Potensi bio-gas. Bio-gas adalah gas yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan organik. Namun yang umum disebut dengan bio-gas adalah gas methan (CH empat), yang mudah terbakar dan terbang ke udara karena sangat ringan. Biogas tidak berwarna dan juga tidak berbau. Kini pemerintah sedang menggalakan pemanfaatan limbah ternak menjadi biogas, sebagai sumber energi yang dapat menggantikan minyak tanah maupun gas elpiji yang harganya semakin mahal. Selain itu juga bertujuan untuk menghindari terjadinya kerusakan sumberdaya alam dari aktivitas masyarakat yang membabat hutan untuk kepentingan kayu api sehingga terwujud desa mandiri dalam hal empat F ( Food, Feed, Fertilizer dan Fuel). Apabila dalam suatu daerah masyarakat atau petaninya mampu memanfaatkan limbah pertanian sebagai sumber pakan ternak, limbah peternakan sebagai sumber pupuk organik dan biogas dan hasil pertaniannya sendiri mampu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat setempat, maka daerah tersebut dapat dinyatakan sebagai daerah mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat setempat, maka daerah tersebut dapat dinyatakan sebagai daerah mandiri dalam memenuhi empat F melalui implementasi kosep tiga R dalam pengelolaan lingkungan. Empat F tersebut antara lain: Food atau pangan yang dibutuhkan masyarakat telah terpenuhi dari daerah setempat. Feed atau pakan ternak juga terpenuhi sendiri melalui pemanfaatan limbah pertanian yang dihasilkan oleh petani sendiri. Kemudian Fertilizer atau pupuk yang dihasilkan petani melalui proses pengolahan limbah pertanian,sehingga petani mampu mandiri dalam hal pengadaan pupuk khususnya pupuk organik . Terakhir adalah Fuel atau bahan bakar, yang dihasilkan juga dari pemanfaatan limbah ternak menjadi biogas.Implementasi konsep empat F untuk mewujudkan sebuah wilayah yang mandiri dalam mengelola lingkungan berkelanjutan akan mampu memberikan kontribusi yang besar dalam menjaga kelestarian lingkungan dunia terlebih sekarang issu tentang pemanasan global yang salah satu penyebabnya diperkirakan juga berasal dari pengembangan sektor pertanian. Melalui empat F secara nyata bahwa implementasi konsep tiga R dalam manajemen lingkungan akan terwujud secara baik. Ketiga konsep tiga R tersebut anra lain Reused adalah memanfaatkan kembali material seperti limbah yang dihasilkan dalam sektor pertanian yang sebelumnya tidak termanfaatkan. Redused adalah upaya mengurangi beban pencemaran yang disebabkan oleh limbah pertanian, melalui pemanfaatan limbah menjadi pakan ternak, pupuk organik dan biogas. Terakhir adalah Recycle adalah memanfaatkan kembali semua komponen yang mungkin digunakan melalui sebuah siklus yang kehidupan dalam hal ini , pupuk organik dimanfaatkan oleh tanaman pertanian. Limbah tanaman pertanian dimanfaatakan untuk pakan ternak, dan limbah ternak dimanfaatkan sebagai pupuk organik, dan hal tersebut merupakan sebuah siklus kehidupan yang tak akan pernah terhenti. Model tersebut telah dilakukan oleh beberapa petani sehingga kini tidak lagi tergantung dengan ketersediaan pupuk anorganik dari l uar karena telah mampu menghasilkan pupuk organik untuk memenuhi kebutuhannya sendiri bahkan juga menjualnya ke luar daerah. Daerah tersebut dapat dijadikan sebagai sebuah contoh dalam pengembangan pertanian berkelanjutan untuk menekan terjadi perubahan iklim global di dunia, yang dapat memberikan dampak yang kurang menguntungkan bagi umat mahluk hidup dimukabumi. Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber : BPTP Bali Sumber Gambar : juventus drebelde.cu