Tanaman sayuran okra saat ini telah banyak dikenal di sejumlah negara seperti Jepang, Srilanka, Philipina, Saudi Arabia, bahkan sampai ke negara-negara benua Amerika dan Eropa akan tetapi di Indonesia tanaman ini kurang begitu dikenal oleh masyarakat.Okra (kacang lendir) atau biasa disebut jari wanita ataupun barnia merupakan salah satu jenis tanaman berbunga abadi yang termasuk tanaman genus hibiscus dari famili Malvaceae (kapas-kapasan). Tanaman penghasil serat ini banyak dibudidayakan di daerah yang memiliki iklim tropis dan hangat. Sayuran okra ini masih sedikit asing di telinga kita tetapi di wilayah Kecamatan. Haurgeulis sudah ada yang menanam pohon tersebut meskipun hanya sebagai tanaman di pekarangan. Tanaman ini berasal dari India dan disana sudah merupakan makanan sayur sehari-hari sebagaimana halnya di Indonesia seperti timun, buncis, oyong (emes) dll, dan di negara asalnya sudah dibudidayakan secara masal dan hasil panennya sampai diekspor ke negara lain.Tanaman ini sangat produktif sekali di daerah tropis tetapi kurang baik untuk daerah yang bermusim 4 makanya daerah-daerah yang ditanami diantaranya Indonesia dan yang disekitar katulistiwa. Di Indonesia juga sudah dibudidayakan oleh sebagian kecil Pengusaha Pertanian namun kendalanya ada di pemasaran dan minat Okra di Indonesia masih sangat sedikit sehingga harga sangat minim sekali yang diterima petaniPangsa pasar untuk sayuran okra di Indonesia sendiri sebenarnya sangat luas dengan adanya turis asing, pekerja dari luar negeri atau di daerah perkotaan yang sudah mengerti akan manfaat sayuran Okra, hotel berbintang sebaiknya mengenalkan pada konsumennya akan kehebatan Okra terutama di Bali dan kota-kota besar lainnya di Indonesia.Untuk mengenalkan okra pada masyarakat Indonesia perlu adanya sosialisasi kegunaan dan nilai manfaat dari sayuran okra. Okra merupakan jenis tanaman sayuran yang banyak mengandung serat dan glutation. Selain itu dalam biji tanaman ini juga mengandung minyak hingga 40% dimana dalam minyak tersebut sangat kaya akan asam lemak tak jenuh seprti asam oleat dan asam linoleat.sayuran okra mengandung tinggi asam folat mencapai 22% yang sangat baik untuk kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandung.Beberapa manfaat sayuran okra beserta cara penyajiannya diantaranya :- Mengurangi resiko penyakit jantung, adapun cara penyajiannya yaitu siapkan bahan-bahan yang diperlukan : Okra, wortel, tomat, madu, dan air matang. Potong okra lalu cuci sampai bersih kemudian masukkan okra ke dalam blender, bersihkan kulit wortel cuci bersih potong-potong lalu masukkan ke blender, bersihkan biji tomat kemudian masukkan ke blender setelah semua bahan dimasukkan haluskan dengan blender. Setelah semua bahan diblender masukkan madu dan aduk secara merata kemudian diminum. - Mengobati asma, adapun cara penyajiannya yaitu siapkan bahan-bahan yang diperlukan okra, jahe, stroberi, jeruk nipis, coklat bubuk, gula jawa dan air matang. Cuci bersih semua bahan lalu potong-potong masukkan okra dan stroberi ke blender. Tuangkan air dalam panci dan masukkan jahe yang sudah dikeprek tambahkan gula jawa secukupnya lalu masukkan okra dan stroberi yang telah diblender campurkan oklat bubuk secukupnya. Masak semua bahan yang telah dicampur sampai mendidih, setelah mendidih angkat dan masukkan ke gelas kemudian tambahkan perasan jeruk nipis dalam seduhan air tadi, obat asma siap disajikan.- Sayuran okra sebagai anti oksidan dan stabilkan gula darah. Cara penyajiannya sangat mudah cukup dengan dijadikan infused, buah okra yang masih muda teksturnya segar dan lembek cukup ambil satu buah cuci bersih kemudian potog-potong lalu masukkan ke dalam segelas air matang. Sebaiknya infuse okra dibuat malam hari untuk diminum pagi hari setelah bangun tidur dalam keadaan perut kosong. Setelah minum infuse okra sekaligus akan membuat lambung kita terisi serat yang berkadar tinggi dari lendir okra tersebut dan lendir itulah yang menstabilkan gula darah, sebaiknya lakukan dan minum setiap hari infuse water okra untuk menjaga kesehatan kita (Rohayati, SP).