Pencapaian produksi ayam buras optimal akan tercapai bila kesehatan ayam buras terjamin bebas dari penyakit. Untuk bisa menjamin kesehatan ayam buras tentunya penerapan biosekuriti dilingkungan sekitar kandang ayam buras sudah dilakukan oleh petani pengelola ayam buras. Biosekuriti adalah rangkaian kegiatan mencegah terjadinya penyebaran bibit penyakit di lingkungan kandang ayam buras.Langkah awal biosekuriti yang harus dilakukan petani pengelola ayam buras adalah melakukan pembuatan pagar keliling disekitar kandang ayam buras. Pagar kelililing di lingkungan ayam buras dapat dibuat dari bahan pagar bambu atau kawat dan berpagar besi. Keluar masuk kandang idealnya satu pintu yang bertujuan memudahkan pengawasan keluar masuknya orang dan perlengkapan kandang yang sangat mudah terkontaminasi bibit penyakit dari lingkungan diluar kandang. Idealnya disekitar pintu masuk kandang umbaran dilengkapi wadah disinfektan yang berfungsi untuk membersihkan alas kaki dari cemaran penyakitProgram biosekutiti yang harus dilakukan petani pengelola ayam buras : 1) Budidaya sistem all in all out yaitu pemeliharaan ayam buras yang seumur, 2) Disediakan kandang istirahat bagi ayam buras, 3) Tersedia kandang karantina dengan lokasi kandang jauh dari kandang umbaran, 4) Batasi keluar masuk orang dan peralatan kandang secara ketat, 5) Lakukan sanitasi kandang secara teratur menggunakan disinfektan, 6) Lakukan program vaksinasi yang baik dan benarJaminan Kesehatan Ayam BurasManajemen budidaya ayam buras yang harus dilakukan petani pengelola ayam buras meliputi !) Sanitasi kandang dan peralatan kandang,, 2) Vaksinasi, 3) Antibiotika, 4) Kesehatan petani pengelola ayam buras 5), Pengawasan Penyakit. 1. Sanitasi kandang dan peralatan kandangSanitasi merupakan upaya mencegah terjadinya penyebaran penyakit disekitar lingkungan kandang ayam buras. Ada beberapa kegiatan sanitasi kandang yang wajib dilakukan petani pengelola ayam buras meliputi :a. Kandang ayam buras harus dalam keadaan kering dan tidak berlembab. Sanitasi dilakukan dengan memberikan alas kandang berupa sekam setebal 5 cmb. Kotoran ayam harus ditangani dengan baik agar tidak menjadi sumber penyakit dan menimbulkan bau tak sedap c. Tersedianya wadah berisikan disinfektan yang telah diencerkan berguna untuk merendam kaki bagi petani dan pengunjung sebelum masuk kandangd. Kebersihan kandang, peralatan kandang dan lingkungan kandang harus selalu dilakukan setiap hari e. Untuk mencegah terjadinya keracunan toksin dari jamur atau bakteri dalam pakan hindarkan pemberian pakan dalam keadaan kotor, basah, lembab, bergumpal basi dan berjamurf. Hindarkan kandang ayam buras dari serangan hewan mengerat, unggas liar atau serangga hama agar tidak terjadi penularan penyakit 2 .VaksinasiVaksinasi perlu dilakukan pada ayam guna mencegah terjadinya serangan penyakit utamanya penyakit yang disebabkan oleh virus. Selain mencegah serangan penyakit vaksinasi bermanfaat untuk merangsang timbulnya kekebalan pada tubuh ayam buras. Vaksinasi pada ayam buras ada dua macam yaitu vaksin aktif dan vaksin tidak aktif. Pemberian vaksinasi pada ayam buras dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu ; !) melalui mata, hidung atau mulut, 2) melalui air minum dan 3) melalui suntikan 3 AntibiotikaPemberian antibiotika pada ayam buras bertujuan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroba khususnya bakteri. Penggunaan antibiotika tidak boleh sembarangan harus disesuaikan dengan petunjuk yang tertera pada label obat. Untuk ayam buras dewasa yang sedang berproduksi penggunaan antibiotika harus berhati hati benar. Jika penggunaan antibiotika berlebih pada ayam buras dewasa berproduksi akan berdampak pada hasil produksi ayam buras yaitu ditemukan residu di bahan baku pangan telur ayam atau daging ayam. 4. Kesehatan petani pengelola ayam burasPetani pengelola ayam buras sebelum masuk kandang juga harus memperhatikan benar tentang keamanan kesehatan dirinya maupun kesehatan ayam buras. Karena ada beberapa jenis yang zoonosis yaitu penularan penyakit dari ayam ke petani pengelola ayam buras atau sebaliknya. 5.Pengawasan PenyakitAda beberapa jenis penyakit yang perlu diwaspadai oleh petani pengelola ayam buras :1. Penyakit flu burung yang disebabkan oleh virus dan menyerang saluran pernafasan, pencernaan dan system syaraf2. Penyakit ND atau tetelo. Penyakit dapat menular melalui kontak langsung dengan alat alat yang tercemari bibit penyakit ND melalui udara, manusia dan hewan lain3. Penyakit Gumboro disebabkan oleh virus dan menyerang kekebalan tubuh ayam buras yang berakibat penurunan daya tahan tubuh ayam buras..Menurunnya daya tahan tubuh ayam buras selain mudah terserang penyakit juga akan mematikan4. Penyakit Snot yaitu penyakit pilek pada ayam buras. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri. Penyakit snot menjadi parah jika terjadi komplikasi dengan penyakit lain.5. Penyakit cacar unggas yang disebabkan oleh virus. Penyakit cacar unggas ada dua macam yaitu 1). penyakit cacar unggas kering menyerang permukaan kulit unggas, jengger, pial sekiar mata dan lubang telinga. 2) penyakit cacar unggas basah menyerang sekitar mulut, kerongkongan, oesofagus dan saluran hidung Nani Priwanti Soeharto PP –PPMKP Ciawi Sumber : : Syahrul Kholis , B Sarwono, Ayam Elba Kampung Petelur Super Cetakan I. Penebar Swadaya, 2013