalam hal ini penggunaan dekomposer BeKa yang merupakan dekomposer aerob bahan tidak perlu ditutup total namun tetap mendapatkan oksigen. Demikian proses pembuatan pupuk Bokhasi semoga bermanfaat.