Loading...

Mengenal Ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan)

Mengenal Ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan)
Ayam KUB adalah ayam kampung murni hasil seleksi galur betina selama 6 generasi. Satu generasi memerlukan waktu penelitian selama 12-18 bulan. Sumber bibit ayam KUB berasal dari ayam kampung unggul dari berbagai daerah di Jawa Barat (Jatiwangi, Depok, Karakal Ciawi, Cianjur) dan DKI Jakarta. Karakteristik Ayam KUB, warna bulu beragam seperti ayam kampung pada umumnya. Seleksi terhadap induk ayam kampung meliputi pertumbuhan, efisiensi pakan, daya tahan penyakit, produksi telur, sifat mengeram, warna kerabang telur (cangkang), dan cita rasa, sedangkan seleksi terhadap ayam pejantan pada kualitas spermanya. Hasil ayam terseleksi selanjutnya disebut dengan bibit induk (parent stock). Keunggulan Bibit induk (Parent Stock) Ayam KUB anatara lain : sifat mengeram lebih pendek, produksi telur lebih tinggi, pakan lebih efisien dan lebih tahan penyakit.Indukan (Parent Stock) Ayam KUB mempunyai cirri-ciri antara lain : produksi telur kurang lebih 180 butir pertahun, awal bertelur umur 18 Minggu, puncak produksi pada umur 27 Minggu, konsumsi pakan kurang lebih 90 gram/ekor/hari dan daya tetas 84 persen.Final stock berupa ayam petelur dan pedaging yang siap dikembangkan sebagai ayam konsumsi. Final stock diperoleh dari persilangan beberapa parent stock. Cirri-ciri Ayam KUB petelur Final Stock sebgai berikut : produksi telur 180-200 butir pertahun, awal bertelur umur 18 Minggu, puncak produksi pada umur 28 Minggu, konsumsi pakan kurang lebih 90 gram/ekor/hari dan bobot telur 25-45 gram. Pada ayam jenis petelur ini cirri-cirinya antara lain warna bulunya beragam. Pemeliharaan selama 70 hari dengan pakan 90 gram/ekor/hari akan mencapai bobot badan kurang lebih 1 Kg.Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Ciawi, Bogor melakukan penelitian ayam KUB sebagai berikut, setiap tahun menggunakan 300 ekor induk betina dan 150 ekor jantan yang dipelihara dalam kandang system battery, perkawinan dilakukan dengan cara inseminasi buatan yang dilakukan setiap hari senin dan kamis (dua kali seminggu), telur-telur fertile diinkubasi dan ditetaskan di laboratorium, dari telur yang sudah menetas (DOC) ditampung dalam kandang khusus, penyediaan dan pemasaran bibit ayam KUB dalam jumlah besar dilakukan oleh PT AKI.Dalam pemeliharaan ayam KUB model umbaran terbatas, dapat berpengaruh pada fertilitas telur mencapai tingkat 80-90 persen dengan perkawinan secara alami, sedangkan daya tetas mencapai 72 persen, artinya telur ayam KUB mempunyai daya tetas sama seperti telur ayam kampung pada umumnya. Seiring dengan meningkatnya pendapatan dan pola konsumsi masyarakat, permintaan terhadap daging ayam kampung terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, permintaan terhadap anak ayam KUB umur satu hari (DOC) sebagai bibit untuk dibesarkan menjadi ayam potong, terus meningkat Ayam KUB sangat potensial dikembangkan untuk agribisnis. (Dani Medionovianto,S.Pt, Sumber : BPTP Yogyakarta, Balai Penelitian Ternak)