Loading...

Lenyap dalam sekejap

Lenyap dalam sekejap
Lenyap dalam sekejap kurang lebih demikianlah ungkapan yang dapat memberi gambaran kondisi lahan persawahan yang terjadi pada musim tanam kedua di tahun ini yakni pada bulan Mei 2018 di Kelurahan Konawe Kecamatan Konawe Kabupaten Konawe. Kondisi ini terjadi pada saat anggota kelompoktani (poktan) lebih memilih untuk menerapkan budidaya padi padi sawah dengan sistim tabela (tabur benih langsung) pada lahan yang diusahakannya. Hal ini terjadi karena anggota kelompoktani (poktan) lebih merasa nyaman dengan sistim tabela karena tidak memerlukan pengeluaran biaya/upah kerja tanam yang tinggi dalam usahataninya, tanpa disadari bahwa sistim ini sangat rentan dengan resiko yang sangat tinggi karena kondisi iklim yang tidak menentu. Salah satu anggota kelompoktani Mandara bapak Djainal mengungkapkan bahwa "saya kapok bu menanam dengan sistim tabela, saya menjadi rugi karena setelah saya lakukan tebela di lahan sawah saya seluas 2,5 ha, hujan datang dan membanjiri lahan saya akhirnya semua bibit saya lenyap dalam sekejap". Pada musim tanam berikutnya saya akan menerapkan tanam pindah dengan sistim tanam jajar legowo 4:1 sesuai yang ibu penyuluh ajarkan kepada kami. Peristiwa ini kiranya menjadi pembelajaran yang berharga bagi kita semua terutama bagi anggota kelompoktani lainnya agar lebih arif dan bijaksana dalam menerapkan sistim tanam pada lahan usahataninya.