Loading...

Kursus tani SL Cabai dengan kegiatan Pembuatan Pupuk Alami

Kursus tani SL Cabai dengan kegiatan Pembuatan Pupuk Alami
Kegiatan Sekolah Lapang UPSUS Cabai Tahun 2017 Pada kursus Tani dengan kegiatan Pembuatan pupuk alami. Berdasarkan hasil kursus tani di kelompok tani Tanjung berbunga pada Desa Tanjung BP3K Kec. Bajuin, dapat disimpulkan :Ketergantungan petani terhadap penggunaan pupuk dan pestisida kimia ini diakibatkan karena pengetahuan petani tentang kegunaan pupuk organik masih rendah.Untuk mengurangi ketergantungan penggunaan pupuk dan pestisida anorganik dan meningkatkan penggunaan pupuk dan pestisda organik maka dilaksanakan kursus tani ini untuk membimbing petani tentang kegunaan dan cara membuat pupuk dan pestisida organik dari limbah pertanian, seperti pupuk organik padat (kompos) dan pupuk organik cair (POC) dan Pestisida Nabati. Pembuatan pupuk organik padat dengan menggunakan kotoran sapi atau kambing, sebagai bakteri pengurai menggunakan EM4 langsung di praktek oleh peserta jadi mereka dapat langsung cepat menerima nya serta paham karena langsung mempraktekanSedangkan pupuk organik cair nya menggunakan urine sapi yang tidak tercampur kotoran lain atau berupa pupuk kandang cair hewan yang dicampurkan dengan penambahan air dan bahan EM4 yang sudah dibuatkan campurkan. Hasil yang di dapat dari Kursus ini 1. Untuk menggantikan bahan kimia dengan pestisida alami salah satunya dengan penggunaan trichoderma dan cara pembuatan nya dengan bahan yang mudah didapat disekitar petani, diantaranya salah satu contoh : Biang trichoderma, beras, sekam padi, kantong plastik.2. Dari hasil kursus ini mereka dapat menyimpulkan :-Mudah nya membuat -Mudahnya mendapatkan bahannya-Murahnya biaya nya-Tetapi mereka merasa memerlukan sedikit waktu dan tenaga dalam pembuatannya-Yang jelas mereka memerlukan tambahan ketekunan dan keuletan setiap tahapan/ langkah-langkah pembuatannya4. Rencana para anggota membuat nya untuk membuat untuk pertama kali secara bersama- sama dulu.5. Bahan dan cara bantuan ini yang didapat masih sedikit dan perlu bimbingan Petugas (PPL)6. Harapan mereka agar diadakan lagi kegiatan kursus lanjutan, demikian berharap nya mereka bersedia mengumpulkan iuran untuk sekedar nya.