Loading...

Melakukan seleksi Itik secara Produksi(Genetik) dan Kandang Kelompok

Melakukan seleksi Itik secara Produksi(Genetik) dan Kandang Kelompok
Pemeliharaan itik pada periode bertelur menjadi penting mengingat tujuan utama pemeliharaan itik adalah untuk menghasilkan telur. Apabila peternak tidak melakukan seleksi maka akan merugi karena ternak itik yang produksinya tinggi akan membiayai pakan itik yang produksinya rendah. Salah satu jalan keluar untuk memisahkan itik yang produksinya tinggi dengan itik yang produksinya rendah adalah dengan melakukan seleksi. Seleksi secara Produksi (Genetik). Ada beberapa Cara seleksi yang dilakukan untuk meningkatkan produksi telur diantaranya adalah seleksi secara genetik yaitu melakukan seleksi dengan melihat tingkat produksi telur yang dimiliki itik yang akan diseleksi. Berdasarkan hasil penelitian disarankan agar seleksi dilakukan berdasarkan produksi telur. Untuk itu itik siap telur pada umur 4 – 4,5 bulan dimasukkan dalam kandang individu (kandang baterai). Produksi telur dari setiap individu itik dicatat setiap hari selama 2 – 3 bulan masa produksi. Dipilih itik yang produksi telurnya diatas 50 %, pertimbangannya usaha itik petelur dengan produksi telurnya harus diatas 50 % untuk mendapatkan keuntungan. Tahap selanjutnya setelah mendapatkan itik hasil seleksi, maka itik yang produksinya tinggi diatas 50 % dipisahkan dengan itik yang produksi telurnya kurangnya dari 50%. Itik yang produksinya tinggi kemudian dipelihara dalam kandang kelompok sedangkan itik yang produksinya kurang dari 50% dijual sebagai itik potong. Hasil penjualan itik afkir dapat dibelikan lagi dengan itik siap telur untuk mengganti itik yang produksinya rendah, itik yang baru dibeli dilakukan seleksi dengan cara yang sama. Dengan cara seleksi ini diharapkan produksi telur itiknya dapat diatas 50 % . Seleksi secara genetik berdasarkan hasil penelitian pada itik tegal sampai generasi 5 (lima) produksi telurnya mencapai 70 % atau sesuai dengan produksi telur aslinya.Seleksi secara kandang kelompok Cara seleksi yang lain adalah seleksi secara kandang kelompok. Seleksi dapat dilakukan dengan mengkombinasikan seleksi secara berkelompok dan individu. Pada model seleksi seperti ini, itik ditempatkan dalam kandang kelompok yang diisi dengan 6-8 ekor setiap kelompok. Tiap kelompok itik kemudian diamati produksi telurnya setiap hari. Kelompok itik yang produksinya diatas 50 % atau 3 – 4 ekor butir per kelompok dipertahankan dan kelompok itik yang produksi telurnya kurang dari 50% dilakukan seleksi lebih lanjut. Pengamatan produksi dilakukan selama 3 – 4 bulan, kelompok itik yang produksi telur kurang dari 50 % dilakukan seleksi secara individu dalam kandang individu (kandang baterai). Selanjutnya itik yang produksinya rendah dikeluarkan (afkir) dan itik yang produksi telurnya tinggi dicampur dengan itik yang produksi telurnya tinggi dalam kandang kelompok. Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber : BalitbangtanSumber Gambar : images.dfunkd.com