Loading...

MENGENAL LAMPU PERANGKAP SERANGGA DAN PERANAAN DALAM PENGENDALIAN OPT

MENGENAL LAMPU PERANGKAP SERANGGA DAN  PERANAAN DALAM PENGENDALIAN OPT
Dalam usaha tani pertanian, mengetahui keberadaan hama jenis serangga sangat diperlukan. Usaha tani terutama tanaman padi akan berjalan dengan baik bila keberadaan hama dapat dideteksi sedini mengkin. Salah satu cara untuk mengetahui keberadaan hara serangga adalah dengan alat perangkap seperti Lampu Perangkap. Mengantisipasi sebaran hama yang setiap saat menyerang tanaman padi milik petani, pemerintah menerapkan tekhnologi tepat guna berupa peralatan perangkap hama.Piranti mirip lampu suar tersebut dipasang diareal persawahan yang ditanami padiLayaknya lampu penerangan, dalam waktu singkat banyak serangga yang mendekat . Selanjutnya binatang-binatang tersebut terjebak dalam wadah yang telah disiapkan dibawah lampu. Serangga yang terkumpul akan dievaluasi petugas secara berkala untuk mengetahui sebaran maupun populasi hama pada areal sawah sekitar. Secara tekhnis satu unit peralatan tersebut mencakup lahan seluas 5 hektar. Sedangkan perangkat yang ada saat ini berjumlah 115 unit di Indramayu. bantuan dari kementerian Pertanian. Meski masyarakat kemungkinan dapat memrekayasa peralatan tersebut secara mandiri, namun terbentur masalah biaya. Terutama untuk pengadaan surya sel sebagai sumber energi dan peralatan timer untuk menghidupkan dan mematikan alat.Setiap light trap dengan suplai listrik tenaga surya (solar sistem) tersebut di pasangan di sisi hamparan sawah yang digarap kelompok tani. Pemasangan light trap ini dengan alokasi dana dari APBN perubahan tahun 2012 yang dipercayakan pengelolaannya kepada kelompok tani setempat.Tiap malam, lampu tersebut akan menyala dari pasokan enegeri bersumber tenaga surya (solar sistem). Nyala lampu tersebut akan mengundang kehadiran berbagai jenis serangga terutama walang, kepik, dan wereng, yang setelah mendekati lampu langsung jatuh masuk jebakan.Setiap paginya kotak jebakan dibuka oleh anggota kelompok tani. Kemudian dihitung jumlah serangga per jenis. Seperti wereng berapa ekor, walang berapa ekor, dan jenis serangga lainnyaJumlah serangga yang dihitung per jenis tersebut kemudian dibagi dengan luas areal sawah yang berada dalam radius light trap. kemudian dihitung populasi rata-ratanya. Apakah jumlah serangga yang masuk perangkap sudah di atas ambang ancaman atau belum. Bila sudah di atas ambang ancaman, pihak kelompok tani langsung melakukan tindakan penanggulangan hama sebelum produksi terancam. Ini merupakan upaya dini ditingkat dini agar stabilitas produksi gabah di tingkat petani tetap terjamin,.Light trap yang juga dilengkapi alat penangkal petir ini katanya juga bisa digunakan saat musim palawija guna memantau serangan hama serangga saat musim tanam atau pasca panen.Cobakita bayangkan kemampuan lampu perangkap ini? bila dalam puncak pupolasi serangga tinggi : 1 lampu perangkap dapat menghasilkan hama serangga :Pada saat populasi tinggi, lampu perangkap di BB Padi Sukamandi dapat menangkap wereng coklat 376 ribu ekor /malam/unit, Ngengat penggerek batang padi kuning 12 ribu ekor/malam/unit dan kepinding tanah 146 ribu ekor/malam/unit. Serangga-serangga hama yang terperangkap setelah diamati kemudian dimusnahkan sedangkan serangga-serangga musuh alami seperti kumbang Coccinella, Paederus Sp, Ophionea SPdll dapat dilepaskan kembali ke lahan. (Eko, BB Padi).Lampu Perangkap ( Light Trap ): Monitoring Sekaligus Sebagai Pengendali Serangga. Lampu perangkap merupakan suatu unit alat untuk menangkap atau menarik serangga. Berfungsi untuk mengetahui keberadaan atau jumlah populasi serangga di lahan pertanian. Serangga yang tertangkap adalah serangga-serangga yang tertarik cahaya pada waktu malam hari. Beberapa jenis Perangkap untuk serangga adalah lampu perangkap ( light trap ), yellowpan trap, airnet trap, dan pitfall. Pemilihan jenis perangkap yang akan digunakan tergantung dari kondisi dan tujuan yang ingin diketahui.Lampu (minimal 100watt) berfungsi untuk menarik serangga-serangga pada waktu malam hari, corong merupakan tempat masuknya serangga, wadah plastik berfungsi untuk menampung serangga-serangga yang tertangkap/terperangkap, sedangkan rangka beratap fungsinya untuk melindungi lampu dan hasil tangkapan terutama dari hujan.Lampu perangkap ini berfungsi untuk monitoring sekaligus juga pengendalian. Sebagai deteksi dini wereng coklat imigran dan Ngengat penggerek batang padi sehingga dapat mengetahui datangnya hama imigran dan puncak tangkapan populasi suatu hama. Rekomendasi waktu semai atau tanam adalah 15 hari setelah puncak hasil tangkapan.Untuk pengendalian penggerek batang padi, 4 hari setelah adanya penerbangan (hasil tangkapan) dilakukan penyemprotan insektisida. Pada saat kondisi lahan sedang bera atau pengolahan tanah, lampu perangkap digunakan terus untuk memantau perkembangan populasi serangga hama terutama wereng coklat dan penggerek batang.Serangga-serangga yang dapat tertangkap antara lain wereng coklat (dewasa makroptera), Ngengat penggerek batang padi, orong-orong (anjing tanah), kepinding tanah (Scotinophara coarctata ), Coccinella Sp, Paederus Sp, Ophionea Sp dll.Pada saat populasi tinggi, lampu perangkap di BB Padi Sukamandi dapat menangkap wereng coklat 376 ribu ekor /malam/unit, Ngengat penggerek batang padi kuning 12 ribu ekor/malam/unit dan kepinding tanah 146 ribu ekor/malam/unit. Serangga-serangga hama yang terperangkap setelah diamati kemudian dimusnahkan sedangkan serangga-serangga musuh alami seperti kumbang Coccinella, Paederus Sp, Ophionea SP dll dapat dilepaskan kembali ke lahan. Sumber : Instalasi POPT Wil III CirebonPenyunting :1. Onilah (PP BPP Lelea)2. Ir. Endang Kirno K. (Admin Kabupaten)