MUSIM TANAM 2019/2020 sedang berjalan hampir separoh waktu, mulai dari pesemaian , pengolahan tanah, tanam dan pemeliharaan tanaman perlu biaya yang tinggi, sementara petani masih disibukan giat menjaga tanaman padi sampai panen dengan selamat dan produktifitas meningkat. Kegiatan pengendalian hama terpadu merupakan satu kegiatan yang bisa menentukan pada keberhasilan usaha tani, banyak petani yang saat melaksanakan pengendalian hama ini tidak sesuai anjuran, karena kebiasaan petani ini dengan sistem kalender, pengamatan bukan dijadikan acuan pengendalian, menggunakan pestisida jor-joran tidak sesuai dengan prinsip 6 tepat ini merupakan fenomena yang ada di lapangan. Untuk mengurangi resiko kegagalan usaha dan penambahan biaya usaha tani yang semakin membengkak karena harga pestisida yang semakin mahal, alangkah lebih baiknya yu kita kenali dulu jenis-jenis pestisida yang berada di kios-kios sesuai fungsi dan manfaatnya untuk pengendalian hama terpadu, biar kita tidak salah penerapan sehingga sama saja dengan kegiatan pengendalian yang Cuma-Cuma. Pestisida adalah bahan atau zat kimia yang digunakan untuk membunuh hama, penyakit tumbuhan baik yang berupa tumbuhan , serangga maupun hewan lain yang nampak atau tidak nampak mata yang ada di sekitar kita. Berdasarkan jenis hama penyakit yang akan dikendalikan pestisida digolongkan menjadi 8 golongan diantaranya sebagai berikut : 1.INSEKTISIDA Insektisida merupakan pestisida untuk mengendalikan hama sejenis serangga seperti wereng batang coklat, ulat daun, penggerek batang , tungau dan lain-lain. Bahan aktif dari insektisida ini banyak ragam dan jenisnya diantaranya sebagai berikut : Dharmabas 500 EC, Dharmacin 50 WP ,Akatar 25 WG ,Virtako, Spontan 400 WEC ,Prevathon ,Marssal 250 SC , Applaud 10 WP , Regent 50 SC, Diazinon, Curacron, Agrimec dll. 2.HERBISIDA Herbisida adalah jenis pestisida untuk mengendalikan gulma atau tumbuhan pengganggu, seperti eceng gondok, alang-alang, rumput teki, babadotan, gunda, semanggi dll. Contoh herbisida yang beredar di pasaran seperti Gramoxon, Ali plus, Indamin, Logran,Roundup, DMA 6 dll 3.FUNGISIDA Fungisida adalah jenis pestisida untuk memberantas jamur atau fungi, contohnya seperti Score, Topsin, Antracol, Anvil, Amistartop, Delsene, Dithane, Benlate, Dense, Policur dll. 4.RODENTISIDA Rodentisida adalah jenis pestisida untuk mengendalikan binatang pengerat, tikus Contohnya : Klerat, Sidarat, Racumin, Basmikus, Ramoltal, Piton dll. 5.NEMATISIDA Nematisida adalah jenis pestisida untuk mengendalikan hama cacing, contohnya sepeti Furadhan , Dharmafur, Sidafur, Ruhbi, Primafur , Basamid dll. 6.BACTERISIDA Bacterisida adalah jenis pestisida untuk mengendalikan penyakit tanaman yang disebabkan oleh bacteri, seperti penyakit layu bacteri, busuk bacteri, awar daun bacteri dll, adapun contoh bacterisida sebagai berikut : Plantomycin, Puanmur, Agrept, Arashi dll. 7.AKARISIDA Akarisida adalah jenis pestisida pertama yang berasal dari kata akari atau tungau, kutu, pestisida ini sering disebut mitesida yang berfungsi untuk mengendalikan tungau atau kutu pada tanaman, contohnya seperti Kelthane , Agridan, Marsal, Mitisun, Pegasus dll. 8. MULLUSKISIDA Mulluskisida adalah jenis pestisida untuk mengendalikan siput atau keong mas, contohnya seperti : Bentan, Metapar, Kensida, Toksiput, Karissnail dll. Begitulah pentingnya kita mengetahui jenis-jenis pestisida ini, karena kekeliruan dalam penggunaan pestisida untuk pengendalian hama penyakit tanaman bisa menimbulkan kerugian besar , kita jangan sampai salah aplikasi pengendalian. Malu bertanya sesat di jalan , Tambah ilmu tambah pengetahuan , Kendalikan hama sesuai anjuran, Produksi meningkat merupakan tujuan. BEBERAPA JENIS PESTISIDA