Loading...

Memilih Sapi Potong Dengan Benar

Memilih Sapi Potong Dengan Benar
Agar diperoleh bibit sapi potong yang baik, diperlukan bangsa dan tipe sapi tertentu yang laju pertumbuhannya cukup dan mutunyapun bagus serta mempunyai daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungannya. Sehubungan dengan pemilihan calon bibit ternak sapi potong, maka perlu mengetahui kriteria dalam aspek pemilihan bibit dan pengukuran sapi. Hal ini penting, mengingat pada saat peternak melakukan pemilihan diperlukan pengetahuan, pengalaman dan kecakapan yang cukup di antaranya adalah :1. Bangsa dan sifat genetikSetiap peternak yang akan memelihara dan membesarkan ternak untuk dijadikan calon bibit pertama-tama harus memilih bangsa sapi yang paling disukai atau telah populer, baik dari jenis sapi impor maupun lokal. Diketahui bahwa setiap bangsa sapi memiliki sifat genetik yang berbeda antara satu dengan lainnya baik kemampuannya dalam berproduksi (menghasilkan daging) maupun daya adaptasinya terhadap lingkungan hidup terutama terhadap iklim dan pakan. 2. Kesehatan Bangsa sapi baik sapi sebagai calon bibit ataupun sebagai penghasil daging harus di pilih dari sapi yang benar-benar sehat. Untuk mengetahui kesehatan sapi secara umum, peternak bisa memperhatikan keadaan tubuh, sikap dan tingkah laku, pernapasan, denyut jantung, pencernaan dan pandangan sapi. Keadaan tubuh meliputi kondisi sapi sehat, keadaan tubuh bulat berisi, kulit lemas.Kemudian tidak adanya eksternal parasit pada kulit dan bulunya, tidak ada tandatanda kerusakan dan kerontokan pada bulu (licin dan mengkilat).Selaput lendir dan gusi berwarna merah muda, lebih mudah bergerak bebas.Kemudian Ujung hidung bersih, basah dan dingin.Serta Kuku tidak terasa panas dan bengkak bila diraba Suhu tubuh anak 39,5 C – 40 C. Sikap dan tingkah laku seperti Sapi sehat tegap dengan Keempat kaki memperoleh titik berat sama.serta peka terhadap lingkungan misalnya ada orang akan cepat bereaksi. Bila sapi diberi pakan maka mulut akan dipenuhi pakan. mempunyai cara minum yang panjang. Sapi yang terus menerus tiduranmemberikan kesan bahwa sapi tersebut sakit atau mengalami kelelahan. Pernafasan Sapi sehat bernafas dengan tenang dan teratur, kecuali ketakutan, kerja berat, udara panas dan sedang tiduran lebih cepat.memiliki jumlah pernafasan Anak sapi 30/menit, Dewasa 10-30/menit. PencernaanSapi sehat memamah biak dengan tenang sambil istirahat/ tiduran.Untuk setiap gumpalan pakan di kunyah 60-70 kali.Sapi yang sehat nafsu makan dan minum nya cukup besar.Pembuangan kotoran dan kencing berjalan lancar Bila ada gangguan pencernaan, maka gerak perut besar berhenti atau cepat sekali.serta Proses memamah biak berhenti. Pandangan mata. Sapi sehat pandangan mata cerah dan tajam.sedangkan Sapi sakit maka pandangan mata nampak sayu 3. Seleksi calon bibit berdasarkan pengamatan/ penampilan fisik/eksteriorBentuk atau ciri luar sapi berkorelasi positif terhadap faktor genetik seperti laju pertumbuhan, mutu dan hasil akhir (daging). Bentuk atau ciri sapi potong yang baik, sebagai berikut (1)Ukuran badan panjang dan dalam, rusuk tumbuh panjang yang memungkinkan sapi mampu menampung jumlah makanan yang banyak.(2) Bentuk tubuh segi empat, pertumbuhan tubuh bagian depan, tengah dan belakang serasi, garis badan atas dan bawah sejajar.(3) Paha sampai pergelangan penuh berisi daging.(4) Dada lebar dan dalam serta menonjol ke depan.(5) Kaki besar, pendek dan kokoh.Penulis : Sad Hutomo Pribadi (BBP2TP)Sumber Bacaan : Balitbangtan,Lolit Sapi Potong