Ubi jalar (Ipomea batatas. L) merupakan Salah satu komoditas pertanian yang mempunyai prospek cukup cerah. Ubi jalar merupakan sumber karbohidrat yang cukup penting dalam sistem ketahanan pangan kita. Meskipun pamor ubi jalar masih kalah populer dibanding beras dan jagung, tanaman yang banyak dikonsumsi langsung penduduk pedesaan ini memiliki peran strategis sebagai bahan baku industri pangan di dalam negeri dan komoditas ekspor. Konsumsi ubi jalar di dalam negeri kini mencapai 9,6 kg/tahun dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Manfaat Ubi jalar dapat mengurangi resiko buta pada anak balita. Terbukti di Kabupaten Jaya Wijaya, Irian Jaya, yang biasa mengkonsumsi ubi jalar, mengandung betakaroten, senyawa provitamin A dalam jumlah yang banyak , sehingga disana tidak dijumpai satu kasuspun penyakit xeroftalmia. Xeroftalmia adalah suatu penyakit mata yang disebabkan kekurangan vitamin A, berupa adanya bercak bitot dan bila tidak segera diobati dapat mengakibatkan kebutaan. Fungsi betakaroten tersebut, pertama, sebagai prekursor vitamin A yang secara enzimatis berubah menjadi retinol, zat aktif vitamin A dalam tubuh. Dengan mengkonsumsi vitamin A yang selalu cukup dalam jangka waktu beberapa tahun, di dalam hati akan tertimbun cadangan vitamin A yang dapat memenuhi kebutuhan sampai sekitar tiga bulan tanpa konsumsi vitamin A dari makanan. Kedua Vitamin A juga sangat penting dalam meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit. sebagai anti-oksidan yang kuat untuk menetralisir keganasan radikal bebas, penyebab penuaan dini dan pencetus aneka penyakit degeneratif seperti kanker dan penyakit jantung. Jadi hal ini juga akan meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit degenerative. Dan yang ketiga, menghaluskan kulit dan menyehatkan mata. Hal ini sangat penting terutama bagi wanita yang ingin berkulit halus dan memiliki kecantikan alami. Di Indonesia, ubi jalar umumnya sebagai bahan pangan sampingan. Sedangkan di Irian Jaya, ubi jalar digunakan sebagai makanan pokok. Komoditas ini ditanam baik pada lahan sawah maupun lahan tegalan. Luas panen ubi jalar di Indonesia sekitar 230.000 ha dengan produktivitas sekitar 10 ton/ha. Padahal dengan teknologi maju beberapa varietas unggul ubi jalar dapat menghasilkan lebih dari 30 ton umbi basah/ha. Untuk mengkonsumsi ubi jalar, selain bisa direbus bisa juga digoreng, ubi jalar dapat diolah jadi keripik ataupun dibuat tepung ubi jalar. Dari tepung ubi jalar dapat dibuat menjadi cookies, jam, kecap, muffin, dan lain-lain. Hal yang mesti diperhatikan dari tepung ubi jalar antara lain kandungan proteinnya relatif rendah dan kadang-kadang rasanya agak pahit. Untuk meningkatkan kadar protein tersebut, dalam pembuatan kue tepung ubi jalar dapat dicampur dengan kacang hijau, kedelai, atau gude. Sedangkan untuk memperbaiki rasanya dapat dilakukan dengan menambahkan bahan flavor. Umumnya kalau makan ubi jalar atau singkong orang akan sering buang angin. Hal ini karena kandungan oligosakarida pada ubi jalar cukup banyak sehingga akan menimbulkan flatulens. Namun hal itu tidak terlalu bermasalah, karena oligasakarida tersebut bermanfaat untuk kesehatan, khususnya untuk mencegah timbulnya konstipasi. Selain hal tersebut di atas, masih banyak manfaat ubi jalar untuk kesehatan seperti : Mengurangi risiko diabetes dan penyakit jantung, karena memiliki kemampuan untuk menstabilkan gula darah dan resistensi insulin yang lebih rendah. Karotenoid dalam ubi jalar yang bermanfaat dapat mengatur kadar gula darah; Ubi jalar merupakan makanan yang baik untuk membantu menghilangkan rasa sakit dan nyeri sendi arthitis, karena ia kaya akan mineral;Tinggi serat, sehingga mengurangi resiko kanker usus dan sembelit; Beta-karoten yang terkandung dalam ubi jalar adalah anti-oksidan kuat yang membantu untuk melawan radikal bebas; Kalium tinggi yang ditemukan berfungsi untuk menjaga keseimbangan antara cairan dan elektrolit serta integritas sel; Sweet potato ini juga dapat mengurangi tekanan dara; Jika dikonsumsi secara teratur, bisa meredakan peradangan pada lambung dan usus pada maag kronis. Kalsium tinggi dan zat besi membantu meningkatkan produksi sel darah merah dan dapat meningkatkan kepadatan tulang; Ubi jalar juga baik untuk membantu penderita imsomnia; Ketela manis ini juga Baik untuk mencegah stroke, karena menghambat pembekuan darah; Makan ubi jalar juga dapat membantu agar kulit terlihat lebih cerah, dan kelihatan lebih muda; dan Kandungan tinggi beta-karoten dapat mengubah vitamin A dalam tubuh menjadi DNA yang bertujuan menghasilkan sel-sel kulit baru. Saran Kalau dilihat dari manfaatnya cukup banyak maka disarankan untuk menyediakan makanan ringan dari ubi jalar dalam menu keluarga. Bisa dalam bentuk gorengan, rebusan, atau kue dari tepungnya. Tidak perlu setiap hari, kudapan ubi jalar itu cukup 2-3 kali seminggu. Ubi jalar yang baik dikonsumsi adalah yang berwarna kuning hingga oranye, karena kandungan provitamin A-nya tinggi. Dengan itu diharapkan akan mengurangi resiko mata buta akibat kekurangan vitamin A, dan sekaligus juga akan meningkatkan daya tahan maupun kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit. Penyunting: Yulia Tri S Email: yuliatrisedyowati@yahoo.co.id Sumber : Titis Priyowidodo, Cara Budidaya ubi jalaar Organikhttp://konsultasisehat.com/manfaat-ubi-jalar-ungu-bagi-tubuh.htmlhttp://www.wartasolo.com/2014/11/09/7469/inilah-manfaat-ubi-jalar-untuk-kesehatan.htmlhttp://factsandhealth.blogspot.com/2014/04/10-khasiat-dan-manfaat-ubi-jalar-bagi.html