Beras merah merupakan salah satu produk tanaman pangan yang dapat tumbuh bagus di kawasan Indonesia dan mengandung nutrisi yang tinggi. Beras merah mengandung vitamin B, vitamin A, asam lemak alfa linoleat dan zat besi. Selain itu, kalori yang terkandung dalam beras merah ini sedikit sekali sehingga cocok bagi yang mengalami masalah dengan kelebihan berat badan. Kandungan serat yang tinggi akan mempercepat masa tinggal sisa makanan dalam usus, sehingga menurunkan risiko kanker usus. Terlebih, beras merah juga kaya selenium, yang dapat mengurangi risiko kanker. Mengonsumsi minimal 6 porsi beras merah per minggu sangat baik untuk wanita pasca menopause yang punya problem kolesterol, tekanan darah tinggi, dan gejala penyakit jantung.Manfaat beras merah1. Mengurangi resiko kanker Beras merah mengandung serat lebih tinggi bila dibandingkan dengan beras putih. Beras merah kaya akan serat sehingga manfaat beras merah yaitu untuk memperlancar pencernaan sehingga kita dengan mudah saat buang air besar. Dengan kandungan serat yang lebih tinggi maka akan mempercepat masa tinggal sisa makanan dalam usus, sehingga dapat menurunkan resiko kanker usus. Terlebih beras merah juga kaya selenium yang dapat mengurangi resiko kanker 2. Mengurangi kadar gula dalam darahBeras merah memiliki karbohidrat kompleks, serta memiliki tingkat indeks glikemik rendah bila dibandingkan dengan jenis biji-bijian lainnya termasuk beras putih. Indeks Glikemik yang rendah ini berguna dalam pengaturtan kadar gula darah dan produksi insulin. Dengan demikian maka diet yang kaya indeks glikemiks rendah, serta makanan berserat tinggi mengakibatkan kadar glukosa darah lebih stabil, dimana dapat membantu mengurangi risiko pengembangan diabetes tipe 2 . Disamping dapat digunakan untu megontrol gula darah dalam tubuh kita, dalam tubuh kita akan mengandung insulin yang berguna bagi energi tubuh kita. Serat dalam beras merah akan membuat karbohidrat ini lebih lambat dicerna dibandingkan dengan biji-bijian olahan lain termasuk nasi putih. Dengan demikian artinya gula darah lebih lambat masuk ke dalam aliran darah. 3. Pencegahan penyakit jantungKarena kandungan serat yang tinggi, makan beras merah dalam diet tinggi mungkin menawarkan beberapa perlindungan terhadap penyakit kardiovaskular. Mengonsumsi minimal 6 porsi beras merah per minggu sangat baik untuk wanita pascamenopause yang punya problem kolesterol, tekanan darah tinggi, dan gejala penyakit jantung. 4. Menghambat pertumbuhan sel kanker payudara. Dalam beras merah ditemukan juga fitonutrisi yang disebut Lignan, yang dipercaya dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara. 5. Menjaga berat badan yang sehatDiet tinggi serat akan mengenyangkan lebih lama, dan ini telah dikaitkan dengan diet penurunan berat badan kearah yang sehat. Beras merah juga merupakan sumber serat makanan yang baik, juga memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan dengan beras putih. Hal ini berarti akan membuat gula darah lebih stabil dan bertahan lebih lama. Beras merah mengandung karbohidrat kompleks, jenis karbohidrat yang lama dicerna dalam tubuh. Sebuah studi di British Journal of Nutrition menemukan, mengonsumsi karbohidrat kompleks (kentang, oatmeal dan beras merah) bisa membuat kita kenyang hingga berjam-jam dan makan kurang dari 320 kalori per hari. Saat makan siang atau malam, ganti nasi putih atau mie dengan nasi merah. 6. Meningkatkan daya tahan tubuhBeras merah banyak sekali mengandung nutrisi dan vitamin uang berguna bagi tubuh kita. Zat besi atau Mangan membantu tubuh untuk menghasilkan energi dari makanan yang kita konsumsi. Mangan juga merupakan komponen penting dari enzim dan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan oleh radikal bebas yang biasanya terbentuk selama proses produksi energi. Jadi, daya tahan tubuh meningkat dan energi bisa digunakan lebih optimal. 7. Mempercepat penyembuhan lukaMineral ini membantu mempercepat penyembuhan luka dan menjaga sistem imun berfungsi dengan baik. Zinc juga kaya akan antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas yang bersifat merusak sel-sel dan jaringan tubuh. 8. Membantu menjaga keseimbanganBeras merah mengandung Vitamin B-6. Satu porsi nasi merah bisa memenuhi 23 persen kebutuhan harian dari vitamin B6. Jumlah itu yang memang diperlukan tubuh untuk menjalankan fungsi organ. Vitamin ini membantu menjaga keseimbangan dari pembentukan hormon serotonin (hormon pengatur mood), sel darah merah dan produksi sel-sel DNA. 9. Menurunkan Kolesterol Jahat Nasi atau beras merah mengandung minyak esensial yang bermanfaat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat . Maka dari itu, disarankan untuk menjalani diet beras merah dengan tujuan meningkatkan level kolesterol baik. Jadikan nasi merah sebagai makanan pokok dan sumber karbohidrat sehat untuk dikonsumsi setiap hari. Minyak esensial yang terdapat dalam beras merah diyakini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi. Sementara itu juga dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik), yang sangat diperlukan tubuh. 10. Mencegah sembelitKarena beras merah mengandung serat larut yang cukup tinggi, maka beras merah membantu melancarkan pencernaan dan pembuangan. Jenis serat larut tersebut lebih banyak memberikan cairan ke usus, sehingga gerakan usus lebih halus dan mencegah sembelit. 11. Mempertahankan sistem saraf yang sehatBeras merah juga mengandung mangan, yang diperlukan tubuh untuk menghasilkan asam lemak dan hormon yang diperlukan untuk menjaga sistem saraf yang sehat. 12. Mencegah timbulnya batu empeduSebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Gastroenterology menemukan bahwa diet tinggi serat larut, seperti yang ditemukan dalam beras merah, mengakibatkan rendahnya risiko batu empedu pada wanita (Sri Wijiastuti, Penyuluh Pertanian Pusluhtan). Sumber: 1. lintascinta.com/2013/01/khasiat-manfaat-beras –merah-html2. kesehatan.kompasiana.com/medis/2014/10/23