Loading...

Menanam Jagung Dengan Sistem Tanpa Olah Tanah (tot)

Menanam Jagung Dengan Sistem Tanpa Olah Tanah (tot)
Petani, Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala BPP Wara selatan beserta penyuluh pertanian se-Kecamatan Wara Selatan melakukan kegiatan Tanam jagung pakan varietas bisi-18 dengan sistem Tanpa Olah Tanah (TOT) di Lokasi SL Kelompok Tani Citra tani di Kelurahan Takalala Kecamatan Wara selatan Kota Palopo. Kegiatan tanam jagung tersebut dilaksanakan pada senin, 19 Desember 2019 lalu. Tanam jagung TOT adalah cara menanam tanpa perlakuan persiapan lahan seperti halnya pembalikkan tanah dan penggemburan tanah terlebih dahulu, melainkan hanya diperlukan lubang untuk membenamkan benih ke dalam tanah. Budidaya pertanian tanpa olah tanah (TOT) adalah corak budidaya pertanian tradisional yang sudah dimodifikasi dengan memasukkan unsur kimiawi untuk mengendalikan gulma, yaitu herbisida. Apabila gulmanya cukup banyak gunakan herbisida sistemik yang bisa membasmi gulma hingga ke akarnya. Adapun kelebihan sistem TOT adalah : Menghemat ongkos tenaga kerja Menghindari kerusakan tanah, karena tanah yang sering dibalik dan digemburkan akan mengalami pengerasan dalam jangka panjang. Mengurangi erosi lapisan hara tanah bagian atas karena proses pengolahan. Menyingkap waktu budidaya karena petani tidak perlu melakukan pengolahan tanah . Kekurangan Sistem TOT adalah : Kemungkinan tanah telah ditumbuhi gulma yang bisa mengganggu pertumbuhan tanaman . Karena tanah tidak di buka ada kemungkinan sisa-sisa hama yang masih berkembang biak di atas lahan dan bisa mengganggu pertumbuhan tanaman selanjutnya. Tahapan penanaman Sebelum menanam jagung dengan system TOT terlebih dahulu menyiapkan drainase. Drainase dibuat berbentuk garis lurus dengan jarak antar ruas sekitar 2 meter. Tujuan pembuatan drainase ini untuk membuang kelebihan air pada waktu musim hujang karena tidak ada pengolahan tanah, jangan sampai lahan terendam air. Penyiapan benih Gunakan benih unggul yang memiliki daya tumbuh 95 % .Penyiapan benih sebaiknya mengikuti anjuran produsen benih tersebut. Bagi benih jagung yang bukan dari pabrikan,sebaiknya direndam dengan insektisida. Tujuannya agar benih terlindung dari serangan penyakit saat. Tapi benih yang diproduksi pabrik biasanya sudah dicampur dengan insektisida, Penampakan benih biasanya berwarna merah, sehingga tidak perlu lagi dicampur dengan insektisida. Pengaturan jarak tanam Jarak tanam untuk tanaman jagung dalam satu baris sekitar 20 cm, sedangkan jarak baris 70 75 cm. Bila bedengan yang dibuat selebar 2 meter, akan terdapat setidaknya 3 baris tanaman jagung dalam satu bedeng. Penanaman Satu minggu setelah lahan disemprot dengan herbisida, benih jagung dapat langsung di tanam. Sistem tanam jagung TOT dapat dilakukan dengan dua cara yaitu : system Tugal dan system Coklak yakni mencangkul hanya pada lubang tanam sebagai tempat meletakkan benih jagung, Benih jagung ditanam 2 benih perlubang kemudian ditutup dengan tanah dan jangan dipadatkan. Setelah 7 – 10 hari setelah tanam di lakukan penyulaman dengan tujuan untuk menggantikan benih yang tidak tumbuh atau mati. Benih yang di gunakan sebaiknya benih yang sama pada saat penanaman yang pertama dan perlakuan penyulaman sama dengan waktu menanam pertama. Sarnawiyah, S.P_penyuluh pertanian madya