Unsur Hara Dan Perannya Bagi Petumbuhan Tanaman Jagung Pupuk sangat dibutuhkan oleh tanaman jagung jagung, karena ketersediaan unsur hara di dalam tanah tidak selamanya cukup untuk memenuhi kebutuhan tanaman jagung tersebut. Adapun Unsur hara yang dibutuhkan tanaman jagung selama masa pertumbuhan dapat dikelompokkan menjadi dua yakni kelompok unsur hara makro dan mikro. 1. Unsur Hara Makro Untuk Karbon ( C ), Hidrogen ( H ) dan Oksigen ( O ) merupakan bahan utama pembentukan jaringan tanaman jagung. Ketiga unsur iniberada dalam bentuk H2O ( air ), H 2CO3 (asam arang dan CO2 (karbondioksida) dalam udara. 1. Nitrogen ( N ) Unsur hara nitrogen diserap tanaman jagung dalam bentuk ion nitrat ( NO3+ ) dan ion amonium ( NH4 ). Sebagian besar nitrogen diserap tanaman jagung dalam bentuk ion nitrat karena ion nitrat bermuatan negatif sehingga selalu berada di dalam larutan tanah dan mudah diserap oleh akar. Karena selalu berada dalam larutan tanah maka ion lebih mudah tercuci oleh aliran air. Sumber nitrogen yang terbesar adalah udara yang sampai ke tanah melalui air hujan atau udara yang diikat oleh bakteri pengikat nitrogen seperti Rhizobium sp.A. Menambah kandungan protein tanaman jagungB. Mempercepat pertumbuhan vegetatif tanaman jagungC. Sebagai senyawa penting untuk membentuk klorofil, asam nukleat, enzimD. Sebagai senyawa penting untuk membentuk asam-asam amino yang akan dirubah menjadi protein. 2. Phosphor ( P ) Phosphor diserap tanaman jagung dalam bentuk H2PO -, HPO = dan PO = atau tergantung dari nilai pH tanah. Phosphor di dalam tanah sebagian besar bersumber dari pelapukan batuan mineral alami, sisanya berasal dari pelapukan bahan organik.Ketersediaan phosphor di dalam tanah ditentukan oleh berbagai faktor diantaranya adalah : A. pH tanah, faktor ini merupakan faktor yang paling penting dan sangat berpengaruh terhadap ketersediaan phosphor. Pada pH rendah ( asam ), phosphor akan bereaksi dengan ion besi dan aluminium. Reaksi ini membentuk besi fosfat atau aluminium fosfat yang sukar larut di dalam air tidak dapat digunakan oleh tanaman jagung. Pada tanah pH tinggi ( basa), phosphor akan dengan ion kalium. Reaksi ini membentuk kalium fosfat yang sifatnya sukar larut di dalam air sehingga tidak dapat digunakan oleh tanaman jagung. B. Aerasi, ketersediaan oksigen di dalam tanah diperlukan untuk meningkatkan pasokan phosfor lewat proses prombakan bahan organik oleh mikroorganime tanah. Pada tanah yang tergenang air, penyerapan phosfor dan unsur-unsur lainnya akan terganggu. C. Temperature, secara langsung temperature dapat meningkatkan dan menurunkan ketersediaan fosfor. Pada temperature relatif tinggi ( hangat ) phosfor akan meningkat karena proses prombakan bahan organik juga meningkat. D. Bahan organik, sebagian besar phosfor yang mudah larut diambil oleh mikroorganisme tanah untuk pertumbuhannya. Fosfor ini akhirnya akan dirubah menjadi humus. E. Unsur hara lain, terpenuhinya kebutuhan unsur hara yang lain dapat meningkatkan penyerapan fosfor oleh tanaman jagung. Kekurangan unsur hara mikro dapat menghambat respon tanaman jagung terhadap pemupukan posfor. Beberpa peranan/ fungsi fosfor bagi tanaman jagung antara lain :a. Membentuk asam nukleat ( DNA dan RNA )b. Memacu pertumbuhan akar dan membentuk sistem perakaran yang baik sehingga tanaman jagung dapat mengambil unsur hara lebih banyak.c. Menyimpan serta memindahkan energi Arlenusin Tri phosphat dan Adonosin Phosphat.d. Menambah daya tahan tanaman jagung terhadap serangana ham dan penyakit menukar.e. Merangsang pembelahan sel.f. Membantu proses asimilasi dan respirasi sekaligus mempercepat pembungaan dan pemasakan biji. 3. Kalium ( K ) Kalium diserap oleh tanaman jagung dalam bentuk ion K +, di dalam tanah ion bersifat sangat dinamis., sehingga menyebabkan unsur ini mudah tercuci terutama pada tanah berpasir dan tanah dengan pH rendah. Ketersediaan kalium di dalam tanah dapat berkurang disebabkan oleh pengambilan oleh tanaman jagung, pencucian oleh air dan erosi.Beberapa peranan/ fungsi kalium bagi pertumbuhan tanaman jagung antara lain :1. Translokasi gula pada pembentukan pati dan protein2. Efisiensi penggunaan air ( tahan terhadap kekeringan )3. Memacu pertumbuhan tanaman jagung pada tingkat permulaan4. Meningkatkan ketahanan tanaman jagung terhadap serangan hama dan penyakit5. Memperkuat ketegaran tanaman jagung sehingga daun, bunga, buah dan batang tidak mudah rontok dan rebah6. Memperbaiki kualitas buah pada masa generatif. 4. Kalsium ( Ca ) Kalsium diserap tanaman jagung dalam bentuk ion kalsium ( Ca ++). Kalsium di dalam tanah bersumber dari mineral primer pembentuk tanah. Karena ion kalsium ini bermuatan positif maka dapat diikat oleh koloid tanah sehingga tersedia bagi tanaman jagung. Sebelum diserap tanaman jagung, posisi ion Ca ++ pada koloid tanah harus diganti terlebih dahulu dengan ion positif lain seperti ion Al++ dan H+ . Peranan/fungsi kalsium bagi pertumbuhan tanaman jagung sebagai berikut :1. Membentuk dinding sel yang sangat dibutuhkan dalam proses pembentukan sel baru.2. Mendorong pembentukan buah dan biji yang sempurna3. Dapat menetralkan asam-asam orgnaik yang dihasilkan pada metabolism4. Merangsang terbentuknya bulu-bulu akar. 5. Magnesium ( Mg ) Magnesium diserap tanaman jagung dalam bentuk ion magnesium (Mg++). Di dalam tanah magnesium bersumber dari pelapukan batuan yang mengandung mineral, seperti biotit, terpentin, klorit, dan olivin. Karena bermutan fositif, ion magnesium dapat terikat pada koloid tanah atau tetap berada dalam larutan tanah.Beberapa sumber Mg antara lain :a. CaCO3Mg CO3 ( Dolomit limestone )b. Sulfat of Potash Magnesium, mengandung sulfur sebesar 22%, sulfat sebesar 67 %, kalium 18,2% K2O sebesar 22 %, magnesium 11,1% dan MgO sebesar 18,5%.c. Mg SO4H2O ( kleserit ), mengandung K2O2 %, Magnesium Oksida 30,5% dan magnesium sebesar 18,3 %.d. MgO ( Magnesia )e. MgCO3 (Magnesit ) Peranan/fungsi magnesium bagi pertumbuhan tanaman jagung sebagai berikut :1. Untuk membentuk warna hijau pada daun ( klorofil )2. Pengaturan dalam penyerapan unsur hara lain seperti P dan K3. Merangsang pembentukan senyawa lemak dan minyak4. Membantu translokasi pati dan distribusi phosphor di dalam tanaman jagung5. Sebagai aktifator berbagai jenis enzim tanaman jagung6. Mg merupakan salah satu enzim yang disebut organic pyrophosphate dan carboxy pestisida. 