PENANAMANJuringan diberi tanah yang gembur sebagai media tanam. Pemberian tanah tidak rata. Salah satu sisinya dibut saluran drainase yang sekaligus berfungsi sebagai jalan bagi pekerja. Di atas media tanam, dibuat cekungan sedikit (garitan) untuk meletakkan bibit. Sebelum bibit diletakkan, garitan diberi pupuk TSP lebih dahulu. Bibit rayungan diletakkan dengan posisi miring, sedangkan bibit bagal diletakkan datar dengan mata tunas terletak di samping. Bibit diletakkan dan ditutup dengn tanah, agar tidak bergeser. Juringan 10 m dapat ditanam 25 bibit bagal bila posisi lurus, dan 40 bibit bagal bila posisinya selang seling. Diujung juringan, bibit dapat ditanam lebih rapat. Tujuannya, agar tersedia bibit untuk sulaman. Bibit yang ditanam seperti ini disebut bibit sumpingan. Juumlah bibit sumpingan sebanyak 10% dari jumlah bibit seluruhnya. Sumber : Tim Penulis PS.1994.Pembudidayaan Tebu Di lahan Sawah dan Tegalan.Jakarta.Penebar Swadaya