Loading...

MANFAAT KEDELAI SEBAGAI BAHAN MAKANAN BERGIZI

MANFAAT KEDELAI SEBAGAI BAHAN MAKANAN BERGIZI
Kedelai merupakan salah satu tanaman biji-bijian yang menjadi bahan dasar makanan dan minuman seperti tahu, tempe, kecap, kembang tahu, susu kedelai dan lain sebagainya. Kedelai di Indonesia menjadi salah satu komoditi strategis karena menjadi kebutuhan masyarakat yang tinggi. Berdasarkan data BPS tahun 2011, konsumsi tempe di tanah air mencapai 0,155 kg per kapita per minggu atau setara 7,4 kg/kapita/tahun. Sedang konsumsi tahu per kapita bahkan lebih tinggi yaitu 0,164 kg/minggu atau setara 7,8 kg/tahun, sehingga wajar bila kebutuhan akan kedelai di Indonesia sangat tinggi. Hal ini diperkuat dengan data Koperasi Tempe Tahu Indonesia (KOPTI) menunjukkan bahwa kebutuhan kedelai di Indonesia sebesar 1,6 juta ton jika dibandingkan kebutuhan kedelai tahun 2009 yang hanya 1,5 juta ton. Peningkatan kebutuhan kedelai KOPTI dikarenakan adanya pertumbuhan penduduk yang meningkat dan makin bertumbuhnya industri makanan berbahan baku kedelai. Terkait dengan hal tersebut, Kementerian Pertanian telah meluncurkan program Upaya Khusus (UPSUS) peningkatan produksi tiga komoditi pangan strategis yaitu padi, jagung dan kedelai. Tanaman serbaguna Kedelai dapat dibudidayakan di lahan sawah maupun lahan kering (ladang/tegal). Penanaman biasanya dilakukan pada akhir musim penghujan setelah panen padi. Kedelai merupakan tumbuhan serbaguna, karena akarnya memiliki bintil pengikat nitrogen bebas. Kedelai merupakan tanaman dengan kadar protein tinggi sehingga tanamannya dapat digunakan sebagai pupuk hijau dan pakan ternak.Pemanfaatan utama tanaman kedelaii adalah dari bijinya. Biji kedelai kaya protein dan lemak. Bagi para pemilik tanaman perkebunan, dapat memaksimalkan pemanfaatan lahan dengan menanam kedelai sebagai tanaman penutup sekaligus penambah pendapatan. Kedelai peka terhadap pencahayaan. Jika ditanam di lahan dengan pencahayaan agak rendah, batangnya mengalami pertumbuhan memanjang sehingga berbentuk seperti tanaman merambat. Namun tidak semua varietas kedelai cocok sebagai tanaman penutup. Pada tahun 2013, para peneliti dari Balitkabi telah merilis varietas Dena 1 dan Dena 2. Nama Dena merupakan akronim dari kedelai toleran naungan. Kedua varietas tersebut ditujukan untuk ditanam sebagai tanaman sela tanaman perkebunan atau hutan industri yang masih muda dengan tingkat naungan maksimal 50% atau tanaman berumur 0-3 tahun. Dena 1 mempunyai potensi hasil 2,89 ton per ha denganrata-rata hasil 1,69 ton pe ha. Varietas Dena1 termasuk genjah dengan umur 77 hari setelah tanam. Dena 1 Sedang varietas Dena2, mempunyai rata-rata hasil 1,35 ton per ha dengan potensi hasil 2,29 ton per ha dengan umur panen satu hari lebih lama dibanding Dena ! yautu 78 hari setelah tanam. Varietas lain yang bisa dipergunakan sebagai naungan adalah Burangrang dan Malajerukbar karena berumur genjah dan produksinya cukup tinggi. Kedua varietas ini dapat dijadikan tanaman sela diantara tanaman jati, karet dan jeruk. Manfaat bagi kesehatan Kedelai mempunyai nilai gizi cukup tinggi yaitu mengandung protein (glysinin 80%) yang bermanfaat bagi tubuh manusia terutama untuk mengurangi kolesterol dan menghambat tekanan darah tinggi dan antioksidan. Selain itu kedelai juga mengandung serat yang berguna untuk meningkatkan metabolisme lemak. Dalam 100 gram kedelai mengandung 34,9% protein, jika dibandingkan dengan daging, jagung, telur ayam dan ikan segar, kedelai mempunyai kandungan protein yang lebih tinggi. Protein atau asam amino esensial berfungsi terutama sebagai katalisator, penguat struktur, penguat immunitas dan untuk pertumbuhan. Kedelai mempunyai manfaat yang cukup besar bagi masyarakat Indonesia karena dengan nilai gizinya, kedelai sudah biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia sebagai bahan makanan (tahu dan tempe), kecap dan susu kedelai serta bahan makanan lain Dibandingkan dengan susu sapi yang bagi sebagian orang dapat meningkatkan kadar kolesterol tubuh, susu kedelai bahkan dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh manusia. Susu kedelai kaya akan isoflavon. Dalam satu gelas susu kedelai terdapat lebih kurang 20 mg isoflavon yang merupakan sumber antioksidan. Isoflavonbermanfaat untuk mengurangi kolesterol, mengurangi gejala menopause, mencegah osteoorosis dan mengurangi resiko kanker. Khususnya untuk para wanita, isoflavon dapat untuk menjaga kecantikan yaitu menjaga kehalusan dan kemulusan kulit, Sebagai bahan lilin dan kosmetik Kedelai ternyata tak hanya bermanfaat sebagai bahan pangan tapi juga bahan baku kosmetik dan lilin. Dalam minyak kedelai terkandung asam ferulik yang merupakan antioksidan natural, yang dapat menangkal sinar ultra violet A dan ultraviolet B yang berbahaya bagi kulit. Oleh Joe Lazsio dan Dave Compton sebagai penemu khasiat kedelai sebagai bahan kosmetik, yang tak hanya memproduksi tabir surya saja tapi juga sebagai krim sabun proteksi, anti penuaan, pembersih dan perawatan rambut. Penemuan ini menjadi alternatif kosmetik yang ramah lingkungan. Indiana Soybean Board (ISB) telah berhasil mengolah kedelai menjadi minyak untuk bahan baku pembuatan lilin yang kedepan dapat menggantikan penggunaan parafin. Lilin minyak kedelai tanpa residu jelaga dan bau akibat pembakaran. Dengan berbahan baku minyak kedelai, lilin yang akan diproduksi merupakan produk lilin yang ramah lingkungan . Oleh : Ir. Sri Puji Rahayu, MM/ yayuk_edi@yahoo.com Sumber :1) Tingkatkan Mutu dan Potensi Kedelai, 2013, Kementerian Pertanian, Ditjen Tanaman Pangan, Direktorat Budiadaya Aneka Kacang dan Umbi; 2) Dihimpun dari berbagai sumber. Sumber gambar: https://www.google.com/search...............