6. Belerang/Sulfur ( S ) Tanaman jagung menyerap sulfur dalam bentuk ion sulfat (SO =). Zat ini merupakan bagian dari protein yang terdapat dalam bentuk cystein, methionin, thiamine. Sebagian besar sulfur di dalam tanah beasal dari bahan organik yang telah mengalami dekomposisi dan sulfur elemntal ( bubuk/ batu belerang ) dari aktivitas vulkanis. Sulfur yang larut dalam air akan segera diserap tanaman jagung, karena unsur ini sangat dibutuhkan tanaman jagung terutama pada tanaman jagung-tanaman jagung muda. Peranan / fungsi sulfur bagi pertumbuhan tanaman jagung antara lain:1. Membantu dalam pembentukan klorofil2. Meningkatkan daya tahan tanaman jagung terhadap serangan jamur3. Pada tanaman jagung kacang-kacangan be rfungsi merangsang pebentukan bintil akar4. Pada tanaman jagung pepaya berfungsi sebagai aktifator enzim yang membentuk papain. 2. Unsur Hara Mikro Walaupun unsur mikro diperlukan oleh tanaman jagung dalam jumlah yang sangat kecil, namun kegunaannya bagi tanaman jagung sangat penting dan sama pentingnya dengan unsur hara makro. Beberapa unusur hara mikro essensial yang dibutuhkan tanaman jagung antara lain . a. Besi (Fe) Besi ( Fe ) diserap tanaman jagung dalambentuk ion Fe++. Unsur mikro ini sangat dibutuhkan tanaman jagung untuk pembentukan klorofil. Ketersediaan Fe akan menurun sejalan dengan meningkatnya pH tanah. Pada kondisi normal, Fe tidak mudah tercuci dari daerah perkaran, tetapi pada tanah dengan sistem aerasi yang jelek maka penyerapan Fe akan terhambat. Peranan / fungsi Besi bagi pertumbuhan tanaman jagung sebagai berikut :1. Sebagai aktifator dalam proses biokimia di dalam tanaman jagung2. Sebagai unsur pembentuk enzim tanaman jagung3. Sebagai pembentuk hijau daun4. Sebagai bahan pembentuk karbohidrat, lemak dan protein b. Mangan ( Mn ) Unsur Mangan diserap tanaman jagung dalam bentuk ion mangan (Mn++). Ketersediaan Mn di dalam tanah akan menurun sejalan dengan meningkatnya pH tanah. Faktor penting dalam pengontolan ketersediaan Mn di dalam tanah adalah pengaturan pH tanah. Peranan/ fungsi mangan bagi pertumbuhan tanaman jagung sebagai berikut : 1. Sebagai aktifator berbagai enzim yang berperan dalam proses perombakan karbohidrat dan metabolisme nitrogen.2. Bersama-sama Fe membentuk terbentuknya sel-sel klorofil.3. Sebagai bahan pembentuk karbohidrat, lemak dan protein c. Mangan ( Mn ) Unsur Mangan diserap tanaman jagung dalam bentuk ion mangan (Mn++). Ketersediaan Mn di dalam tanah akan menurun sejalan dengan meningkatnya pH tanah. Faktor penting dalam pengontolan ketersediaan Mn di dalam tanah adalah pengaturan pH tanah. Peranan/ fungsi mangan bagi pertumbuhan tanaman jagung sebagai berikut :a. Sebagai aktifator berbagai enzim yang berperan dalam proses perombakan karbohidrat dan metabolisme nitrogen.b. Bersama-sama Fe membentuk terbentuknya sel-sel klorofil. d. Boron ( B ) Boron diserap tanaman jagung dalam ion BO 2. Unsur mikro ini sangat dibutuhkan tanaman jagung dalam proses diferensiasi ( pembentukan ) sel yang sedang tumbuh. Keberadaan boron di dalam tanah mudah tercuci, ini terjadi pada tanah asam dan di daerah yang curah hujannya tinggi.Peranan/fungsi boron bagi pertumbuhan tanaman jagung antara lain :a. Membantu sintesis proteinb. Membantu metabolisme karbohidratc. Mengatur