Loading...

MEMBUAHKAN ANGGUR DI DALAM POT

MEMBUAHKAN ANGGUR DI DALAM POT
Tanaman anggur yang ditanam akan tampak menarik dan memuaskan jika daunnya lebat dengan puluhan kuntum buah anggur yang ranum dan berasa manis menghiasi pohon. Apalagi butir-butir buahnya tampak besar dan banyak. Keadaan seperti ini sangat ditentukan oleh varietas buah anggur yang ditanam dan perawatan tanaman yang dilakukan. Namun jarang para pemilik/pencinta tanaman buah anggur dalam pot yang bisa membuahkan anggurnya. Kunci keberhasilan membuahkan tanaman anggur terletak pada perawatan yang dilakukan secara benar dan rutin. Perawatan anggur dalam pot pada dasarnya sama dengan perawatan anggur di pekarangan rumah, yaitu meliputi pemupukan, penyiraman, pemberian ajir dan pemangkasan. Perhatian akan media tanam adalah penting. Media tanam perlu diganti 1-2 tahun sekali. Kelemahan dari tanaman anggur di dalam pot yaitu hasil buahnya tidak maksimal seperti tanaman anggur yang ditanam dalam tanah karena terbatasnya media tanam anggur. Untuk memaksimalkan buah, pot yang digunakan sebaiknya berukuran besar. A. Pemupukan. Pemupukan tanaman anggur dilakukan sejak anggur ditanam media penyapihan dan dilanjutkan anggur dipindahkan ke dalam pot penanaman. Pupuk yang diberikan harus mengandung unsur N,P,K dan unsur makro yang dibutuhkan tanaman. Kekurangan salah satu unsur hara tersebut menyebabkan gagalnya pembungaan dan pembuahan, buah terasa asam dan gampang terkena penyakit. Oleh karena itu, pemupukan harus diberikan secara tepat dan berimbang baik melalui akar maupun daun. Pupuk akar yang diberikan ke tanaman anggur berupa pupuk organik dan pupuk anorganik. B. Pengaturan Air. Salah satu kunci sukses membuahkan tanaman anggur dalam pot adalah memberikan perlakuan stress air. Caranya, tanaman anggur dibiarkan kekeringan tanpa air sehingga tanaman mengalami stres tetapi tidak sampai mati. Walaupun tanaman anggur di dalam pot mutlak disiram setiap hari tetapi ketika akan dibuahkan penyiraman harus dihentikan. C. Pemberian Ajir. Tanaman anggur ditanam dalam pot perlu dibuatkan ajir sebagai tempat menjalar batang, cabang dan ranting. Ajir untuk anggur dalam pot memiliki beberapa model yaitu model tangga, model T dan model tiang tunggal atau knifin. Model tangga, bentuknya berupa dua tiang yang ditancapkan di kedua sisi pot dihubungkan dengan kayu atau bambu hingga berbentuk tangga. Ajir berbentuk T menyerupai model tangga tetapi bagian atasnya di antara kedua tiang diberi lagi kayu penyangga yang dipasang secara horizontal sehingga menyerupai huruf T. Sedangkan model knifin berupa tiang tegak yang ditancapkan ke media tanam di dalam pot dan tanaman anggur dililitkan ke tiang tersebut secara melingkar. D. Pemangkasan untuk Merangsang Pembungaan. Pemangkasan merupakan kunci membuahkan anggur. Pemangkasan bertujuan untuk merangsang pembuahan. Ranting yang mendukung bunga ini tidak atau sulit keluar jika cabang tersier tidak dipangkas. Ketika cabang tersier sudah berwarna coklat atau sudah berumur sekitar 3 bulan, pemangkasan bisa dilakukan. 3 minggu sebelum pemangkasan tanaman dipupuk dengan NPK sebanyak 2 senduk makan. Pupuk ini dicampur rata dengan media tanam bagian atas lalu disiram dengan air hingga jenuh. Pemangkasan sebaiknya dilakukan secara efektif, hanya cabang tersier dengan mata tunas menonjol saja yang dipangkas. Biasanya cabang tersier yang mata tunasnya kecil dan tidak menonjol tidak mengeluarkan bunga ketika dipangkas. Oleh karena itu cabang yang mata tunasnya tidak perlu dipangkas, ditunda sampai mata tunasnya membesar. Pemangkasan cabang tersier dilakukan pada ruas keempat atau kelima dari pangkal cabang. Dengan pemangkasan seperti ini pada setiap cabang tersier akan tersisa 3 atau 4 mata tunas yang nantinya akan tumbuh menjadi ranting yang berbunga. Pemangkasan bisa diikuti dengan membuang semua daun sehingga cabang-cabang yang dipangkas tidak memiliki daun sama sekali.Pada masa pertumbuhan buah, tanaman anggur dalam pot perlu disiram dengan air setiap hari. Pemupukan dilakukan setiap bulan dengan pupuk NPK sebanyak 2 senduk makan setiap pot. Karena keindahan tanaman anggur dalam pot terletak pada buahnya maka tanaman ini harus diatur supaya bisa berbuah sepanjang tahun. Untuk itu, pemangkasan cabang tersier tidak dilakukan secara serentak tetapi dilakukan secara bergiliran sehingga tanaman anggur akan berbuah juga bergiliran. E. Penjarangan Buah. Tujuannya adalah untuk membuang buah yang cacat atau terkena penyakit agar tidak menular ke buah adau dompolan buah lain, memperbesar buah dan seragam ukurannya serta menghindari buah cacat terlalu rapat dalam dompolan. F. Pergantian Media Tanam. Agar tanaman anggur selalu menghasilkan buah setiap musim perlu dilakukan pergantian media tanam. Selain itu tujuannya untuk meremajakan tanaman anggur dan mengganti media lama yang sudah tidak subur lagi. Pergantian media tanam sebaiknya dilakukan setelah memanen buah anggur dan bisa dilakukan setiap 1 tahun sekali. Media tanam yang digunakan untuk mengganti media tanam yang lama sama dengan media tanam yang digunakan ketika menanam anggur, yaitu campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:2. Disarikan oleh : Lasarus, Pusluhtan Sumber : 1. Bernard T.W. Wahyu, 2004. Membuahkan Anggur di dalam Pot dan Pekarangan. Penerbit PT. Agromedia Pustaka. 2. Eko M. Nurcahyo, 1998. Anggur dalam Pot. Penerbit Penebar Swadaya, Cetakan IX.