Manfaat Limbah Air Kolam Ikan Lele Untuk Tanaman Tabulampot
Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) memiliki peran yang sangat strategis sebagai tempat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para Penyuluh Pertanian. Seiring perkembangan teknologi pertanian, BPP Banjarangkan mengaplikasikan kegiatan teknologi penanaman tabulampot dengan penyiraman menggunakan limbah air kolam ikan lele di halaman BPP. Limbah air kolam ikan lele yang kotor bisa dimanfaatkan untuk menyiram tanaman karena banyak mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman karena limbah air kolam ikan lele mengandung nitrogen dan pospor yang paling banyak. Selain itu, kandungan yang terdapat pada limbah air kolam ikan lele yaitu : NH3, NO3, NO2, C-Organik,dan rata-rata memiliki pH 7- 8. Cara Pengaplikasiannya, setiap pagi jam kerja para penyuluh menyiram tanaman berdasarkan piket yang telah disepakati, menyiram dengan menggunakan selang yang dialiri dari kolam air lele dan dialirkan ke masing-masing pot/ tabulampot .Keuntungan yang yang dihasilkan pada tanaman yang yang diberi pupuk limbah air ikan lele adalah tanaman menjadi lebih hijau, segar, awet, dan tidak mudah menguning. Selain itu, tanaman menjadi lebih sehat karena bersifat organic, dikarenakan selama masa tanaman dalam tabulampot tidak menggunakan pupuk kimia ataupun pestisida, melainkan hanya menggunakan air limbah ikan lele sebagai pupuk alami.