Loading...

MENANAM PADI SISTIM JAJAR LEGOWO ADOPSI POLA HASTON SEKOLAH LAPANG UPSUS DESA NOELBAKI KECAMATAN KUPANG TENGAH

MENANAM PADI SISTIM JAJAR LEGOWO ADOPSI POLA  HASTON SEKOLAH LAPANG  UPSUS DESA NOELBAKI KECAMATAN KUPANG TENGAH
Metode Hazton, mungkin tidak setenar Metode Jajar Legowo atau SRI dalam hal penanaman padi. Namun, metode ciptaan dua putra Kalimantan Barat ini merupakan harapan nyata untuk meningkatkan produktivitas pertanian, menuju swasembada pangan di Indonesia. Adalah Hazairin dan Anton Kamarudin, yang melakukan riset/percobaan hebat hingga menemukan teknik tersebut. Hazairin adalah mantan kepala Dinas Pertanian dan hortikultura di Kalimantan Barat. Munculnya teknologi Haston berawal dari pengamatan dilapangan, baik hazairin maupun Anton mengamati petani di lapangan kerap menanam padi dengan satu hingga 3 bibit perlubang tanam. Dari bibit tersebut dihasilkan satu rumpun padi dengan jumlah anakan 10 -20 anakan saat pertumbuhan vegetatip, selanjutnya pada masa pertumbuhan Generatipnya anakan produktif hanya mencapai 10- 15 anakan itu kalau pupuknya tepat waktu, tepat dosis dan tepat caranya. Dengan produksi yang dicapai empat sampai 5 ton/ha.hingga akirnya Hazairin dan Anton memiliki ide pemikiran yang kontroversi, menggunakan bibit tua, cara yang berbeda dari biasa digunakan petani. Dahulu orang melarang menanam bibit tua tetapi dengan metode Haston bibit tua di anjurkan bahkan mencapai satu bulan lebih karna bibit tua semakin tahan terhadap serangan hama dan penyakit lebih tahan terhadap serangan hama keong yang suka bibit yang masih muda. Kebanayakan orang berpendapat bahwa menanam bibit tua tidak menghasilkan bulir padi yang banyak namun semakin tua bibit padi justru akan akan semakin tahan terhadap serangan hama keong, dari hasil peneliatian didapati juga bahwa semakin banyak bibit tua yang dimasukan dalam satu lubang akan menghasilkan malai padi yang berkwalitas dan kuat berkompetisi. Sebelum menggunakan Hazton, hasil panen per hektar berkisar tiga hingga empat ton. Kini bisa mencapai sembilan hingga sepuluh ton," kata Bukhari (60), anggota Gapoktan Nekad Maju. Melihat kesuksesan tersebut, kata Bukhari, banyak petani yang tertarik bergabung. Jumlah anggota bertambah, dari tujuh menjadi 11 kelompok tani, metode atau teknik bertanam Hazton terus bertambah jumlahnya disetiap daerah dari waktu ke waktu, karna bukti peningkatan produksi dari cara ini terus meningkat. 1. Teknologi HAZTON adalah ? Metode tanam padi dengan bibit padat yaitu 20 – 30 bibit per lubang tanam. l.? Metode Hazton menggunakan bibit tua yang berumur 25-35 hari, dengan penanaman sebanyak 20-30 rumpun perlubang tanam,? Bibit berada di posisi tengah dan terjepit sehingga bibit akan cenderung tidak menghasilkan anakan, sehingga lebih produktif.2. Cara mencabut bibit teknik bertanam Hazton,? Bibit yang ingin ditanam tidak dibagi-bagi dan langsung ditanam hingga mencapai 20-25 tanaman.? Cara pencabutan untuk metode Hazton dari tempat pembibitan harus hati-hati usahakan akarnya tidak banyak putus.? Teknik ini bisa dipakai untuk semua varietas dan bisa tumbuh baik di lahan basah maupun lahan kering.3. Keunggulan dari metode ini Hasil produksinya meningkat Menanam satu rumpun dengan induknya dan tidak beranak tangkai lagi, sehingga buah biji padi cukup banyak Karena bibit yang digunakan bibit tua (1 bulan) Karenanya penyulaman dan penyiangan dapat diminimalisir.Otomatis metode ini juga menghemat biaya tenaga kerja Teknologi ini dapat mempercepat masa panen (-/+ 15 hari lebih cepat dibanding usia normal),By : Maria Owa, SSTPPL Desa Noelbaki Kec. Kupang Tengah