Tasikmalaya bagian selatan adalah salah satu wilayah di Jawa Barat yang berkontur perbukitan dengan ketinggian tertinggi mencapai 1000 mdpl dan kesuburan tanah yang relatif baik. Kondisi ini sangat mendukung sebagai sentra pengembangan tanaman yang dimanfaatkan pucuknya sebagai minuman, namanya Camellia sinensis atau yang lebih akrab disebut teh. Tanaman teh di Tasikmalaya Selatan merupakan salah satu produk unggulan dan sudah ada sejak zaman kolonial Belanda hingga sekarang terus dibudidayakan baik oleh perusahaan atau masyarakat yang mencapai ratusan hektar. Melihat potensi yang besar tersebut, pihak pemerintah berusaha meningkatkan produksi, luas perkebunan, kualitas kebun dan produknya melalui Kegiatan Intensifikasi Tanaman Teh Rakyat Yang diawali dengan Kegiatan Sosialisasi Intensifikasi Tanaman Teh Rakyat Tahun 2016 Di Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Bojonggambir, pada hari Kamis 18 Agustus 2016 .mencakup 4 kecamatan yaitu Kec. Bojongambir, Taraju, Sodonghilir dan Culamega. Acara sosialisasi intensifikasi tanaman teh rakyat Tahun 2016 diprakarsai oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tasikmalaya dan dihadiri oleh : · Ir. H. Dudy Sudrajat, MP., Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tasikmalaya · Drs. H. Kurman, MM., Kabid Perkebunan · Ir. Bubun Bunyamin, MP., Koordinator Penyuluh Bidang Perkebunan · Ir. H. Agus Suteja, MM., Kasi RLPS (Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial) · Sukenda, SP., Kasi RDTP (Rehabilitasi Difersifikasi Tanaman Perkebunan) · Munawar, SP., MP. UPTD Hutbun Wilayah Taraju · Rukmana , S.IP., Kasubag UPTD Hutbun Wilayah Taraju · Nokyani, SP., MP. Staf RDTP · Solihin Staf · Aat Hadiat, SP. Koordinator Penyuluh BP3K Bojonggambir · Didit Wandito, Koordinator Penyuluh BP3K Culamega · Yayat Hadiatuloh, SP. Koordinator Penyuluh BP3K Sodonghilir · Use Tarsana, SP., MP. Koordinator Penyuluh BP3K Taraju · 19 orang Ketua dan pengurus kelompoktani dari 4 Kecamatan · 4 orang Pendamping dari 4 Kecamatan Dalam acara tersebut dipaparkan tujuan, jenis kegiatan, teknis kegiatan, aspek sosial ekonomi dan hak kelompok pelaksana kegiatan berupa powersprayer, pupuk npk dan herbisida. Pada sambutannya Drs. H. Kurman, MM., menyampaikan " mari kita laksanakan kegiatan ini secara bersama-sama sehingga kegiatan ini berhasil ", "jika terjadi masalah, salurkan pada bagiannya agar klop. Jika bisa diselesaikan di tingkat bawah silahkan selesaikan, jika tidak bisa baru naik ke tingkat yang lebih atas" pernyataan tersebut selanjutnya dijelaskan oleh beliau " kalau ada masalah di bagian teknis silahkan menghubungi penyuluh, dan ketika ada masalah di barang silahkan hubungi pihak ke tiga bagian pengadaan barang" Senada dengan pernyataan Kabid perkebunan, Ir. H. Agus Suteja, MM., menambahkan "kegiatan ini dalam operasionalnya harus tertib (disiplin), tertib administrasi dan tertib di lapangan" Selanjutnya Ir. Bubun Bunyamin, MP., berpesan kepada seluruh kelompoktani pelaksana kegiatan intensifikasi tanaman teh rakyat tahun 2016 "jangan hanya mengandalkan stimulan, tetapi harus diimbangi dengan swadaya petani untuk meningkatkan produksi, karena skala nasional luas perkebunan teh terluas ada di jawa barat, termasuk didalamnya kabupaten tasikmalaya, jangan sampai produksi turun" Semoga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik, sehingga tujuan yang diharapkan dapat dicapai secara maksimal.ami…n Oleh Tatan Sukmayandi