Daun sirih merupakan salah satu tanaman asli Indonesia yang tumbuh merambat dan banyak di tanam oleh masyarakat Kota Probolinggo yang memiliki banyak manfaat, daun sirih biasa disebut Piper Betle, L.. Tanaman ini merupakan tanaman menjalar yang tingginya dapat mencapai 15 m. Tanaman daun sirih akan tumbuh subur di bawah naungan atau tidak terkena sinar matahari secara langsung. Daunnya berbentuk jantung, jika diremas mempunyai aroma sedap. Dalam hal ini, bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan adalah daunnya.Salah satu kandungan yang terdapat pada daun sirih adalah minyak atsiri. Kandungan minyak atsiri yang terdapat di daun sirih memiliki kadar berkisar antara 0.13-0.33%v/v. Berdasarkan laporan lain, dikemukakan bahwa kandungan minyak atsiri pada daun sirih atau Piper Betle, L. terdiri dari (hidroksi kavikol, kavikol, kavibetol, estragol, eugenol, metal eugenol, karvakrol, terpen dan seskuiterpen), tannin, diastae, gula dan pati. Kandungan minyak atsirinya memiliki daya membunuh kuman (bakterisoid), fungi dan jamur pada tanaman padi.Berdasarkan kandungan tersebu,t menunjukkan bahwa daun sirih dapat dioptimalkan sebagai salah satu alternative bakterisida nabati untuk mengendalikan penyakit hawar daun yang disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae pv. oryzae L. pada tanaman padi (Yudiono, SP/Penyuluh Pertanian Pertama) Sumber referensi:http://id.m.wikioedia.orglansida.blogspot.comAndi Herwati, 2014. Isolasi dan Karakterisasi Penyebab Penyakit Hawar Daun Bakteri (Xanthomonas oryzae pv. oryzae L.), Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian YAPIM Maros, Maros.