Loading...

Mengenal Dan Pengendalian Hama Trips Pada Tanaman Cabe

Mengenal  Dan Pengendalian Hama Trips Pada Tanaman Cabe
Dalam setiap budidaya tanaman tak lepas dari kendala dan resiko yang akan dihadapi sebagai langkah untuk pengendalian pun harus segera dilakukan, guna untuk mengendalikan atau meminimalkan kerugian yang akan terjadi. Adapun kendala dan resiko dalam budidaya tanaman cabe biasanya berupa serangan hama dan penyakit, disini dalam kegiatan penyuluhan PPL Desa Bonto Tallasa Muhammad Tabrani, SP akan membahas salah satu hama penting yang sering menyerang pada budidaya tanaman cabe petani yang ada di Desa Bonto Tallasa yaitu hama jenis trips. Dalam Penjelasannya mengemukakan bahwa tanda tanaman cabe yang kita budidayakan terserang hama trips adalah sebagai berikut : Timbulnya garis-garis keperakan pada daun Timbulnya bercak kekuningan hingga kecoklatan pada daun Biasanya tanaman cabe yang terserang hama trips akan tumbuh kerdil Kalau dibiarkan tanaman cabe terserang hama trips, biasanya daun akan mengering lama kelamaan tanaman cabe akan mati Tehnik pencegahan agar tanaman cabe tidak terserang hama trips adalah sebagai berikut: Bibit tanaman cabe yang akan ditanaman bearsal dari varietas yang tahan terhadap hama trips Menjaga kebersihan lingkungan tanaman dengan melakukan penyiangan gulma Usahakan menyiram tanaman dengan springkler, agar daun-daun tanaman cabe ikut tercuci Jauhkan tanaman cabe dari tanaman-tanaman yang menjadi inang bagi hama trips Pengendalian tanaman cabe yang sudah terlanjur terserang hama trips dapat dilakukan dengan pengendalian secara : Pengendalian secara kimiawi dilakukan dengan penyemprotan insektisida yang berbahan aktif fipronil, penyemprotan dilakukan rutin pada sore hari, apabila serangan semakin meluas maka penyemprotan dibantu pada pagi dan sore hari secara rutin sampai hama trips hilang Pengendalian secara mekanik dapat dilakukan dengan memotong daun yang terserang hama dan atau mencabut tanaman jika belum terjadi serangan yang banyak. Tetapi jika sudah terjadi serangan pada seluruh tanaman apalagi adanya serangan virus yang akut mau tidak mau harus dilakukan pencabutan dan pembakaran untuk mencegah serangan hama pada periode tanam mendatang Pengendalian secara biologis yaitu dengan membiarkan hewan predator atau musuh alami dari hama trips ini, seperti kepik dan kumbang Pengendalian secara teknis yaitu dengan melakukan rotasi tanaman, memberikan jeda pada periode tanam berikutnya dengan tidak menanami lahan dengan tanaman sejenis