Loading...

Launching Bpp Kostratani, Kabupaten Jombang Siap Optimalkan Peran Bpp Di Era 4.0

Launching Bpp Kostratani, Kabupaten Jombang Siap Optimalkan Peran Bpp  Di Era 4.0
Penyuluh pertanian Kabupaten Jombang siap bekerja untuk mendukung program utama kostratani khususnya dapat pelaporan data melalui laporan utama. Terlebih telah di launching BPP Kostratani di BPP Jogoroto , Minggu (16/08/2020). Launching BPP Kostratani dihadiri 131 orang penyuluh pertanian lapang. Menteri Pertanian menyampaikan bahwa kostratani adalah gerakan pembaharuan pertanian untuk mendorong keberhasilan pembangunan pertanian. Adapun pusat pembangunan pertanian di wilayah kecamatan.adalah Balai Penyuluhan Pertanian(BPP). Dalam acara launching kostratani, Sekretaris Badan BPPSDMP Dr.Ir.Munifah, MSi menyampaikan bahwa BPP memiliki peran strategis yaitu (1) pusat data dan informasi,(2) pusat gerakan gerakan pembangunan pertanian (3) pusat pembelajaran (4) pusat konsultasi agribisnis dan (5) pengembangan jejaring kemitraan. “Kelima peran BPP dapat dioptimalkan dengan memanfaatkan TI . Hal itu dimaksudkan agar data yang disampaikan ke Agriculture War Room adalah data tunggal dan terkini“tutur Siti Munifah. Diterangkan pula bahwa data primer semisal ubinan, pelaksanaan kegiatan ubinan kerjasama antara Koordinator Statistika Kecamatan bersama penyuluh di BPP Kostratani. Kedepan BPP akan difasilitasi sarana dan prasarana TI seperti Komputer, Modem dan internet untuk mendukung peran tersebut” imbuhnya. Sejalan dengan hal itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Dr.Priadi, MM sangat mendukung program kostratani. Beliau menyampaikan reorientasi peran BPP menjadi BPP Kostratani akan memaksimalkan peran dan fungsi BPP untuk mendukung kedaulatan pangan. “Selama ini,belum ada biaya operasional BPP, apabila ada dukungan sarana prasarana di BPP akan sangat mendukung peran strategisnya.Dalam hal mendukung program kostratani, Kabupaten Jombang memiliki dua fokus kegiatan yang akan dilakukan yaitu (1) Pengembalian kesuburan tanah (2) Pengendalian Organisme Pengganggu tanaman.” Kata Priadi. Hadir juga, anggota komisi IV DPR RI Ema Umiyyatul Chusna. Beliau mengatakan bahwa petani dapat berkonsultasi dan mendapat solusi di BPP Kostratani. “Itu adalah fungsi bpp sebagi pusat konsultasi agribisnis. Program kostratani memerlukan sinergisitas antara pemerintah pusat, propinsi dan kabupaten untuk mewujudkan bersama kedaulatan pangan” kata Ema Penulis: PPL Kab Jombang Leni Andjarwati, S.P Ahmad Fauzi, S.P