Loading...

Mengaktipkan Kembali Kelompok Tani yang Mati Suri

Mengaktipkan Kembali Kelompok Tani yang Mati Suri
Sejak dicanangkan revitalisasi Kelompok Tani tahun 2006 oleh Pemerintah Pusat sampai saat ini perkembangan Kelompok Tani masih berjalan secara variatif, ada maju pesat, biasa-biasa, lambat bahkan jalan ditempat atau mati suri.Faktor penyebab tidak berkembangnya Kelompok tani disebabkan:1.Pengurus Kelompok Tani bukan hasil pemilihan anggota/petani, ini biasanya tunjukan2.Tidak memiliki permodalan.3.Tidak memiliki kemampuan mengelola permodalan dari anggota .4.Hilangnya permodalan kelompok yang dapat menyebabkan kurang minatnya para petani untuk mengikuti pertemuan rutin atau menjadi anggota kelompok tani5.Kurang aktifnya Pengurus dalam mengelola potensi diwilayahnya dalam mengembangkan kelompok tani,dll. Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pengembangan kelompok tani terutama kelompok yang statusnya mati suri , yaitu:1.Reorganisasi pengurus yang betul-betul tidak sanggup menjadi pengurus Kelompok Tani2.Mencari beberapa tokoh atau pelopor petani yang mau untuk berjuang bersama-sama memajukan kelompok tani.3.Penumbuhan kelompok baru yang bisa diharapkan bisa menjadi percontohan yang dapat memicu kelompok-kelompok disebelahnya yang kurang aktif atau mati suri4.Pengembangan modal secara mandiri,sehingga ketergantungan dengan pihak lain bisa dikurangi5.Pertemuan rutin perlu dilaksanakan sebagai sarana belajar bersama, perencanaan,pemecahan masalah dan evaluasi serta kontrol organisasi Pengembangan kelompok Tani menjadi sangat penting dan strategis dalam rangka mendorong dan menyukseskan pembangunan pertanian di pedesaan, oleh karena perlu dukungan yang sungguh-sunguh dari pemerintah desa sampai dengan Pemerintah Pusat guna peningkatan kesejahteraan petani pada umumnya. Oleh Kariyono, SP-Penyuluh Pertanian Kecamatan Tambakrejo