Mengenal Erosi Dan Cara Pengendalian Serta Cara Pengelolaan Air
OLEH HENDRIKUS MASAN UBA,SST PPL BPP WAIWERANG - ADONARA TIMUR PENDAHULUAN Air sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk pertumbuhan, bila tidak ada air maka tanaman akan layu dan mati. Ar juga dapat menjadi petaka bagi tanah dan tanaman bila tidak dikelola secara baik seperti munculnya erosi yang diakibatkan oleh banjir. Untuk itu perlu ada upaya/usaha pengelolaannya secara baik agar tanah dan tanaman bebas dari ancaman bencana erosi. Pengelolaan Air Memperbaiki struktur tanah dan kapasitas penyimpanan air melalui ; Pengelolaan Bahan Organik dan Pengolahan tanah yang baik Meningkatkan kemampuan infiltrasi dan menurunkan penguapan melalui; Pemulsaan Konservasi (terasering) Rorak/jebakan air Penanaman tanaman penutup tanah Pada daerah irigasi , dengan cara : Memperbaiki saluran irigasi Memberikan air pada saat tanaman membutuhkan Mengurangi penggenangan tanah Erosi dan Cara Pengendalian Ada 3 jenis erosi : Erosi Radiasi Matahari : Suhu tinggi mengakibatkan tanah retak/pecah Erosi Angin : Berpeluang terjadi pada tanah-tanah pasir Erosi air : Banjir Erosi air berpeluang terjadi pada : Tanah-tanah gundul Tanah-tanah yang kaya bahan organic Jenis tanah berpasir Ada 3 bentuk Erosi Air : Erosi Percikan : Tanah yang selalu terbuka terhadap terpaan air hujan. Erosi Kulit : Terjadi oleh aliran air yang meluas sehingga terjadi pengikisan permukaan tanah secara merata. Erosi alur/parit : Terjadi oleh aliran air yang terkumpul dalam satu alur Besar kecilnya erosi sangat tergantung pada : Lebatnya hujan Lamanya curah hujan Penutup vegetasi Tekstur dan struktur tanah Kemiringan serta panjangnya lereng UPAYA PENGENDALIAN : Secara Mekanik Pembuatan terasering/konservasi lahan Pembuatan jebakan air Secara vegetative Penanaman tanaman penutup tanah Windbreaker atau tanaman penghalau/pemecah angin juga berfungsi sebagai : Habitat predator Pakan ternak Pestisida nabati Seperti : Turi Lamtoro Flemengia Kelor Gamal Mimba Kaliandra dll