Jumlah lahan kosong di kota maupun di desa yang dapat dimanfaatkan sebagai pertanian semakin menurun akibat banyaknya pendirian bangunan yang terjadi. Banyak orang berfikir untuk menanam komoditas pertanian di lahan-lahan marginal seperti pantai, lahan kering, lahan gambut, bahkan lahan pasang surut. Namun tingkat kesuburan tanah di lahan-lahan marginal tersebut tentu berbeda dan cenderung lebih buruk dibandingkan dengan lahan yang ada di datarang tinggi. Oleh karena itu petani harus melakukan usaha untuk menyuburkan lahan-lahan tersebut sebelum menanam sesuatu diatasnya. Hal ini dapat dilakukan dengan proses ameliorasi, yaitu upaya pembenahan kesuburan tanah dengan bahan-bahan tertentu. Bahan-bahan yang digunakan untuk ameliorasi (amelioran) terdiri dari bahan yang bersifat organik, anorganik, atau kombinasi dari keduanya. Bahan yang bersifat organik misalnya pupuk kandang dan jerami, sementara bahan yang bersifat anorganik misalnya dolomit (kapur), zeolit, dan abu vulkanik. Lima bahan amelioran yang dapat menyuburkan tanah : Pupuk kandang Pupuk kandang dapat menyediakan unsur-unsur hara makro yang dapat meningkatkan populasi mikroorganisme di dalam tanah. Pupuk kandang seperti kotoran sapi, kambing, domba, ayam dan sebagainya mengandung nitrogen, mineral dan kandungan fosfor. Jerami padi Dalam proses pembuatan kompos jerami padi, peran mikro selulolitik dan lignotik sangat besar karena keduanya memperoleh energi dan karbondari proses perombakan bahan yang mengandung karbon. Pembuatan kompos jerami dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu ditumpuk dan dibalik. Dolomit (kapur) Penerapan dolomit dilakukan pada lahan yang bersifat asam, seperti lahan gambut dan lahan pasang surut. Penerapan sistem pengapuran ini juga memiliki manfaat lain, yaitu membantu tanah untuk menyerap pupuk dengan lebih optimal dan mengurangi racun yang ada didalamnya. Biochar (Biomassa Charcoal) Bahan baku biochar bisa didapatkan dari kayu, batok kelapa, sekam padi, atau bahan lain yang memiliki serat kayu. Sebagai amelioran, biochar dapat digunakan untuk meningkatkan pH tanah, mengikat air dan unsur hara, serta meningkatkan aktivitas biota di dalam tanah. Zeolit Zeolit merupakan amelioran berbahan mineral non-logam yang sanagt efektif digunakan untuk menukarion-ion hara dalam tanah. Bahan ini juga dapat menyimpan air dan membebaskan unsur haradalam tanah dengan baik. Dengan mengaplikasikan zeolit untuk proses ameliorasi, efisiensi pemupukan akan lebih tinggi. Sumber : paktanidigital (Instagram) RAHMI RUWAIDA, SP THL TBPP BP KEC. PEGANDON