Bawang daun atau dikenal juga dengan nama Onclang atau loncang dalam bahasa jawa, adalah salah satu jenis sayuran yang seringkali digunakan di berbagai masakan untuk menambahkan cita rasa dari masakan tersebut. Walaupun harga nya tidak begitu mahal namun tetap saja akan ada kebanggan tersendiri ketika kita berhasil memanen dari apa yang sudah kita tanam, untuk cara menanam bawang daun ini tidak begitu sulit tidak memiliki kebun atau lahan yang luas bukanlah alasan untuk tidak memulai hobi berkebun karena sudah banyak tanaman sayuran atau bunga yang bisa di tanam di satu pot atau polybag. Nah dalam artikel ini Penyuluh akan membuat panduan cara menanam bawang daun di dalam polybag yang baik dan benar secara step by step sehingga Penyuluh yakin setelah kamu selesai membaca artikel ini kamu akan langsung bisa memulai budidaya Bawang daun sendiri di rumah. Panduan Menanam Bawang Daun di PolyBag 1. Pemilihan Benih dan Bibit Saat ini terdapat 2jenis bawang daun yang biasa beredaran di pasar indonesia, yaitu bawang daun prei dan bawang daun bakung, yang biasa di budidaya kan di indonesia adalah jenis bakung, selain itu terdapat 2 cara untuk membudidayakan bawnag daun yaitu dengan cara Generatif (penanaman dari benih) dan juga Vegetatif (Penanaman dengan cara memecah anakan dari tanaman indukan) Pemilihan bibit merupakan faktor yang penting yang menjadi penentu bagaimana hasil dari yang kamu dapat nanti, oleh karena itu dalam point ini Penyuluh akan menuliskan ciri ciri bibit atau benih bawang daun yang berkualitas Ciri Ciri benih Bawang Daun yang baik Benih tidak terserang hama atau penyakit Bagian akar tidak banyak yang rusak bagian dalam daging tidak lecet atau rusak bila direndam dengan air akan tenggelam Ciri Ciri Bibit Bawang daun yang baik Biji benih memiliki Tekstur yang kuat Sudah memiliki sertifikasi dari instansi pertanian. Buat kamu yang kesulitan mencari benih atau bibit yang memiliki kualitas yang bagus, sekarang ini kamu bisa membeli di Penyuluh ilmuberkebun seharga Rp 15.000 kamu sudah bisa mendapatkan 50butir benih berkualitas. Persiapan media tanam Untuk wadah menanam bawang daun sendiri kamu bisa menggunakan, Polybag, Pot, karung atau wadah lainnya yang bisa di manfaatkan dengan syarat wadah tidak terlalu kecil dan juga beri lubang kecil di bagian bawah wadah, untuk tanah nya sendiri gunakan tanah subur dan juga campuran pupuk organik atau pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Penyemaian jika kamu memulai menanam dengan proses generatif maka kamu perlu membaca poin ke 3 ini yaitu proses penyemaian, jika media tanam kamu sudah siap kamu bisa mulai memasukan benih ke dalam tanah, perlu di ingat karena ini merupakan proses penyemaian kamu bisa memasukan beberapa butir benih dalam 1 polybag asalkan jangan terlalu berdempetan. Jika sudahsilahkan tutup benih menggunakan kardus kertas atau apapun yang dapat menjaga dari pancaran sinar matahari langsung, selagi di tutup pastikan kelembaban tanah selalu terjaga sampai akhir nya muncul tunas lepaskan penutup agar bawang daun terkena sinar matahari. Jia sudah berusia beberapa minggu pindahkan tunas tunas yang sudah mulai tumbuh agar tidak berdempetan, karena jika jarak antara tunas berdempetan akan menghambat proses pertumbuhan. Proses Penanaman Bawang daun Buat kamu yang menanam bawang daun menggunakan metode vegetatif bisa melewat tahap penyemaiann dan langsung ke tahap 4 ini. dalam tahap ini kamu tinggal menanam bawang daun pada wadah yang sudah kamu persiapkan di poin ke 2. Ideal nya untuk Polybag ukuran kecil sampai dengan sedang 1 wadah berisikan 1 tanaman agar proses pertumbuhan nya bisa lebih maksimal. Pastikan polybag di tempat kan di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung dan lakukan penyiraman 2 atau 1kali sehari untuk menjaga kelembaban dari tanaman. Pemeliharaan Bawang Daun Ketika bibit sudah mulai tumbuh bukan berarti tugas kita hanya tinggal menunggu proses panen. Dalam step ke 6 ini akan menjelaskan bagaimana pemeliharaan bawang daun agar bisa tumbuh dengan baik. - Lakukan penyiraman secukup nya (Jangan terlalu basah sampai becek atau malah terlalu kering) - Berikan pupuk kandang yang sudah di Fermentasi di minggu ke 3 dan ulangi setiap 3 minggu sekali untuk mendapatkan hasil yang maksimal - Lakukan penyianagan cabut rumput yang ikut tumbuh pada media tanam agar bawang daun dapat menyerap nutrisi lebih maksimal. - Jika terjadi penyerangan hama sebaik nya kamu tangani secara manual dengan memusnahkan hama nya langsung bukan menggunakan cairan kimia seperti pestisida. Proses Panen Bawang Daun Setelah melewati step by step tiba saat nya pada proses panen, bawang daun bisa di panen setelah berusia sekitar 75 hari sejak masa panen, pada umum nya bawang daun yang siap panen memiliki ciri ciri sebagai berikut ini. - Sudah memiliki banyak daun - daun bawang berwarna hijau tua - terdapat banyak bagian daun yang sudah berwarna kuning Namun karena kita menanam nya di polybag kita bisa memanen nya kapan saja dengan cara memotong bagian daun yang sudah tua dan membiarkan tunas yang masih muda terus tumbuh agar bisa di panen di masa mendatang. 7. Kesimpulan Bawang daun adalah salah satu sayuran yang sering kali dibutuhkan untuk bumbu di berbagai masakan, cara menanam dan pemeliharaan nya yang mudah tidak jauh berbeda seperti cara menanam bawang merah dan cara menanam bawang putih, terlebih lagi bawang daun bisa di panen beberapa kali dalam 1 hari.