Loading...

MANFAAT CIPLUKAN (Physalis angulata L.) UNTUK KESEHATAN

MANFAAT  CIPLUKAN  (Physalis angulata L.)  UNTUK  KESEHATAN
Di Indonesia, pastilah banyak yang mengenal tanaman semak satu ini. Yaitu, ciplukan. Tanaman liar yang dahulu kerap diabaikan namun kini telah naik kasta karena kelangkaan dan manfaatnya yang begitu besar bagi kesehatan. Ciplukan (Physalis angulata L.) sebenarnya tumbuhan yang berasal dari kawasan tropis Amerika Latin yang kemudian tersebar luas ke berbagai penjuru dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri, ciplukan kerap dijumpai di daerah persawahan, pinggir kebun hingga di tepi hutan. Keberadaan ciplukan saat ini sudah jarang ditemukan. Begitu halnya di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, tanaman ini juga sudah mulai jarang ditemukan. Biasanya tanaman ini tumbuh liar di pematang sawah atau di sawah yang belum di tanami padi, di pinggir got, di pinggir jalan setapak menuju ke kebun dan di pinggir kebun/ladang. di Bali tanaman ini dikenal dengan nama "Keplukan". Di dalam ciplukan, baik buah dan daunnya, terkandung berbagai senyawa penting. Beberapa diantaranya seperti saponin, flavonoid, polifenol, fisalin, asam sitrun, asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin dan vitamin C yang kesemuanya memiliki andil besar terhadap kesehatan. Dengan begitu banyak senyawa penting yang ada di tanaman ciplukan, pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang manfaat dan khasiat tanaman ciplukan untuk kesehatan. Mudah-mudan dengan dibacanya artikel ini, kami berharap masyarakat/petani khususnya di Kecamatan Marga mau dengan sengaja menanam tanaman ini di pekarangan rumahnya agar tanaman ini menjadi mudah didapat dan tidak lagi langka. Inilah manfaat daun dan buah Ciplukan bagi kesehatan, yaitu:1). Daun dan buah ciplukan mengandung Antioksidan yang begitu tinggi sehingga layak dijadikan sebagai sumber alami dalam mencegah beberapa penyakit kronis. Zat antioksidan seperti karotenoid dan polifenol dalam buah ciplukan mampu menetralkan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Bahkan berdasarkan hasil penelitian, kombinasi karotenoid dan polifenol yang terkandung dalam buah ciplukan mampu menghentikan penyebaran berbagai jenis kanker. Berkat kemampuannya tersebut, di beberapa negara, buah ciplukan direkomendasikan sebagai sumber makanan alami antikanker dan sumber makanan yang mampu menjaga sistem kekebalan tubuh. 2). Daun dan buah ciplukan memiliki Efek Anti-Inflamasi dan analgesik. Efek Anti-Inflamasi dan analgesik yang dimiliki ceplukan ini akan membantu mengurangi peradangan, sebab efek anti-inflamasi dan analgesik mampu menenangkan sekaligus mempercepat penyembuhan berbagai masalah kesehatan seperti radang sendi, asam urat dan wasir. Tak cukup sampai disitu, daun ciplukan juga memiliki khasiat yang mampu meningkatkan kesehatan jantung dan membantu mencegah atau pun memperlambat perkembangan aterosklerosis dan penyakit jantung koroner. 3). Daun ceplukan dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah yang tinggi acap kali menjadi penyebab terjadinya hipertensi dan penyakit jantung. 4).Buah dan daun ceplukan bisa dijadikan Makanan Diet. Pusing dengan berat badan berlebih yang tak kunjung turun. Tak ada salahnya mencoba manfaat daun dan buah ciplukan yang satu ini. Buah ciplukan termasuk makanan berkalori rendah, hanya ada sekitar 53 kalori per 100 gramnya. Di tambah lagi, kandungan nutrisi di dalam daun dan buah ciplukan yang terbilang mampu membantu mencukupi nutrisi harian yang dibutuhkan. 5). Buah dan daun ceplukan membantu Proses Regenerasi dan Perbaikan Sel Tubuh. Mungkin kita masih jarang mendengar adanya senyawa withanolides. Wajar memang, mengingat tidak semua tumbuhan mengandung senyawa ini. Hebatnya, senyawa yang termasuk bioaktif steroid ini terkandung di dalam buah ciplukan. Withanolides termasuk zat antioksidan dan bersifat anti-inflamasi. Senyawa organik ini mampu merangsang terjadinya apoptosis atau kematian sel terprogram sehingga dapat menghilangkan sel yang tidak diinginkan dan meminimalisir jumlah sel yang terlalu banyak, termasuk sel yang berbahaya bagi tubuh seperti sel kanker. Apoptosis memiliki peranan penting dalam berbagai proses biologi. 6). Buah dan daun ceplukan mampu mengobati penderita kanker payudara yang lebih aman, terjangkau, dan efektif. 7). Daun ceplukan membantu menurunkan Gula Darah. Daun ciplukan disinyalir memiliki kemampuan anti hiperglikemi alias mampu menurunkan kadar gula darah. Beberapa senyawa yang ditemukan dalam daun ciplukan diketahui dapat memperlambat proses pemecahan dan penyerapan karbohidrat sehingga dapat meringankan fungsi insulin dalam mengatur regulasi glukosa darah agar selalu dalam batas fisiologis. 8). Buah dan daun ceplukan bisa menghambat pertumbuhanl Tuberkulosis. Berdasarkan beberapa hasil uji aktivitas yang telah dilakukan, diketahui bahwa ternyata ekstrak murni daun ciplukan dapat menghambat pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis sehingga berpeluang besar untuk dikembangkan lebih jauh sebagai obat herbal tuberkulosis. 9). Buah ceplukan membantu menjaga kesehatan hati dan ginjal. Manfaat buah ciplukan satu ini terkait erat dengan salah satu senyawa anti bakteri dalam buah ciplukan yang di duga mampu mempromosikan degradasi dan penyerapan fibrosis hati serta mampu menyingkirkan kelebihan lemak, garam dan racun dari sistem limfatik. 10). Buah Ceplukan dapat menjaga kesehatan mata. Buah ciplukan memiliki kandungan karotenoid yang tinggi sehingga mampu untuk menjaga kesehatan mata. Karotenoid dalam buah ciplukan dapat mengurangi stres oksidatif dalam sistem okular, mencegah timbulnya katarak juga degenerasi makula terkait usia. 11). Buah dan daun ceplukan mampu meningkatkan Imunitas Tubuh. Kehadiran vitamin C semakin melengkapi kehebatan dari manfaat daun dan buah ciplukan yang begitu besar bagi kesehatan. Vitamin C dalam ciplukan bersifat antioksidan dan mampu merangsang produksi sel darah putih yang merupakan bagian dari sistem imunitas tubuh. Selain itu, vitamin C juga memainkan peran penting dalam proses pembentukan kolagen, yakni suatu protein yang membantu mendukung tendon, ligamen, pembuluh darah hingga membantu menjaga kesehatan kulit dan organ tubuh lain secara keseluruhan. Cara Mengonsumsi Daun dan Buah Ciplukan:Untuk konsumsi buah ciplukan, sebaiknya langsung di makan segar tanpa perlu di olah terlebih dahulu. Makanlah buah ciplukan 5 hingga 10 butir setiap hari. Sedangkan untuk olahan daunnya, dapat dijadikan ramuan dengan cara merebus 15-20 lembar daun ciplukan ke dalam 3 gelas air. Biarkan mendidih hingga tersisa kira-kira 1 gelas air. Saring, kemudian minumlah sehari sekali atau sesuai kebutuhan.(I Nyoman Kuspianto, SP. BP3K Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali)