Loading...

Mengamati Tingkah Laku makan Itik

Mengamati Tingkah Laku makan Itik
Tingkah laku makan itik penting untuk diketahui oleh peternak, khususnya terkait dengan jumlah pakan yang tersisa . Ada 2 hal penting yang terkait dengan tingkah laku makan itik, yaitu waktu yang diperlukan itik untuk makan serta letak tempat pakan dan tempat minum. Waktu makan Itik. Biaya pakan itik dalam usaha peternakan itik sangat besar, yaitu antara 70- 80 persen dari biaya operasional. Oleh karena itu penggunaan pakan diupayakan dapat dilakukan seefisien mungkin. Mengetahui tingkah laku makan itik dengan demikian menjadi sangat penting. Berdasarkan hasil pengamatan, pada satu kali periode makan itik makan dalam waktu tertentu. Waktu makan itik hanya berlangsung sekitar 15 menit. Setelah itu, itik akan berhenti untuk makan. Itik tidak mau makan sisa pakan yang diberikan, karena sisa pakan menjadi asam. Sisa pakan juga sangat rentan terhadap pertumbuhan jamur Aspergillus flavus yang menyebabkan tumbuhnya racun aflatoksin . Itik sangat peka terhadap jenis racun tersebut. Disamping itu pakan yang tidak habis akan mengundang lalat yang dapat mendatangkan penyakit. Untuk menghindari banyaknya jumlah pakan yang tersisa, perlu diperhatikan jumlah pakan yang diberikan . Jumlah pakan yang diberikan disesuaikan dengan jumlah itik yang diusahakan diperkirakan akan habis dimakan dalam waktu 15 menit. Untuk itu disarankan pemberian pakan dilakukan sedikit-sedikit dan dalam sehari pakan diberikan sebanyak 2 – 3 kali atau lebih. Tempat pakan juga perlu disediakan dalam jumlah yang cukup agar itik dapat makan dengan leluasa tanpa harus berebut.Letak tempat pakan dan minum. Mengingat karakteristik itik dan tingkah laku makannya, letak tempat makan dan minum itik perlu diperhatikan. Letak tempat makan dan minum itik perlu disesuaikan dengan sifat makan itik. Setelah makan itik akan segera minum untuk mendorong makanan masuk kedalam perut. Untuk itu letak tempat pakan dan letak minum harus berdekatan sehinggga jumlah pakan yang tercecer dapat dikurangi. Kehilangan pakan akibat tempat pakan letaknya jauh dari tempat minum mencapai 14 persen. Letak tempat minum tidak boleh kena sinar matahari langsung, mengingat sifat itik yang berdarah panas. Tempat minum selain berfungsi sebagai penyedia air minum, juga berfungsi sebagai tempat air untuk membasahi bagian atas kepala itik yang diperlukan untuk menjaga suhu tubuh. Mengingat dua kegunaan air tersebut bagi itik, maka tempat air harus selalu dalam keadaan dingin. Idealnya air untuk minum dan mandi dapat terus mengalir sepanjang hari.Jadi pakan dan minum yang kita berikan pada itik disesuai dengan sifat atau tingkah laku itik tersebut. Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber : BalitbangtanSumber Gambar : cdn.isciencetimes.com