Pertumbuhan tanaman yang baik di kebun sangat ditentukan oleh benih yang mempunyai daya tumbuh tinggi dan sehat, sehingga tanaman dapat tumbuh dan berproduksi optimal yang akan menghasilkan keuntungan secara ekonomis. Tanaman pepaya diperbanyak dengan cara generatif atau ditanam dengan biji. Benih pepaya dapat diusahakan sendiri dengan cara mengambil biji dari buah. Adapun cara memilih biji pepaya untuk benih dan cara pembibitannya seperti berikut. Cara memilih biji pepaya untuk beniho Ambilah biji dari buah pepaya yang dihasilkan dari pohon sempurna serta tidak terlalu tua, bentuknya memanjang, matang di pohon, tidak cacat dan bebas dari penyakit. Untuk mendapatkan sebanyak mungkin pohon pepaya sempurna diperlukan ketelitian dan keterampilan dalam memilih calon benih.o Ambilah biji dari bagian ujung hingga tengah buah, karena memiliki kemungkinan untuk tumbuh menjadi pohon pepaya sempurna. o Pilih biji berwarna hitam, karena yang akan tumbuh menjadi pohon sempurna, meskipun hanya sekitar 25 - 50% tergantung sifat genetisnya. Sisanya menjadi pohon betina dan pohon jantan. Biji berwarna hitam kelam, pucat putih, dan putih merupakan biji mati yang tidak akan tumbuh. o Biji yang berwarna hitam dicuci bersih hingga kulit yang menyelubungi biji terbuang lalu dikeringkan ditempat yang teduh, setelah kering dapat digunakan untuk benih dan siap ditanam pada polybag.o Kebutuhan benih per hektar 60 gram (± 2000 tanaman). Pembibitan pepaya Setelah mendapatkan biji pepaya untuk benih, dilakukan pembibitan yang meliputi kegiatan-kegiatan: pembuatan sungkup, pembuatan media tanam, perkecambahan, penyemaian benih, pemeliharaan bibit, dan pemindahan bibit. Pembuatan sungkup, yaitu sungkup dibuat dari rangka bambu dengan lebar bawah 1 - 1,25 m, tinggi 0,5 – 0,6 m, dan panjang sungkup disesuaikan dengan kebutuhan bibit. Sungkup bentuknya melengkung setengah lingkaran. Pembibitan harus berada di tempat terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. Sungkup dapat dibuat di atas para-para agar mudah untuk merawat bibit. Pembuatan media tanam dengan cara mencampurkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Setelah campuran rata, masukkan media tanam ke dalam polybag berukuran 8 x 10 cm dan letakkan di dalam sungkup.Perkecambahan biji dilakukan sebelum penyemaian, biji pepaya kering untuk benih perlu dikecambahkan terlebih dahulu dengan tujuan mempersingkat waktu budidaya pepaya. Benih direndam dengan air hangat kuku (sekitar 40 derajat celcius) yang dicampur dengan fungisida berbahan aktif propamokarb hidroklorida konsentrasi 2 ml/l atau benomyl konsentrasi 0,5 g/l selama 4 – 6 jam sebelum disemai. Proses perendaman biji ini untuk melunakan kulit biji agar proses perkecambahan berlangsung cepat. Campurkan air rendaman dengan fungisida sesuai dosis yang telah ditentukan agar benih pepaya lebih kuat dari serangan penyakit. Setelah selesai perendaman, buanglah biji yang mengambang sebab tidak layak ditanam dan ambilah benih yang tenggelam untuk dikecambahkan. Selanjutnya siapkan kertas tisu sebagai pembungkus, basahi tisu tersebut dengan air. Tebarkan biji yang telah direndam di atas tisu kemudian tutup atasnya dengan tisu dan siram atau basahi. Masukkan bungkusan benih tersebut dalam besek (kotak anyaman bambu) atau wadah lain yang serupa. Tempat atau wadah harus yang bisa tembus air atau mengalirkan air. Letakkan wadah tersebut di sinar matahari, jangan terlalu terik, perkecambahan benih membutuhkan suhu kira-kira 30 derajat celcius. Benih akan berkecambah setelah 7-10 hari, atau bisa lebih. Setelah benih berkecambah, pindahkan dalam polybag untuk penyemaian. Penyemaian benih, dimulai dengan membuat lubang tanam di polybag menggunakan jari tangan, kira -kira sedalam 1 – 2 cm. Taruh kecambah biji pepaya ke dalam lubang tanam dengan letak calon akar atau bagian benih yang runcing berada di bawah. Sebelum penyemaian, upayakan media semai dalam keadaan basah.Pemeliharaan bibit dengan cara menjaga agar persemaian selalu dalam kondisi lembab, tetapi tidak boleh terlalu basah (becek). Untuk menjaga kesuburan bibit, semprotkan pupuk daun lengkap seperti N:P:K (15:15:15) dengan konsentrasi 3 g/l.Pemindahan bibit dari polybag ke lapangan/kebun setelah bibit berumur 30 – 40 hari atau telah memiliki 2 – 3 pasang daun sejati dengan tinggi tanaman 10 – 15 cm. Pemindahan sebaiknya pada permulaan musim penghujan dan penanaman bibit dilakukan pada pagi atau sore hari di bedengan yang sehari sebelumnya telah disiram air hingga lembab. Semoga bermanfaat. (Penulis: Susilo Astuti H. – Penyuluh Pertanian Pusluhtan) Sumber Informsi:1. Moehd. Baga Kalie. 2010. Bertanam Pepaya. Bogor: Penebar Swadaya, Cetakan XXIV. 2. Sobir. Sukses. 2015. Bertanam Pepaya Unggul (Bagian 1). Bogor: Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT), LPPM, IPB.