PEMUPUKAN Pemupukan tanaman tebu harus memperhatikan jenis, dosis, waktu, dan caranya. Empat hal tersebut perlu diperhatikan, agar tanaman mendapat unsur hara yang sesuai, penyerapan yang tepat waktu, dan lebih efisien.Jenis dan dosis pupukPupuk yang digunakan merupakan pupuk yang mengandung N, P dan K. Unsur N dapat diperoleh dari pupuk ZA. Selain itu dapat juga dapat juga ditambah pupuk urea. Pupuk TSP untuk memenuhi unsur P. Sedangkan pupuk KCL atau ZK mengandung unsur K. Jumlah pupuk yang dipakai disesuaikan dengan jenis tanahnya. Waktu dan cara pemupukanPupuk TSP diberikan sebelum penanaman. Caranya, pupuk disebar merata pada dasar juringan. Pupuk ZA diberikan 2 kali, dosisnya tergantung dari ketersediaan air di daerah itu. Pemberian pupuk ZA I bersamaan dengan pemberian KCl. Waktunya seminggu setelah tanam untuk bibit bagal. Pemupukan dilakukan dengan menugal juringan sedalam 10 cm dan berjarak 10 m dari bibit. Letak lubang pupuk ZA I dengan KCl saling bersebrangan. Pemupukan ZA II dilakukan 4 minggu setelah pemupukan ZA I dengan cara yang sama. Namun tempatnya bersebrangan dengan lubang ZA I. Sumber : Tim Penulis PS.1994.Pembudidayaan Tebu Di lahan Sawah dan Tegalan.Jakarta.Penebar Swadaya