Sawit adalah salah komoditi unggulan tanaman perkebunan. Namun dengan perkebangan Zaman dan dampak melemahnya harga komoditi tersebut membuat petani mencari arah lain untuk budidaya lahan yang di milikinya.itu dapat kita lihat di Poktan Tunas Mahau Desa Sungai Panoban Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat Propinsi Jambi. Salah satu anggota kelompok tani ini berani mengganti tanaman sawit nya yang telah berumur 2 tahun dengan tanaman Jambu Madu. Dikarenakan melemahnya harga sawit, serta tebukanya peluang pasar jambu madu ini, bermodalkan lahan 2 ha anggota Kelompok Tani Tunas Mahao ini mengantitanaman sawitnya dengan tanaman jambu madu.walau lahan yang ia miliki dikelilingi oleh kebun sawit anggota lain tidak menyurutkan tekad nya untuk membudidaya kan jambu madu tersebut.dengan berkat kegigihan dan usaha keras serta pendampingan yang dilakukan Dinas Tanaman Pangan Dan Holtikultura Kabupaten Tanjung Jabung Barat,Balai Penyuluhan Kecamatan, Penyuluh Pertanian, Pengamat Hama, Camat Batang Asam, Banbinsa sehingga sekarang tanaman jambu tersebut sudah bisa menghasilkan satu pohon dapat menghasilkan 4-6 kilogram buah. Petani tersebut mengelompokkan buah jambunya sesuai ukuran, untuk grade A (Sortiran ukuran besar) Rp. 45.000 per kg dan Rp. 35.000 per kg untuk grade B. Adapun grade C seharga Rp. 25.000 per kg yang telah dapat dipasarkan keluar daerah Saat ini, di area seluas 2 hektare sudah tertanam 800 induk produktif. Dapat disimpul bahwa apa pun yang kita budidayakan dan selalu melihat aspek pasar maka akan meraih suatu keberhasilan