kebutuhan air di dalam tanaman jagungd. Membentuk serat dan bijie. Merangsang proses penuan tanaman jagung sehingga jumlah bunga dan hasil panen meningkat. e. Tembaga ( Cu ) Tembaga diserap tanaman jagung dalamm bentuk ion Cu++ atau ion Cu+++. Ketersediaan tembaga di dalam tanah akan menurunsejalan dengan meningkatnya pH tanah. Pada tanah organik seperti gambut, tembaganya terikat sangat kuat sehingga tidak dapat digunakan oleh tanaman jagung. Peranan/Fungsi tembaga bagi pertumbuhan tanaman jagung sebagai berikut ;1. Sebagai katalisator dalam proses pernapasan dan prombakan karbohidrat2. Sebagai salah satu elemen dalam proses pembentukan vitamin3. Secara tidak langsung berperan dalam pembentukan klorofil4. Sebagai aktifator enzim dalam proses penyimpanan cadangan makanan. sejalan dengan meningkatnya pH tanah. Pada tanah organik seperti gambut, tembaganya terikat sangat kuat sehingga tidak dapat digunakan oleh tanaman jagung. Peranan/Fungsi tembaga bagi pertumbuhan tanaman jagung sebagai berikut ;1. Sebagai katalisator dalam proses pernapasan dan perombakan karbohidrat2. Sebagai salah satu elemen dalam proses pembentukan vitamin3. Secara tidak langsung berperan dalam pembentukan klorofil4. Sebagai aktifator enzim dalam proses penyimpanan cadangan makanan. f. Seng atau Zincum ( Zn ) Seng diserap tanaman jagung dalam bentuk ion Zn++. Seng merupakan salah satu unsur hara yang sangat penting dan sangat diperlukan tanaman jagung tanaman jagung. Karena merupakan bagian penting dari asam Carboxylase, Carbonic anhidrosa. Seperti unsur hara mikro lainnya, tanaman jagung membutuhkan unsur ini sangat sedikit sekali. Bila terjadi kelebihan tanaman jagung akan keracunan. Kekurangan Zn dapat terjadi pada tanah yang mengandung fosfat cukup tinggi atau pada daerah yang suhunya rendah. Ketersediaan seng di dalam tanah akan menurun sejalan dengan peningkatan pH tanah. Peranan / fungsi seng bagi pertumbuhan tanaman jagung sebagai berikut :1. Sebagai katalisator dalam pembentukan protein2. Mengatur pembentukan asam indoleasetik ( asam yang berfungsi sebagai zat pengatur tumbuh tanaman jagung ) 3. Berperan aktif dalam transformasi karbohidrat. g. Khlor ( Cl ) Khlor diserap tanaman jagung dalam bentuk ion Cl-. Kebutuhan tanaman jagung terhadap unsur hara Cl lebih sedikit bila dibandingkan dengan unsur hara mikro lainnya. Peranan /fungsi khlor bagi pertumbuhan tanaman jagung sebagai berikut :1. Berkaitan langsung dengan pengaturan tekanan osmosis di dalam sel tanaman jagung.2. Dibutuhkan dalam proses fotosintesis . h. Molibdenum ( Mo ) Molibdenum diserap tanaman jagung dalam bentuk ion MoO --.Ketersediaan Mo di dalam tanah akan meningkat seiring dengan peningkatan pH tanah, maka demikian pH tanah sebagai indikator ketersediaan Mo. Pada tanah berpasir dan ber pH rendah sangat memungkinkan kekurangan Mo karena pencucian. Peranan/fungsi Molibdenum bagi pertumbuhan tanaman jagung sebagai berikut :1. Dalam penyerapan unsur hara nitrogen2. Meningkatkan fiksasi Nitrogen3. Asimilasi nitrogen4. Secara tidak langsung berperan dalam produksi asam amino protein5. Sebagai aktifator berbagai jenis enzim. Oleh : THEODORUS ANMAR UKAT,S.Pt PPL PENDAMPING BPP HAEKESAK KAB. BELU