Memanfaatkan Lahan Pekarangan Sempit dengan Hasil Melimpah Pekarangan Kantor maupun Pekarangan Rumah
Memanfaatkan Lahan Pekarangan Sempit dengan Hasil Melimpah Pekarangan Kantor maupun Pekarangan Rumah.Memanfaatkan Lahan sempit untuk berkebun dan memiliki lahan yang sempit memang sedikit kemungkinan untuk kita berbudidaya tanaman dengan jumlah hasil yang banyak.Jika di perkotaan atau anda memiliki lahan pekarangan yang sempit jangan berkecil hati karena anda tentu bisa berbudidaya tanaman.Bukan tidak mungkin lahan sempit dan menguntungkan besar.Hal yang perlu kita ketahui sebelum membuat media tanaman dilahan sempit atau pekarangan,tentunya anda harus menyiapkan beberapa peralatan dan bahan-bahan yang menunjangTentu lahan yang sempit membutuhkan lahan yang dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.Kita bisa menggunakan lahan yang bertingkat seperti hidroponik yang ditanam dilantai dua.Penanaman yang dilakukan dengan Vertikal atau horizontal yang berjajar rapih sehingga tanaman tumbuh sesuai yang kita inginkanTanaman yang biasanya digunakan adalah berjenis tanaman sayuran,tentunya sangat cocok sekali karena tanaman sayuran bisa dipanen dengan singkat dan tidak terlalu membutuhkan banyak biaya yang mahal.Ada beberapa jenis penanaman lahan sempit tentunya dapat untung besar kemudian bisa kita kerjakan di rumah dengan memanfaatkan lahan kecil anda.Tentunya tidak menguras biaya yang besar.Biasanya dalam budidaya tanaman sekala kecil lebih irit dan perawatan sangat mudah dijangkau,berikut ini adalah penanaman yang cocok untuk lahan yang sempit:1. HidropoikDengan hidroponik sangat jelas sekali memudahkan kita untuk berbudidaya secara menguntungkan.Banyak keuntungan yang bisa anda peroleh dengan sistem budidaya ini diantaranya adalah hasil produk yang kita tanam kemungkinan besar bersifat organik dan segar.Ruang yang dibutuhkan hidroponik biasanya membutuhkan 1-2 meter dan itu bisa menampung 20-25 tanamaman setiap lubang tanam.Banyak jenis dalam budidaya secara hidroponik diantaranya tanaman dengan memanfaatkan paralon dengan ukuran yang kita buat sendiri.Kita bisa mengkreasikan model bentuk dan ukuran.Hidroponik adalah sistem budidaya yang menggunakan air sebagai media utamanya,tanaman bisa tumbuh dengan baik tampa menggunakan tanah.Namun pada dasarnya tanaman membutuhkan sumber unsur hara yang dibutuhkan untuk kelangsungan hidupnya.Kandungan Unsur hara yang terdapat pada tanah sangat lengkap namun dengan nutrisi buatan bisa diterapkan pada air,sehingga air bisa digunakan sebagai media untuk mencukupi kebutuhan unsur hara tanaman.Unsur hara yang dibutuhkan ini sudah banyak tersebar di pasaran atau toko pertanian yang bisa kita beli sangat terjangkau antau kita bisa meraciknya sendiri 2. PotBudidaya Menggunakan pot tentu sudah umum kita lakukan,kita cukup mengkreasikan tanaman yang ada di pot.Banyak sekali pot di pasaran dengan harga yang beragam dan banyak sekali bentuknya.Yang ditanam pada pot jika anda lihat dipekarangan rumah kebanyakan yang ditanam adalah tanaman hias dan jarang sekali ditemukan dengan tanaman budidaya yang ada dilahan pertanian.Tergantung pada lokasi kita berada pada luas lahan sempit kita di pekarangan.Jika didaerah yang tinggi maka kita cocok bertanam sayuran di pot dan jika kita didataran rendah maka sesuaikan dengan tanaman apa yang cocok di dataran rendah.Untuk media yang dibutuhkan seperti arang ,sekam,tanahpupuk kompos itu saja sudah cukup untuk media tanam di pot.Perbandingan campuran yang dibutuhkan adalah 1:1:1 .Penanaman yang dilakukan cukup mudah,saya rasa kita membutuhkan pot yang berkaki agar sorkulasi udara yang masuk kedalam akar tanaman lancar dan air yang mengalir ketika disiram benar-benar turun kebawah.3. Dalam KontainerCara memanfaatkan lahan sempit untuk bercocok tanam kita bisa memanfaatkan kontainer,lahan yang sempit sebenarnya bisa diolah secara terus menerus,dalam lahan yang sempit memungkinkan kita untuk merawat tanaman dengan terkontrol penuh.Masukkan media tanam seperti tana,arang sekam da pupuk kmpos dan aduk sampai rata dengan perbandingan 1:1:1.Pupuk kompos ataupun pupuk kandang usahakan jangan belom matang,pupuk harus benar-benar dipastikan matang digunakan sebagai media.Setelah bahan yang sudah terkumpul itu sudah diaduk merata kemudian masukkan media tanam kedalam kontainer dan ratakan dengan gembur,buat lubang tanam dan masukkan benih kemudian siram.Usahakan tanamannya terkena sinar matahari jangan sampai tertutup atau terlalu teduh (gelap).4. Berkebun VertikalMenanam tanaman dengan cara ini sudah banyak digunakan di perkotaan dan sistem vertikal ini berkesan pekarangan lahan kecil anda terlihat subur dan rimbun.Untul membuat kebun vertikal caranya sangat mudah sekali kita cukup menanam tanaman dengan menggunakan paralon bekas sebagai media penyangga,atau kita bisa menanam tanaman yang bersifat paredu.Di beberapa daerah jika anda membuat pekarangan kecil sebagai ladang usaha sampingan saya rasa tanaman paredu seperti sahang cocok untuk tanam. By.Sulastri