Loading...

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN SEKOLAH LAPANG DALAM RANGKA MENDUKUNG UPSUS KECAMATAN LEMBOR KABUPATEN MANGGARAI BARAT TAHUN 201

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN SEKOLAH LAPANG DALAM RANGKA MENDUKUNG UPSUS KECAMATAN LEMBOR KABUPATEN MANGGARAI BARAT TAHUN 201
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN SEKOLAH LAPANG DALAM RANGKA MENDUKUNG UPSUS KECAMATAN LEMBOR KABUPATEN MANGGARAI BARATTAHUN 2017 1. Profila. Kecamatan : Lemborb. Komoditas : Padi sawahc. Periode Musim Tanam : April – September 2017d. Rata-Rata Provitas : 7,2 ton/ha 2. Persiapan Pelaksanaan SLa. Identifikasi CPCL : sudahb. Identifikasi masalah : sudahc. Penetapan Rencana keg. : sudahd. Penetapan jadwal keg. : sudahe. Rembug tani : sudahf. Pertemuan-pertemuan : pertemuan 1-2 sudah, 3-4 sudah PELAKSANAAN KEGIATAN SL: 1. PERCONTOHAN/DEMPLOT a. Pendahuluan, Sekolah Lapang Percontohan/demplot padi di WKPP merupakan salah satu instrument dalam mengarahkan tugas dan fungsi Penyuluh, Kelompok tani pelaksana dalam rangka mensukseskan Programa swasembada pangan di Kecamatan Lembor tahun anggaran 2017.b. TujuanMenyediakan percontohan/Demplot teknologi tepat guna yang direkomendasikan oleh lembaga yang berkompoten untuk komoditas pertanian (padi) bagi petani/ kelompok tani/gabungan kelompoktani.c. SasaranSasaran kegiatan ini adalah penyuluh pertanian dan petani, kontak tani kelompok tani/Gabungan kelompoktani.d. Keluaran• Meningkatnya motivasi dan partisipasi penyuluh dan kelompok tani pelaksana demplot dalam budidaya padi yang baik• Tersedianya benih padi untuk mendukung peningkatan produksi padi.e. Waktu PelaksanaanSekolah Lapang Percontohan/demplot di lima WKPP sekecamatan Lembor dilaksanakan pada Musim tanam (MT) II April sampai September 2017, namun karena ada perbaikan irigasi sehingga bergerser musim tanam mulai agustus 2017 f. Metode dan Teknis PelaksanaanMetode yang di pakai adalah Demonstrasi Plot dengan teknis Pelaksanaan sebagai berikut : • Menggunakan paket teknologi Spesifik lokasi• Pelaksana:a. Pelaksana : Kelompok tani bersama PPL di lima WKPP b. Luas : 1,0 Ha/ WKPPc. varitas : IR. 64 dan Ciherangd. Sarana Produksi/Ha? Benih : 25 Kg? pupuk Urea : 200 kg? Pupuk NPK : 100 kg? Pupuk Organik: 3.750 kg? Pupuk ZA : 100 kg? Pupuk Sp-36 : 100 kg? Pestisida : 1 paket 1. Pengelolaan/persiapan lahan dan pengadaan benih serta sarana produksi percontohan/demplot.- Pengolahan lahan dilakukan 2 kali menggunakan traktor- Persiapan benih: benih yang digunakan adalah label ungu dengan perlakuan rendam selama 2 hari dan dianginkan selama 24 jam selanjutnya ditebar ke media persemaian- Pembuatan persemaian/ bedengan: media persemaian dibuat dengan ukuran lebar 1 meter dan panjang sesuai ukuran petak- Penanaman benih/ bibit: tanam pindah setelah umur 20 HSS- Pemberian pupuk - Pengendalian gulma/ pengiangan- Pengendalian hama dan penyakit - Pengaturan / pemberian air - Panen dan pasca panen2. Cara Pemberian Aplikasi pupuk adalah sebagai berikut /Ha:No Jenis Pupuk Dosis Waktu dan Takaran Pupuk 1 Ha Dasar (0-7 HST) Susulan I (15-20 HST) Ssulan II (30-35 HST)1 Organik 3.750 3.750 - -2 NPK Phonska 100 50 50 -3 Urea 200 100 100 -4 ZA 100 50 50 -5 Sp-36 100 50 50 - g. Output/Hasil1. Terlaksananya percontohan penerapan teknologi baru komoditas pertanian 2. LATIHAN DAN KUNJUNGAN (LAKU) b. Latar BelakangKegiatan Latihan bagi penyuluh pertanian di BPK secara rutin 2 (dua) minggu sekali, sedangkan kunjungan dilaksanakan oleh Penyuluh Pertanian secara rutin kepada poktan dan gapoktan di wilayah binaannya (Permentan Nomor 82 Tahun 2013 tentang Pedoman Pembinaan Kelompoktani dan Gabungan Kelompoktani yang telah ditindaklanjuti dengan Pedoman Pelaksanaan Sistem Kerja LAKUSUSI Tahun 2016). Hasil kunjungan penyuluh pertanian ke kelompoktani dan gapoktan dibahas dan dicarikan pemecahannya dalam kegiatan latihan penyuluh di BPK. Dalam pelaksanaan kegiatan UPSUS di kecamatan Lembor kegiatan LAKUSUSI oleh BPK Lembor sudah dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan.b. Tujuan dan sasaranTujuan dan sasaran LAKU untuk Meningkatkan kapasitas dan kompetensi penyuluh pertanian melalui pelatihan di BPK dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap petani melalui kunjungan penyuluh pertanian ke poktan dan gapoktan yaitu:• Menyampaikan informasi dan pengetahuan/inovasi teknologi• Meningkatkan kemampuan penerapan teknologi baru• Melakukan pembinaan kepada poktan dan gapoktan c. Materi, Metode dan Teknis Pelaksanaan? Materi :o Tujuan Pelaksanaan demplot o Pemupukan berimbang spesifik lokasio Sistim/pola Tanam Jajar legowoo Sistim Pengairan berselang yang teratur/intermiteno Pengendalian Hama dan Penyakit tanaman padi? MetodeMetode yang digunakan adaah Pertemuan, Ceramah dan diskusi dan praktek lapangan? Teknis Pelaksanaan• Membuat jadwal kunjungan ke kelompoktani • Menyampaikan materi/ informasi yang berhubungan dengan kegiatan yang dilaksanakand. Evaluasi terhadap proses pelaksanaan kegiatan demplot yang difasilitasi menggambarkan bahwa kegiatan demplot yang dilksanakan memberikan dampak yang sangat positif terhadap kelompok tani pelaksana maupun petani yang ada disekitarnyae. SasaranSasaran kegiatan ini adalah penyuluh, petani dan kelompok pelaksana maupun petani disekitarnya.f. Output/Hasil• Tersampaikannya informasi dan pengetahuan/inovasi teknologi untuk meningkatkan produktifitas dan produksi usahatani padi dan jagung;• Terlaksananya pembinaan dalam berkesinambungan kepada poktan dan gapoktan.• Membuat Laporan Pelaksanaan Latihan dan Kunjungan yang dapat digunakan sebagai laporan kinerja para penyuluh pertanian, disampaikan ke BPPKP Kabupaten Manggarai Barat.• Foto kegiatan pertemuan LAKU dan kunjungan Lapangan di kantor BPK Lembor 3. REMBUG TANI a. Latar BelakangRembug Tani merupakan salah satu metode pemberdayaan petani melalui pertemuan yang dilakukan secara rutin oleh poktan atau gapoktan dalam persiapan melaksanakan kegaiatan usahataninya. Kegiatan ini difasilitasi oleh penyuluh yang berada di wilayah kerja /BPK serta mengarahkannya untuk mendukung swasembada panganKegiatan Rembug Tani tingkat WKPP dilaksanakan sesuai jadwal yang dilasanakan pada bulan agstus 2016 dihadiri oleh petani dan penyuluh sebanyak 20 orang setiap WKPP yaitu:1. WKPP Wae Kanta Sesap I Tangge (2 Paket)2. WKPP Wae kanta Sesap II Tangge3. WKPP Wae Kanta I siru 4. WKPP Pong Majokb. Tujuan dan sasaran? Merencanakan kegiatan usahatani dan menyusun jadwal pelaksanaan;? Mengidentifikasi masalah dan pemecahannya, serta mengevaluasi hasil usahatani.? Sasaran pelaksanaan Rembug tani adalah Penyuluh, Poktan dan Gapoktan. Materi/pokok-pokok Rembug Tani:o Pemupukan berimbang spesifik lokasio Sistim pola Tanam Jajar legowoo Sistim Pengairan berselang yang teratur/intermiteno Sistem Pengendalian Hama dan Penyakit tanaman padi c. Teknis Pelaksanaan Rembug tani• Teknis pelaksanaan : ? Mengidentifikasi permasalahan dan perkembangan OPT,? menyusun materi dan jadwal pertemuan serta melaksanakan kegiatan pertemuan secara berkala? Merumuskan hasil kesepakatan rembug tani? Membuat laporan hasil kegiatan rembug • Foto kegiatan Rebug Tani di WKPP Tangge kecamatan Lembor Tahun 2017 4. PERTEMUAN-PERTEMUAN (PELAKSANAAN SL) 4.1. Pertemuan Ia. Pertemuan I : sudahb. Tempat : Sambirc. Waktu : Jumat, 25 Agustus 2017d. Saprodi : sudah adae. Materi : Sistim pola tanam jajar legowo 4.2. Pertemuan IIa. Pertemuan II : sudahb. Tempat : Sambirc. Waktu : Senin, 25 September 2017d. Saprodi : sudah adae. Materi : Pemupukan dan pengendalian hama penyakit pada tanaman padi 4.3. Pertemuan IIIa. Pertemuan III : Sudahf. Tempat : Wongkol Randangb. Waktu : Senin, 31 Oktober 2017c. Saprodi : sudah adad. Materi : Sistim Pengairan berselang/intermiten 4.4. Pertemuan IVa. Pertemuan IV : sudahb. Tempat : Siruc. Waktu : 15 Nopember 2017d. Saprodi : sudah adae. Materi : Panen dan Pasca panen Materi: Kelompok jabatan fungsional pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat Editor: Ampur Marius (Koordinator BPK Lembor)