Loading...

MENANAM JAGUNG DILAHAN GAMBUT DENGAN METODE TANPA OLAH TANAH (TOT)

MENANAM JAGUNG DILAHAN GAMBUT DENGAN METODE TANPA OLAH TANAH (TOT)
MENANAM JAGUNG DILAHAN GAMBUT DENGAN METODE TANPA OLAH TANAH (TOT) Ada berbagai macam cara menanam jagung ditanah gambut,salah satunya dengan menerapkan metode Tanpa Olah Tanah(TOT). Pengertian tanpa olah tanah disini adalah, cara penanaman tanpa perlakuan persiapan lahan seperti pembalikan dan pengemburan tanah terlebih dahulu hanya diperlakukan lubang untuk membenamkan benih kedalam tanah. Ada beberapa hal yg perlu diperhatikan untuk menanam jagung dilahan gambut antara lain ialah BENIH *Bagi benih jagung yg bukan dari pabrik ,benih bisa disisipkan terlebih dahulu dengan cara merendam dengan intektisida. Gunanya agar benih terlindunggi dari serangan penyakit. *Bagi benih yang diproduksi pabrik biasanya sudah dicampur dengan intektisida,penampakan benih biasanya berwarna merah sehinga tidak perlu perendaman dengan intektisida. PEMUPUKAN DAN PENGAPURAN Bila bekas lahan yang digunakan kurang subur bisa ditambahkan pupuk organic,dan boleh pupuk kompos atau pupuk kandang dengan cara ditaburkan dalam bentuk insektisida. PENANAMAN Penanaman benih bisa dilakukan maksimal seminggu setalah pemberian pupuk organik dan pengapuran. Lubang tanam dibuat dengan tugal kedalman lubang tanam sekitar 3-5cm jarak tanam 70cm antara barisan dan 40cm dalam barisan dan dimasukkan 2(dua) benih jagung dalam satu lubang tanam jangan dipadatkan. Kemudian disisipkan juga tempat penyemaian benih secara terpisah gunanya untuk menyulam tanaman jagung yang gagal tumbuh,supaya tanaman hasil sulaman memiliki umur yang sama dengan tanaman yang telah ditanam dilahan. PEMBERSIHAN GULMA Bila lahan yang kita gunakan ditumbuhi gulma sebaiknya terapkan pembersihan gulma dengan herbisida. Kelebihan dan kekurangan metode tanpa olah tanah *menyingkat waktu budidaya karena karena petani tidak perlu melakukan pengolahan lahan terlebih dahulu. *menghemat ongkos tenaga kerja. *menghindari kerusakan pada tanah *mengurangi erosi lapisanhara pada tanah, Penulis : Sulaiman, SP UPTD BPP : Singkil