Dengan adanya alat tanam jagung ini diharapkan dapat menjawab persoalan yang dihadapi oleh para petani dalam mengatasi kekurangan tenaga kerja tanam benih. Petani dapat menanam jagung pada lahan yang luas tanpa harus takut kekurangan tenaga kerja, sehingga hasil panen nanti akan semakin banyak dan kesejahteraan petani akan lebih baik.Menurut penuturan Pak Miswoko selaku ketua kelompok tani “Berkah Tani”, saat ini para petani diwilayahnya untuk menanam benih jagung pada lahan dengan luas lahan 12 x 120 m, kalau dilakukan secara manual membutuhkan tenaga: 4 – 5 orang, dengan waktu ½ hari. Biaya yang dikeluarkan adalah Rp 20.000 x 5 orang = Rp100.000 + minum dan rokok Rp 50.000, total biaya Rp 150.000. Dengan kondisi tersebut petani juga masih sering tidak kebagian tenaga kerja sehingga masa tanam meraka terhambat dan ketinggalan sehingga mengakibatkan pertumbuhan dan hasilnya tidak bisa maksimal.Dengan alat tanam jagung, untuk menanam lahan seluas 12 x 120 m, waktu yang diperlukan hanya sekitar 1 jam dengan 1 operator saja. Dengan demikian petani dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya yang harus dikeluarkan. Pemilik alat tanam ini juga dapat digunakan untuk disewa dengan hitungan borongan seperti biaya tanam secara manual.Adapun manfaat dari alat penanaman jagung ini adalah :1. alat ini dibuat dengan biaya yang murah2. mampu menanan dalam waktu yang singkat dibanding dengan menggunakan tenaga manusia3. biaya yang dibutuhkan sangat kecil (mengurangi biaya yang dikeluakan untuk menyewa tenaga manusia)4. mudah untuk dibawa pada lokasi yang sulit. Masih banyak lagi manfaat yang dapat diperoleh dengan menggunakan alat tersebut. Harapannya adalah dengan hadirnya alat tanam jagung ini, dapat membantu petani, sehingga nantinya hasil dan produktivitas dapat meningkat. By.Robby Pramana,S.Pt