Kemuning merupakan kelurahan yang ada di Kecamatan Banjarbaru Selatan dibawah binaan UPT BPP Banjarbaru. Walaupun merupakan wilayah perkotaan yang mayoritas penduduknya bukanlah bermatapencaharian petani dengan potensi pertanian yang minim, namun tidak pernah menyurutkan para PPL kota Banjarbaru untuk memberikan motivasi untuk mengenal pertanian secara lebih luas. Pembentukan KWT Harapan Maju Bersama di wilayah tersebut merupakan cikal bakal pemanfaatan pekarangan berwawasan masyarakat perkotaan untuk lebih signifikan memanfaatkan pekarangan sebagai sumber mineral untuk mereka. Dengan dibekali kemauan, para anggota KWT mulai mempelajari bagaimana bercocok tanam sayuran untuk kebutuhan mereka sehari-hari. Selain itu, mereka juga diberikan pengetahuan tentang bagaimana mengolah dedaunan sekitar menjadi pupuk untuk tanaman mereka. Sehingga nantinya diharapkan menghasilkan produk pertanian yang organik. Salah satu kegiatan yang diminati mereka adalah bercocok tanam dengan sistem hidroponik. Karena selain mudah dan tidak terlalu membutuhkan tenaga, sistem hidroponik dianggap sangat cocok untuk karakteristik masyarakat perkotaan yang tidak memiliki lahan yang cukup luas untuk bercocok tanam, bahkan tidak dipungkiri bahwa sistem hidroponik akan menambah nilai estetika pekarangan dan menambah kepuasan tersendiri jika dapat menghasilkan sayuran segar yang berdaya jual tinggi. Nining Indrawati, SP KJF di UPT BPP Banjarbaru yang bertindak sebagai Narasumber dalam pertemuan KWT Harapan Maju Bersama pada materi hidroponik juga menjelaskan bahwa sistem hidroponik yang sangat mudah dan murah dikerjakan untuk pemula adalah dengan teknik larutan statis artinya air/ larutan nutrisi tidak perlu dialirkan sehingga ketinggian larutan diusahakan serendah mungkin sehingga akar tanaman berada diatas larutan dan dengan demikian tanaman akan cukup memperoleh oksigen. Dan jenis tanaman yang direkomondasikan untuk budidaya tersebut dengan resiko meminimalisir kegagalan adalah kangkung dan sawi. Diharapkan apa yang disampaikan pada pertemuan di pertengahan Desember 2017 ini, mampu memotivasi anggota KWT untuk terus memberikan dukungan terhadap kemandirian pangan, khususnya di tingkat Rumah Tangga.