Secara umum penyakit yang dapat menyerang ayam daging digolongkan dalam 2 macam yaitu : penyakit infeksi dan non Infeksi. Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh suatu agen penyakit (bakteri, virus,jamur,protozoa,parasit). Sedangkan penyakit non infeksi adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh kesalahan tatalaksana, gangguan metabollisme, racun dll.A. Penyakit yang disebabkan oleh virus yaitu Gumboro.Gumboro disebabkan oleh virus golongan Reo virus yang mempunyai struktur RNA. Penyakit ini menimbulkan gangguan pada organ kekebalan terutama bursa fabricussering menyerang ayam umur 3 – 6 minggu yaitu pada saat bursa fabricus dalam perkembangan optimal. Gejala penyakit diawali dengan hilangnya nafsu makan kemudian di ikuti dengan kelemahan dan diare dengan kotoran dominan berwarna putih. Pada ayam daging diikuti dengan gejala demam, bulu kasar dan berdiri karena ayam mengalami dehidrasi.Pada pemeriksaan bedah bangkai ditemukan perdarahan pada otot dada atau paha, pembengkakan ginjal dan bursa fabricus yang terinfeksi lebih dari 5 hari akan mengecil dan jika dibuka akan ditemukan zat seperti keju.Newcastle Disease (ND)ND disebabkan oleh virus golongan Paramyxo virus yang mempunyai struktur RNA. Gejala klinis : diare dominan warna hijau lumut, ayam sangat lesu karena diare berat, torticolis (leher terpuntir) , gangguan pernafasan yang terlihat dengan adanya ngorok dan megap-megap. Kerugian yang ditimbulkan penhyakit ini adalah angka kematian yang tinggi2. Penyakit yang disebabkan oleh BakteriChronic Respiratory Disease (CRD), Penyakit CRD ini disebabkan oleh bakteri Mycoplasma gallisepticum, ysng bersifat gram negatif. Dilapangan, kejadian CRD secara murni jarang terjadi, umumnya sudah mengalami komplikasi dengan infeksi satu atau lebih kuman penyakit yang lain dan atau kesalahan tatalaksana yang memperparah penyakit. Bakteri penginfeksi sekunder terutama Escherichia coli . Penyakit CRD yang sudah mengalami komplikasi dikenal dengan istilah CRD kompleks. Sekelompok ayam yang terserang akan menunjukkan angka kesakitan yang tinggi tetapi angka kesakitan yang tinggi tetapi angka kematian rendah. Pada CRD yang masih murni tidak menunjukkan gejala klinis yang jelas. Kelompok ayam yang gejala klinis yang jelas. Kelompok ayam yang gejala klinisnya jelas dapat dilihat perubahan berikut : adanya ingus keluar dari lubang hidung, batuk dan bersuara pada waktu bernafas, adakalanya ayam yang terserang menunjukkan muka bengkak akibat penimbunan eksudat dalam sinus infra orbitalis. Perubahanpatologi anatomi setelah dilakukan bedah bangkai ditemukan; eksudat dalam rongga dan sinus hidung; kantong udara mengandung eksudat katar, mengalami penebalan dan kekeruhan, peradangan saluran pernafasan, dengan tandaYang mencirikan terjadinya perubahanpada paru-paru berupa bercak-bercak kehitaman (karena terjadi emboli). Pada CRD kompleks, selain perubahan di atas dapat ditemukan massa perkejuan dan peradangan disertai pembentukan selaput fibrin pada pericardium (pericarditis fibrinoss),kapsula hati (perihepatitis fibrinosa) dan peritonitis karena adanya komplikasi dengan E. Coli .Coryza,Coryza atau snot disebabkan oleh bakteri Haemophillus paragalinarum yang bersifat gram negatif. Sekelompok ayam yang terserang penyakit ini akan menunjukkan angka kesakitan yang sangat tinggi yaitu 100 %. Sedangkan angka kematian akan tinggi apabila terjadi komplikasi dengan penyakit lain.Gejala klinis : terjadi pembengkakan di sinus hidung, ada lendir keluar dari hidung.Kebengkakan daerah muka dan radang konjungtiva mata. Pemeriksaan bedah bangkai ditemukan eksudat kental berwarna putih atau kuning di dalam sinus infraobitalis.ColibacillosisColibacillosis disebabkan oleh bakteri Escherichia coli, biasanya merupakan infeksi sekunder setelah terjadi serangan penyakit lain. Pemeriksaan bedah bangkai ditemukan adanya perubahan : kantong udara menebal, mengandung cairan dan massa seperti keju, peradangan dan pembentukan selaput fibrin pada pepricardium, kapsula hati dan peritonitis. Angka kematian mencapai 8 – 90%. Penyusun : Sad Hutomo Pribadi Penyuluh BBP2TPSumber bacaan ; leaflet Medion