Manfaat jambu biji untuk kesehatan : Buah jambu biji sangat disukai oleh banyak orang karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, akan tetapi bukan hanya vitamin C saja kandungan yang dimiliki buah jambu biji, berbagai nutrisi penting lainnya diketahui juga terdapat dalam buah yang satu ini. Berikut beberapa manfaat jambu biji untuk kesehatan: 1. Membantu Mengatasi Deman BerdarahSebuah penelitian yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu biji ternyata dapat menghambat pertumbuhan virus dengue penyebab demam berdarah dengue. Ekstrak daun jambu biji juga dapat meningkatkan jumlah trombosit dalam darah. Trombosit ini jumlahnya akan menurun sangat drastis pada penderita DBD sehingga mudah terjadi pendarahan. 2. Mengobati Infertilitas Kaum Pria :Satu jambu biji memiliki 165 miligram vitamin C dan Sementara, satu jeruk hanya mengandung 69 mg saja. Kandungan vitamin C pada jambu biji ini efektif dalam mengobati infertilitas pria. 3. Mencegah Kanker :Jambu biji mengandung antioksidan pelawan kanker, likopen. Likopen dalam jambu biji lebih mudah diserap tubuh dibanding yang berasal dari tomat karena perbedaan dalam struktur selnya. Konsumsi likopen yang cukup sangat berpengaruh pada penurunan risiko kanker prostat pada pria. Semua jenis jambu biji mengandung antioksidan yang tinggi, terutama pada jambu biji berdaging merah. 4. Menurunkan HipertensiJambu biji juga mengandung kalium yang berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat-zat gizi lainnya ke sel-sel tubuh, mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan dan sel tubuh. Jambu biji adalah buah yang sebaiknya rutin dikonsumsi jika Anda ingin menghindar dari serangan jantung. Buah ini menjadi hipoglikemik di alam dan kaya akan serat yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol. Selain itu, jambu biji berukuran sedang bisa mencukupi 20 persen kebutuhan harian tubuh akan potasium. Penelitian juga menunjukkan rutin mengonsumsi. 5. Dapat Mencegah Sakit SembelitKandungan serat yang tinggi dalam jambu biji efektif untuk mencegah sembelit atau konstipasi. Buah jambu biji ukuran sedang mengandung 36 persen kebutuhan serat yang direkomendasikan. Selain itu biji buah ini juga menjadi laksatif yang ampuh yang berfungsi untuk membantu membersihkan sistem pembuangan usus. 6. Nutrisi untuk otakJambu biji memiliki kandungan vitamin B3 dan B6 yang lumayan banyak yang mempunyai peranan penting dalam kesehatan fungsi otak. Vitamin B3 atau dikenal juga dengan niasin mempunyai fungsi merangsang fungsi otak serta meningkatkan aliran darah ke otak, sedangkan vitamin B6 atau dikenal dengan pyridoxine merupakan nutrisi penting bagi fungsi saraf dan otak. 7. Megobati DiabetesMenurut penelitian yang dilakukan oleh Yakult Central institute untuk penelitian mikrobiologi di tokyo, Jepang. Ditemuukan bahwa teh daun jambu biji efektif menurunkan glukosa darah pada penderita diabetes. Khasiat daun jambu biji untuk diabetes ini diterbitkan pada tahun 2010 dalam "Nutrisi dan metabolisme". Meminum seduhannya dapat menghambat enzim alpha-glukosidase. Pengendalian kadar gula darah penting untuk orang dengan diabetes atau prediabetes sehingga tidak menimbulkan komplikasi. 8. Obat Batuk dan FluSebagian dari kita mungkin masih banyak yang belum mengetahui bahwa jambu biji bisa dijadikan obat batuk dan flu. Caranya dengan memanfaatkan jambu biji yang masih muda atau daunnya yang telah di jus. Pemanfaatan jus tersebut dapat melonggarkan pernapasan, mengurangi lendir, serta menghambat aktivitas mikroba. Karena seperti yang kita ketahui bahwa jambu biji kaya akan zat besi dan vitamin C yang mempunyai peran terhadap pencegahan infeksi tenggorokan dan virus penyebab flu. Sumber : 1. Seri Agribisnis. Budidaya Jambu Biji dan Manfaatnya . Penebar Swadaya. 2012.2. http://www.hasbihtc.com/mengenal-lebih-jauh-khasiat-dan-manfaat-buah-jambu-biji.html3. Manfaat dan Khasiat Tanaman Jambu Biji. Badan Litbang Pertanian.2012. Penulis : Iman Priyadi, SP (Penyuluh Pertanian Balai Besar pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian) email : imanpriyadi@yahoo.co.id