Loading...

Membuat Umpan Racun Tikus yang Ekonomis

Membuat Umpan Racun Tikus yang Ekonomis

Membuat umpan tikus sendiri merupakan salah satu cara alternatif bagi petani untuk mengendalikan hama tikus di sawah dengan biaya yang lebih terjangkau. Maka dari itu Penyuluh POPT dan Penyuluh Pertanian beserta Petani di BPP Sukawening Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut membuat umpan racun tikus yang ekonomis dalam upaya pengendalain hama tikus yang sedang dihadapi para petani di wilayah kerja BPP Sukawening. Kombinasi antara bahan makanan (tepung dan penyedap) serta bahan kimia (obat nyamuk) bertujuan untuk menarik tikus agar memakan umpan tersebut.

Berikut adalah panduan langkah demi langkah pembuatan umpan racun tikus tersebut.

Metode ini menggunakan prinsip umpan lambung. Tepung terigu dan Royco berfungsi sebagai penarik (atraktan) karena aromanya yang gurih, sedangkan obat nyamuk bakar berfungsi sebagai racun bagi sistem pencernaan tikus.

Bahan-Bahan yang Diperlukan:

  • 2 kg Tepung Terigu: Sebagai bahan dasar (media) utama.
  • 2 Dus Baygon Bakar: Sebagai bahan aktif racun.
  • 94 gram Royco (Ayam/Sapi): Sebagai penambah aroma agar tikus tertarik.
  • Air secukupnya: Untuk menguleni adonan.

Alat yang Disiapkan:

  • Wadah plastik besar (ember/baskom).
  • Alat penumbuk (lesung atau botol kaca).
  • Sarung tangan plastik (Wajib, agar bau manusia tidak menempel pada umpan).
  • Masker.

Langkah-Langkah Pembuatan:

  1. Menghaluskan Bahan Racun: Ambil semua isi dari 2 dus Baygon bakar. Tumbuk hingga menjadi bubuk halus (seperti tepung). Semakin halus bubuknya, semakin baik karena akan tercampur rata dengan terigu.
  2. Pencampuran Bahan Kering: Masukkan 2 kg tepung terigu, bubuk obat nyamuk yang sudah dihaluskan, dan 94 gram Royco ke dalam wadah besar. Aduk rata menggunakan kayu atau tangan (pastikan memakai sarung tangan).
  3. Pembuatan Adonan: Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan menjadi kalis dan bisa dibentuk (tidak terlalu lembek).
  4. Pembentukan Umpan: Bentuk adonan menjadi bulatan-bulatan kecil seukuran kelereng atau dadu. Ukuran kecil lebih efektif agar tikus mudah membawa dan memakannya.
  5. Pengeringan: Jemur butiran umpan di bawah sinar matahari hingga kering keras. Hal ini bertujuan agar umpan tidak cepat berjamur saat diletakkan di sawah yang lembap.

 

Cara Aplikasi di Sawah:

  • Titik Penempatan: Letakkan umpan di jalur yang sering dilalui tikus, di depan lubang aktif, atau di pematang sawah.
  • Waktu Pemasangan: Sebaiknya dilakukan pada sore hari sebelum tikus keluar mencari makan.
  • Alas Umpan: Gunakan alas seperti daun pisang atau potongan bambu agar umpan tidak langsung menyentuh tanah yang basah, sehingga aroma Royco tetap terjaga.

Peringatan Penting:

·         Gunakan Sarung Tangan: Tikus memiliki indra penciuman yang tajam. Jika mereka mencium bau manusia pada umpan, mereka cenderung tidak mau memakannya.

·         Keamanan: Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan ternak seperti ayam atau bebek. Cuci tangan dengan sabun hingga bersih setelah proses pembuatan.

 Sumber :

https://purwasuka.viva.co.id/tips-trik/7247-cara-gampang-bikin-racun-tikus-dari-bahan-dapur-auto-kalem-tanpa-perlu-beli-racun-mahal?page=4

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sukawening