Indonesia memiliki kedelai yang kandungan proteinnya lebih tinggi seperti varietas Bromo 37,8%, varietas Burangrang 39,2%, varietas Mitani hasil produk iradiasi yang mencapai 42,9%, dan bahkan varietas Lokal Grobogan mencapai 43,9%. Dengan adanya fakta tersebut, seharusnya kedelai lokal (misalnya varietas lokal Grobogan) dapat dihargai lebih tinggi dibandingkan kedelai impor terutama dalam industri tahu dan tempe. Berdasarkan pengamatan pada industri tahu lokal di Grobogan, penggunaan kedelai varietas Lokal Grobogan (kadar air sekitar 18%) dapat menghasilkan tahu 50% lebih banyak bila dibandingkan dengan kedelai impor (kadar air Cara mengawetkan Benih Kedelai antara lain :a. Kadar air awal Kadar air awal sangat menentukan dalam memperpanjang umur simpan benih kedelai. Semakin rendah kadar air, semakin lama umur simpan benih kedelai. Daya berkecambah benih kedelai yang disimpan pada kadar air awal 8% dan 10% pada semua jenis kemasan belum mengalami penurunan secara nyata, tetapi penurunan secara nyata terjadi pada bulan ke-6 dengan kadar air awal 12%. Hal ini menunjukkan bahwa kadar air awal 12% kurang tepat digunakan untuk menyimpan kedelai selama 6 bulan.Menurunnya daya berkecambah benih yang disimpan berhubungan dengan tingginya kadar air menyebabkan struktur membran mitokondria tidak teratur sehingga permeabilitas membran meningkat. Peningkatan permeabilitas menyebabkan banyak metabolit antara lain gula, asam amino dan lemak yang bocor keluar sel. Dengan demikian substrat untuk respirasi berkurang sehingga energi yang dihasilkan untuk berkecambah berkurang. b. Suhu SimpanSuhu penyimpanan sangat mempengaruhi umur simpan benih. Harrington (1983) menyatakan bahwa suhu dan kadar air tinggi merupakan faktor penyebab menurunnya daya berkecambah dan Vigor.Purwanti (2004), melakukan penelitian terhadap kedelai kuning dan kedelai hitam dengan kondisi awal masing-masing yaitu daya tumbuh dan vigor > 90%, kadar air 9%, kondisi lingkungan dengan suhu rendah 20,6oC kelembaban 86% di Ciwalen dan suhu tinggi 27oC kelembaban 67,5% di Yogyakarta. Berdasarkan hasil analisis varians daya tumbuh dan vigor menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara warna kulit dan suhu ruang simpan.Penyimpanan benih kedelai hitam dalam kantong plastik maupun kaleng pada suhu rendah dan tinggi sampai 6 bulan masih mempunyai daya tumbuh dan vigor yang tinggi (> 90%), hanya pada suhu tinggi sudah mulai menurun menjadi 80% dan berbeda nyata dengan kedelai kuning. Pada kedelai kuning dalam kantong plastik maupun kaleng setelah disimpan selama enam bulan, daya tumbuh dan vigor benihnya masih tinggi (>80%) pada suhu rendah. Pada suhu tinggi telah mulai menurun setelah disimpan 2 bulan dan pada akhir penyimpanan daya tumbuh turun sampai 41%. Hal ini disebabkan adanya perubahan kadar air benih telah naik sekitar 1 % dari kadar air awal mulai bulan keempat penyimpanan, perbedaan ini sangat berpengaruh terhadap kualitas benih. c. Kemasan PenyimpananKemasan simpan sangat penting untuk menjaga kelembaban benih kedelai selama penyimpanan. Kemasan berperan untuk mempertahankan kadar air benih agar tidak meningkat selama penyimpanan. Di tingkat petani, terkadang sangat sulit untuk mempertahankan suhu simpan yang rendah. Salah satu untuk mengatasi hal tersebut dengan penggunaan kemasan yang tepat.Terdapat beberapa kemasan yang bisa digunakan untuk menyimpan benih kedelai pada suhu gudang. Kemasan tersebut adalah kemasan jerigen, kemasan kantong aluminium foil dan kemasan plastik polietinen. Ketiga kemasan tersebut mampu memperlambat proses penurunan benih sampai bulan keenam. Sumber : 1. Purwanti, S. 2004. Kajian Suhu Ruang Simpan Terhadap Kualitas Benih Kedelai Hitam dan Kedelai Kuning. Ilmu Pertanian vol. 11 no.1, 2004 : 22-312. Adri, Yardha, dan Adhi Nugroho, 2012. Penyimpanan Benih Spesifik Lokasi Untuk Menjamin Ketersediaan Benih Dalam Mendukung Swasembada Kedelai 2014. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jambi 3. www.teknopreneur.com/tags/kedelai. Penulis : Iman Priyadi, (Penyuluh Pertanian Balai Besar pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian) email : imanpriyadi@yahoo.co.id