Manisnya Semangka, Semanis Hasil Dari Budidayanya Di Musim Kemarau
Semangka (Citrullus lanatus) adalah tanaman merambat yang berasal dari daerah setengah gurun di Afrika bagian selatan. Semangka biasa dipanen buahnya untuk dimakan segar atau dibuat jus. Semangka cukup potensial dibudidayakan di dataran rendah dengan tekstur tanah sedikit berpasir. tanaman semangka bisa hidup dilahan kering tapi membutuhkan penyiraman yang lebih sering karena sebenarnya semangka membutuhkan banyak air, tapi jangan sampai kelebihan air karena akan mengakibatkan tanaman layu dan kemudian mati. Petani di Kelompok Tani Harapan Subur Desa Mandalajaya sekarang sudah mulai memanfaatkan lahan sawah untuk menanam semangka dimusim kemarau. Sawah yang biasanya setelah panen tidak dimanfaatkan karena musim kemarau dan sumber air yang kurang, saat ini sudah memberikan hasil yang sangat menguntungkan kepada petani. Panen semangka biasanya dapat dilakukan pada saat usia tanaman lebih kurang 60 hari atau sesuai jenis varietas tanaman yang dibudidayakan. ciri buah yang sudah siap panen yaitu warna buahnya sudah agak pucat, tangkai buah mengecil dan sulur dekat tangkai buah sudah mulai kering. hasil produksi semangka cukup bagus. untuk lahan sawah seluas 1000 m dengan jumlah tanaman sebanyak 200 tanaman panen pertama bisa menghasilkan lebih kurang 1,5 ton semangka varietas merah, sementara varietas kuning dari 100 tanaman bisa menghasilkan 500 kg pada panen pertama. Pada Hari Kamis, tanggal 12 September 2019 Kepala Dinas Pertanian, pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan panen raya semangka diKelompok Tani harapan Subur Desa Mandalajaya Kecamatan Cikalong. Kepala Dinas sangat mengapresiasi atas keberhasilan petani dalam budidaya semangka dilahan sawah pada musim kemarau. Selain itu dengan biaya swadaya petani juga berinisiatif membuat sumur dilahan sawah sebagai sumber air. Kepala Dinas mengharapkan budidaya semangka ini tetap dilaksanakan karena sangat menguntungkan dan dapat meningkatkan sumber penghasilan keluarga petani. Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cikalong sekaligus penyuluh binaan Desa Sindangjaya, Mohamad Ridwan, SP mengungkapkan rasa terimakasih atas motivasi dan dukungan dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya. Koordinator BPP juga berharap meskipun Kecamatan Cikalong selama ini terkenal dengan sentra tanaman sawo, tetapi diharapkan kedepannya bisa menjadi sentra tanaman semangka.