MEMAHAMI POTENSI WILAYAH DALAM FESTIVAL BUDAYA PERTANIAN DI KABUPATEN BADUNG
Event Festival Budaya Pertanian untuk keenam kalinya digelar oleh Pemerintah Kabupaten Badung dari tanggal 15 sampai dengan 18 Juli 2017 di kawasan areal Jembatan Tukad Bangkung Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Pembukaan Festival Budaya Pertanian tahun 2017 sebagai event yang keenam telah dibuka secara resmi oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos pada tanggal 15 Juli 2017 yang dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Pemerintah Kabupaten Badung. Festival Budaya Pertanian Kabupaten Badung tahun ini mengambil thema "Angajap Lango" yang artinya mendambakan seni. Kegiatan festival ini merupakan salah satu bentuk terobosan/inovasi baru dalam membangkitkan dan memotivasi pembangunan pertanian di Kabupaten Badung. Kegiatan festival melibatkan komponen pelaku pertanian dan pariwisata budaya yang nantinya dapat mengangkat citra Badung Utara dalam mengangkat perekonomian masyarakat sehingga tercapainya pemerataan pembangunan di Kabupaten Badung. Kegiatan festival melibatkan semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Badung serta Desa wisata di Badung Utara untuk menunjukkan keunggulannya dalam mengisi stand pameran. Tidak ketinggalan juga Kelompok Wanita Tani (KWT) yang berprestasi ikut tampil untuk memamerkan beraneka produk olahannya yang masing-masing KWT memiliki keunggulannya. Untuk memeriahkan ajang festival ini juga dilaksanakan berbagai perlombaan seperti lomba stand pameran, lomba hydroponik mini, lomba Teknik Penyuluhan, lomba karya tulis ilmiah bagi penyuluh pertanian, serta lomba dibidang seni seperti lomba merangkai gebogan dan carving buah. Dengan festival budaya pertanian ini diharapkan dapat membuka peluang untuk mengangkat perekonomian masyarakat sehingga meningkatkan taraf hidup masyarakat yang bergerak dibidang pertanian maupun pariwisata/budaya. Simbaryadnya (Diperpa Kab.Badung)