LARUTAN AIR GARAM SEBAGAI MEDIA PENYORTIRAN BENIH PADI YANG BAIK
Pada budidaya padi langkah awal yang perlu dilakukan dan yang paling penting adalah pemilihan benih padi, karena dengan menggunakan benih padi yang berkualitas dan bernas maka akan didapatkan hasil produksi beras atau gabah yang maksimal. Hal ini berlaku pada benih padi varietas apapun juga.Benih padi yang digunakan harus bersertifikat, hal ini manandakan bahwa benih padi tersebut dapat dipertanggungjawabkan kelayakan tanamnya seperti masa dormansinya dan daya tumbuhnya. Dalam penggunaan benih yang bersertifikat, tidak semuanya dapat ditanam sebagai benih, melainkan harus dipilih yang bagus. Gapoktan Paya Membangun Desa Paya Kecamatan Batang Alai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah melakukan praktik metode perendaman menggunakan media air garam dan telur sebagai indikatornya untuk mendapatkan benih padi yang baik untuk di semaikan atau ditanam. Tujuan praktik ini dilaksanakan agar anggota Gapoktan Paya Membangun mampu atau terampil dalam penyeleksian benih yang baik dengan menggunakan media air garam.Langkah kerja : siapkan ember dengan ukuran minimal cukup untuk 3 kali volume / banyaknya benih, masukkan air ke dalam ember, sebanyak kira-kira 2 kali volume benih, letakkan telur di dasar air dan masukkan garam dapur sedikit demi sedikit sampai telur terangkat kepermukaan air, lalu telur diambil, kemudian masukkan benih padi ke dalam larutan air garam, selanjutnya di aduk-aduk dan benih yang mengambang dibuang atau tidak ditanam, benih yang tenggelam disemaikan.Setelah memperoleh benih yang bagus, petani harus berupaya memperoleh bibit padi yang bagus dengan memperhatikan persemaian/pembibitan. Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain : letak lokasi, cara mengolah tanah, cara melindungi bibit, dan lain-lain. Dailami, S.ST(Admin Simluhtan BPP Kapar)