MENGENAL JENIS PENYAKIT KARAT DAUN DAN BERCAK DAUN PADA TANAMAN JAGUNG Karat Daun (Puccinia polysora) Ciri tanaman jagung yang sudah terinfeksi penyakit bercak-bercak kecil (uredinia), akan berbentuk bulat sampai berbentuk oval terdapat di permukaan daun jagung dibagian atas maupun bawah, uredinia menghasilkan uredospora yang berbentuk bulat atau oval serta berperan penting sebagai sumber inokulum dalam usaha menginfeksi tanaman jagung lainnya, sebarannya melalui angin. Penyakit karat bisa terjadi di dataran rendah sampai tinggi, infeksinya berkembang baik pada musim penghujan atau musim kemarau, penyebab Penyakit karat disebabkan oleh Puccinia polysora Pengendalian : Menanam varietas yang tahan terhadap karat daun, seperti lamuru, sukmaraga, palakka, bima-1 atau semar-10. Pemusnahan seluruh bagian tanaman sampai ke aka-akarnya (Eradikasi tanaman) pada tanaman terinfeksi karat daun maupun gulma. Penyemprotan fungisida menggunakan bahan aktif benomil, dosis/konsentrasi sesuai petunjuk di kemasan. Bercak Daun (Bipolaris maydis Syn.) Ciri bercak daun pada tanaman jagung mempunyai 2 jenis menurut ras patogennya yaitu ras O dan T. Ras O bercak berwarna coklat kemerahan berukuran 0,6 x 1,2-1,9 cm, Ras T biasanya bercak berukuran lebih besar berkisar 0,6-1,2 x 0,6-2,7 cm, ras T berbentuk kumparan, bercak berwarna hijau kuning atau klorotik selanjutnya menjadi coklat kemerahan. Kedua ras ini, ras T lebih berbahaya (virulen) dibanding ras O, serangan pada bibit tanaman menyebabkan tanaman menjadi layu atau mati dalam waktu 3-4 minggu setelah tanam, tongkol terserang/terinfeksi dini menyebabkan bijinya akan rusak lalu busuk, bahkan tongkol jagung bisa gugur. Bercak pada ras T terdapat di seluruh bagian tanaman (baik daun, pelepah, batang, tangkai kelobot, biji, maupun tongkol jagung), permukaan biji terinfeksi tertutup miselium berwarna abu-abu sampai hitam sehingga bisa menurunkan hasil produksi secara signifikan, cendawan ini dalam bentuk miselium dan spora bisa bertahan hidup dalam sisa tanaman di lahan atau pada biji jagung di penyimpanan. Konidia yang terbawa oleh angin atau percikan air hujan bisa menyebabkan infeksi pertama pada tanaman jagung, penyebab penyakit bercak daun penyebabnya adalah Bipolaris maydis Syn, pada B, maydis ada dua ras yaitu ras O dan ras T. Pengendalian : Menanam varietas yang tahan terhadap serangan bercak daun, seperti bima-1, srikandi kuning-1, sukmaraga atau palakka. Pemusnahan seluruh bagian tanaman sampai keakar-akarnya (Eradikasi tanaman) pada tanaman terinfeksi bercak daun. Penggunaan fungisida menggunakan bahan aktif mancozeb atau karbendazim. Dosis/konsentrasi sesuai petunjuk di kemasan. SUMBER https://www.bertani.co.id/penyakit-pada-tanaman-jagung/ Tahun Penerbit : 3 Desember 2019 Judul : Mengenal Jenis Penyakit Pada Tanaman Jagung PENULIS Nama : Hendra Alia, SST Instansi : Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara