Menanam anggrek merupakan proses memindahkan bibit atau anakan anggrek yang akan dibesarkan ke dalam pot atau bisa juga pada papan pakis. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan seseorang ketika akan menanam anggrek, yaitu pemilihan bibit, pemilihan pot, media tanam, dan cara penanaman. 1. Pemilihan bibit Bibit merupakan faktor utama yang menentukan baik atau tidaknya kualitas anggrek yang ditanam. Kesalahan dalam memilih bibit anggrek akan berakibat pada tidak maksimalnya pertumbuhan. Ada beberapa jenis bibit anggrek yang tersedia di pasaran, yaitu bibit tanaman dewasa, bibit tanaman muda, bibit pot, dan bibit dalam botol. Tanaman dewasa yang bisa dijadikan bibit adalah tanamn yang telah mengeluarkan bunga. Bibit ini lebih cepat berbunga dan kualitas pertumbuhannya sudah diketahui secara pasti. Bibit jenis tanaman muda adalah tanaman yang belum mengeluarkan bunga. Biasanya bibit jenis ini di jual dalam pot-pot kecil. 2. Pemlihan pot Pot merupakan salah satu wadah yang bias digunakan unutk menanam anggrek selain papan pakis dan batang pohon. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan ketika memilih pot anggrek, yaitu bahan pembuat pot, drainase, dan kelancaran aerasi udara. Pot anggrek yang baik memiliki sistem aerasi udara karena akar anggrek secara alamiah menempel pada pohon sehingga dapat berfungsi untuk menyerap makanan dan sebagai akar napas. Pilih jenis pot yang berlubang untuk memperlancar perputaran udara dan sistem pembuangan air. Penggunaan pot tanah liat sangat baik sebagai tempat menanam anggrek karena akar anggrek bisa melekat pada permukaannya. Pot tanah liat dapat meredam cahay matahari dan menyerap air sehingga kelembaban selalu terjaga dan anggrekpun lebih cepat berkem ang. Kelebihanlainnya, pot tanah liat bisa membuang kelebihan air secara lebih cepat karena ada lubang pot. Penggunaan pot plastik harganya lebih murah dan ri gan dibanding pot tanah liat. Namun, kelemahan pot plastik tidak bisa menjaga kelembapan. Bila suhu dimluar panas, potmplastik akan menjadi panas. Apabila menggunakan pot plastik, harus dibuat lubang tambahan untuk menjaga kelembapan dan sirkulasi udara. 3. Media tanam Ada beberapa syarat untuk menggunakan media tanam anggrek, yaitu tidak lapuk, tidak menjadi sumber penyakit, mempunyai aerasi udara yang bai, mampu mengikat air dan zat-zat hara secara baik. Untuk pertumbuhantanaman anggrek, keasaman media(pH) yang baik berkisar 5 – 6. Media tumbuh sangat penting agar pertumbuhan dan produksi bunga optimal, sehingga perlu adanya suatu usaha mencari media tumbuh yang serasi. Pecahan batu bata banyak dipakai sebagai media dasar pot anggrek, karena selain dapatmenyerap air lebih banyak juga mempunyai kemampuan drainase dan aerasi yang baik bila dibandingkan dengan pecahan genting. Media tumbuh, seperti moss ( lumut daun ) mengandung 2 – 3 % unsur N. Media moss mempunyai daya mengikat air yang baik, serta mempunyai aerasi dan drainase yang baik pula. Media ini cocok digunakan untuk menanam anggrek Phalaenopsis. Pakis dapat digunakan untuk media anggrek karena memiliki daya mengikat air, serta aerasi dan drainase yang baik. Media pakis mengandung unsur-unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan anggrek. Media pakis cocok digunakan untuk menanam anggrek Phalaenopsis. Arang merupakan media yang cukup baik untuk digunakan karena tidaak cepat lapuk dan tidak mudah ditumbubi cendawan dan bakteri. Namun, arang sukar mengikat air dan minim zat hara. Media ini cocok digunakn untuk menanam anggrek Dendrobium dan cattleya. 4. Cara menanam Langkah-langkah menanam anggrek dalam pot, sebagai berikut :a. Sediakan pot ( sebaiknyapot baru ), tetapi untuk efisien pot lama dapat pula dipakai setelah dicuci bersih dengan sikat kawat kemudian dijemur.b. Isi pot dengan pecahan batu bata atau genting atau arang kayu sepertiga bagian dan isi juga dengan pakis halus sepertiga bagian.c. Letakkan anakn di tengah media tanam dengan akar yang diatur sehigga tersebar merata. Kemudian tambahkan media pakis halus diatasnya sampai kira-kirra 1 cm di bawah tepi pot.d. Beri tiang atau kawat penyangga pot sebagai penahan bagi anakan anggrek agar tidak rubah Langkah-langkah menanam anggrek dengan papan pakis atau batang pohon, sebagai berikut :a. Tempelkan anakan anggrek pada papan pakis, sabut kelapa atau batang pohon dengan cara mengikatnya dengan tali plastik atau kawat.b. Lepas tali pengikat setelah akar anakan anggrek keluar dan telah erat melekat pada pakis atau batang pohon. Sumardi Sumber : Menanam Angrek. Agromedia