Loading...

MENANAM VARIETAS “SIDENOK”, PETANI DI DESA MUDAL HASIL PANENNYA MENINGKAT

MENANAM VARIETAS “SIDENOK”, PETANI DI DESA MUDAL HASIL PANENNYA MENINGKAT
MENANAM VARIETAS "SIDENOK", PETANI DI DESA MUDAL HASIL PANENNYA MENINGKAT Salah satu masalah pertanian di Kecamatan Boyolali adalah penggunaan benih padi yang sudah tidak unggul. Hal ini tercatat juga dalam program penyuluhan Kecamatan Boyolali Tahun 2015 dimana petani masih minded menggunakan varietas tertentu seperti IR 64. Padahal varietas IR 64 bukanlah varietas unggulan yang dianjurkan. Asis Susilawati selaku penyuluh pendamping menyampaikan bahwa penggunaan varietas IR 64 secara terus menerus akan membuat tanah tidak produktif dan terjadi penurunan hasil panen petani. Untuk itulah dia mengarahkan petani untuk menanam varietas lain. Desa Mudal merupakan lumbung padi dengan luasan lahan mencapai 200 Ha lebih. Varietas padi pada musim tanam ini adalah Sidenok. Ubinan dilaksankan di kelompok tani sumber makmur Desa mudal Kabupaten Boyolali pada hari jum'at tanggal 8 Januari 2016. Varietas yang ditanam petani adalah Sidenok. Ubinan ini untuk menghitunng hasil panen petani. Ubinan dilaksanakan dilahan bapak Naryo. Ubinan dilaksanakan dengan menntukan luasan ubinan mencapai 2,5x2,5 dengan metode acak. Hasil ubinan menunjukkan hasil panen mencapai 9,4 Ton/Ha. Hal ini meningkat cukup tinggi dibandingkan rata-rata hasil panen di Kabupaten Boyolali yang hanya mencapai 6,8 Ton/ha. Petani di Desa mudal ini sangat bersyukur hasil panen kali ini sangat bagus. Penggunaan varietas sidenok ternyata mampu meningkatkan hasil panen hingga mencapai peningkatan 25%. Selain penggunaan varietas sidenok peningkatan hasil panen ini juga dikarenakan pelaksanaan program SRI. Program SRI di Desa Mudal mencapai 80 hektar. Prinsip SRI dengan tanam bibit muda, jarak tanam yang longgar dan pengendalian hama tanaman dilaksanakan dengan baik. Petani meras dengan menerapkan system tanam SRI mampu meningkatkan hasil panen demikian disampiakan bapak Karman selaku ketua kelompok. Uninan kali ini juga dihadiri dari Dinas pertanian Kabupaten Boyolali yaitu Bapak Ibnu sutopo selaku Kabid Sarana dan Prasarana. Dinas pertanian kabupaten Boyolali Tahun 2015 ini dibantu banyak sarana prasarana diantaranya mesin panen, mesin tanam dan traktor. Diharapkan dengan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh petani sehingga mampu meningkatkan usaha budidaya tanaman padi demikian disampiakan Bapak Ibnu. Diakhir pertemuan ubinan ini disepakati bahwa petani akan melanjutkan menerapkan system tanam SRI di Desa Mudal dengan varietas SIDENOK. (Asis Susilawati STP)