Loading...

LOKAKARYA METODOLOGI PENYULUHAN PERTANIAN BAGI PENYULUH TINGKAT KABUPATEN INDRAMAYU

LOKAKARYA METODOLOGI PENYULUHAN PERTANIAN BAGI PENYULUH TINGKAT KABUPATEN INDRAMAYU
Dalam rangka mewujdkan kemandirian pangan yang kuat Kementerian Pertanian menetapkan sebelas arah kebijakan pembangunan pertanian selama kurun waktu 2015 sampi dengan 2019. Salah satunya adalah peningkatan ketahanan pangan melalui tujuh komoditas strategis yaitu padi, jagung, kedele, tebu, cabe dan bawang merah.Untuk menunjang keberhasilan program tersebut diperlukan sumberdaya yang handal dan Profesional dalam membimbing dan mengawal petani. Dalam mewujudkan sumberdaya yang handal dan profesional perlu dibekali dengan metodologi penyuluhan pertanian yang tepat. Berkaitan dengan masalah tersebut tentang cara dan teknik penyuluhan pertanian yang tepat, maka sebanyak 60 Penyuluh Pertanian di Kabupaten Indramayu mengikuti Lokakarya Metodolodi Penyuluhan untuk di up grade disegarkan kembali tentang metodologi penyuluhannya. Kegiatan Lokalkarya ini dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 2015 bertempat di Aula Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Kabupaten Indramayu.Tujuan dilaksanakannya Lokakarya Metodolodi Penyuluhan ini adalah : meningkatkan kompetensi (pengetahuan, sikap dan keterampilan) bagi para penyuluh pertanian baik Penyuluh PNS maupun Penyuluh THL-TBPP. Selain itu untuk mencari metode penyuluhan yang tepat sehingga program PAJALE yang dikembangakan pemerintah dapat berhasil.Dalam sambutannya Sekretaris Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Kabupaten Indramayu menyambut baik kerjasama dalam lokakarya ini. Hal ini karena sangat mendukung dan bersinergi dalam mengawal dan membimbing petani untuk mewujudkan swasembada pangan. Adapun materi dalam lokakarya metodologi penyuluhan pertanian ini terdiri dari teknik dan metode penyuluhan pertanian, pendidikan orang dewasa dan ELC (experiencing learning cycle). Metode Pembelajarannya melalui ceramah dan diskusi dengan nara sumber widiaiswara dari BBPP Lembang Bapak Oman Abdurahman dan Bapak Ajat Sudrajat. (Edi Harnadi)