Periode berbunga dan berbuah suatu tanaman adalah saat yang paling dinantikan oleh petani karena harapan terbesar petani dalam menanam tanaman adalah memanen buah dari tanaman yang sudah ditanam, dirawat dalam kurun waktu yang cukup lama. Tapi kadang kenyataan tidak seindah yang diharapkan oleh petani. Seperti halnya yang dialami oleh petani durian di Kecamatan Kaligesing. Bunga durian rontok sebelum menjadi bakal buah durian.Banyak faktor yang menyebabkan bunga durian mengalami kerontokan. Sudah menjadi hukum alam bahwa bunga durian akan rontok dan tidak mungkin untuk menjadi buah durian semua. Yang perlu kita lakukan meminimalisir kerontokan sehingga kita dapat menikmati hasil dari usaha budidaya tanaman durian tersebut.Faktor yang menjadi penyebab utama dari kerontokan bunga adalah kesehatan dari pohon durian itu sendiri. Pohon durian dapat berbunga dengan baik jika kondisinya sehat. Umumnya bunga durian rontok karena pohon durian kekurangan nutrisi. Jika kandungan unsur hara khususnya nitrogen (N), fosfat (P) dan kalium (Potasium = K) terbatas dalam tanah atau media tanam maka ini akan menjadi penyebab rontoknya bunga atau bakal buah dan buah yang sedang mengalami proses pembesaran. Untuk menjaga agar pohon durian tetap sehat dan berbunga serta berbuah maka kita perlu melakukan pemupukan paling tidak 3 bulan sebelum pohon durian berbunga. Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk tunggal maupun pupuk majemuk. Selain itu juga perlu dilakukan pengendalian hama dan penyakit tanaman durian secara intensif. Karena hama penyakit juga dapat memicu terjadinya kerontokan pada bunga durian. Pada umumnya petani durian di Kecamatan Kaligesing juga memberikan pupuk kandang untuk menambah unsur hara, selain itu dapat ditambahkan pupuk cair organik. Baik pemberian pupuk maupun pengendalian hama penyakit ini hendaknya diberikan secara tepat ( tepat waktu, tepat dosis dan tepat sasaran ) untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dosis pemberian pupuk NPK 500 gram/ pohon pertahun untuk pohon durian yang berumur kurang dari 3 tahun setiap penambahan diameter pohon durian maka perlu ditambahkan NPK sebanyak 150-250 gram/pohon/tahun. Sedangkan pupuk organic dapat diberikan sebanyak 30 kg/ pohon untuk pohon durian yang berumur dibawah 10 tahun.Hal lain yang dapat menyebabkan kerontokan pada bunga durian adalah cuaca. karena cuaca sangat sulit untuk diprediksi.Curah hujan yang tinggi sangat berpotensi menjadi penyebab kerontokan bunga pada tanaman durian. Untuk itu curah hujan yang tinggi perlu diimbangi dengan sanitasi dan pengaturan draenase yang baik agar air hujan tidak menggenangi tanaman. Sebaliknya kekurangan air pada saat pohon durian sedang berbunga juga menjadikan bunga durian rontok. Untuk itu saat musim kemarau tiba perlu dilakukan penyiraman secara berimbang, agar kondisi kesehatan dan kesuburan tanaman bisa stabil. Bunga durian pun akan dapat melakukan penyerbukan yang sempurna sesuai dengan harapan kita.Selain faktor-faktor diatas ada factor lain yang dapat menyebabkan kerontokan bunga yaitu adanya selisih waktu pemasakan benang sari (alat kelamin jantan) dan kepala putik (alat kelamin betina), jika benang sari masak lebih awal atau masak lebih lambat dari kepala putik maka persarian atau penyerbukan akan gagal. Akibatnya bunga akan layu dan rontok. Hal ini dapat diminimalisir dengan menggunakan ZPT yang dapat merangsang pemasakan benang sari yang serempak dengan kepala putik, sehingga dapat mengurangi kegagalan proses persarian. Pada beberapa bunga serangga dan angin juga ikut berperan dalam keberhasilan persarian, jika kedua tidak ada dan jika memungkinkan maka persarian dapat dibantu dengan tenaga manusia.Oleh: Agus Riyadi. S.Pt. Penyuluh Pertanian PertamaBPP Kaligesing DINPPKP Kab.Purworejo